Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » FOTO: Menyusuri Gua Alam Lo’ko’ Nippon di Tongko Sarapung Bersama Mahasiswa KKN UKI Toraja

FOTO: Menyusuri Gua Alam Lo’ko’ Nippon di Tongko Sarapung Bersama Mahasiswa KKN UKI Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Tongko Sarapung adalah sebuah wilayah Kelurahan di Kecamatan Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja yang kaya akan objek wisata.

Kelurahan ini juga memiliki banyak gua alam yang dipenuhi dengan stalaktit dan stalagmit.

Stalaktit adalah batuan yang runcing dan berlubang-lubang lancip dengan ujungnya mengarah ke bawah. Stalaktit terbentuk dari kalsium karbonat yang mengendap serta mineral-mineral lainnya, yang terendap dalam larutan air bermineral.

Sedangkan Stalagmit merupakan batuan lancip yang biasanya terbentuk berlapis- lapis di lantai gua dengan bagian ujung mengarah ke atas. Stalagmit inilah batuan yang berada di bagian dasar atau lantai gua. Batuan ini terbentuk dari kumpulan kalsit (kalsium karbonat) yang berasal dari air yang menetes.

Ada beberapa gua yang berada di wilayah Kelurahan Tongko Sarapung, yang letaknya berdekatan. Diantaranya, Lo’ko’ Nippon, Lo’ko’ Paniki atau Lo’ko’ Langsat, Lo’ko’ Ponte, dan Lo’ko’ Tombi Layuk. Gua-gua alam ini juga saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.

Yang kami telusuri dan ingin mempromosikannya adalah Lo’ko Nippon. Di Lo’ko Nippon ini, selain kaya akan stalaktit dan stalagmite, juga terdapat sungai di dalam gua.

Menurut Bapak Simon Sura’, tokoh masyarakat setempat, diinamakan Lo’ko’ Nippon karena pada zaman penjajahan Jepang gua ala mini digunakan untuk tempat persembunyian dan pertahanan tentara Jepang.

Para tentara Jepang itu membenahi gua agar layak ditempati, baik sebagai tempat persembunyian maupun pertahanan.

Untuk menuju ke gua alam Lo’ko Nippon ini sebenarnya cukup mudah. Lokasinya hanya kurang lebih 2 kilometer dari Jalan Poros Suaya atau jalan poros Makale-Sangalla. Bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun empat.

Sedangkan jarak tempuh gua Lo’ko Nippon dari pintu masuk hingga pintu keluar sekitar 800 meter.

Jika ingin menjelajahi empat gua sekaligus, yakni Lo’ko Nippon, Lo’ko’ Paniki atau Lo’ko’ Langsat, Lo’ko’ Ponte, dan Lo’ko’ Tombi Layuk membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam.

Gua-gua ini sangat layak dikunjungi, apalagi untuk para penggemar wisata menelusuri gua. Kami merekomendasikan objek wisata ini untuk Anda.

Yang menjadi kendala saat ini adalah akses jalan yang belum terlalu memadai. Kemudian, tidak ada penerangan di dalam gua. (*)

Tim Penulis: KKN Tematik UKI Toraja Angkatan 39, Kelurahan Tongko Sarapung

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Pegawai Terpapar Covid-19, Puskesmas Rantetayo Ditutup Sementara

    Ada Pegawai Terpapar Covid-19, Puskesmas Rantetayo Ditutup Sementara

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Pelayanan di Puskesmas Rantetayo, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja ditiadakan sementara. Kebijakan ini diambil menyusul satu pegawai yang bekerja di Puskesmas itu terkonfirmasi positif terpapar virus Corona. Ditambah dengan Rantetayo, telah tiga Puskesmas di Kabupaten Tana Toraja yang terpaksa ditutup sementara karena ada tenaga kesehatan yang terpapar virus Corona. Dua Puskesmas lainnya, […]

  • Reses, Legislator Tana Toraja, Ikal Paterson Bawa Material dan Kerja Bakti Bareng Warga

    Reses, Legislator Tana Toraja, Ikal Paterson Bawa Material dan Kerja Bakti Bareng Warga

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Ada cara unik yang dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja dari Fraksi Partai PDIP, daerah pemilihan (Dapil) II, Ikal Paterson dalam menyerap aspirasi masyarakat pada Reses Masa Sidang ll Tahun Anggaran 2022. Dia tidak duduk dalam ruangan sambil mendengar keluhan warga, tapi langsung turun ke lapangan mengajak serta […]

  • Polisi Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Makale Utara

    Polisi Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Makale Utara

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNGIN — Aparat Kepolisian Sektor Makale membongkar arena judi sabung ayam di Bungin, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, Minggu, 22 Agustus 2021. Arena sabung ayam ini sangat disayangkan karena selain melanggar hukum, juga dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dan bertepatan dengan Hari Minggu. Kapolsek Makale, Iptu Salu Bunga, mengatakan anggotanya melakukan operasi penyakit masyarakat, […]

  • Tana Toraja Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Modern, Energi Baru Pertumbuhan Budaya Literasi

    Tana Toraja Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Modern, Energi Baru Pertumbuhan Budaya Literasi

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tana Toraja sebentar lagi akan memiliki gedung perpustakaan modern berlantai 3 yang terletak di tengah-tengah Kota Makale. Pembangunan gedung ini tidak hanya menjadi icon baru kemajuan pembangunan di Tana Toraja tapi juga akan menjadi titik awal tumbuhnya budaya literasi di Tana Toraja. Perpustakaan Daerah Tana Toraja selama […]

  • Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

    Semua Aparat Lembang di Toraja Utara Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Berbeda dengan Tana Toraja, seluruh aparat pemerintah Lembang dari 111 Lembang di Kabupaten Toraja Utara sudah tercover dalam layanan BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini jauh berbeda dengan Kabupaten Tana Toraja dimana baru 35 Lembang dari 112 Lembang di Tana Toraja yang memanfaatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan. Data tentang tercovernya seluruh arapat Lembang di Toraja […]

  • OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    OPINI: Kodifikasi Hukum Adat dalam KUHP Baru; Menjaga Living Law Tana Toraja Tanpa Mengorbankan Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    Membaca ruang pengakuan hukum adat dalam KUHP Nasional dan batas kriminalisasi adat melalui PP Nomor 55 Tahun 2025  Oleh: Anselmus A.R. Masiku Sejak KUHP Nasional berlaku, hukum adat memperoleh ruang yang lebih nyata dalam sistem hukum pidana Indonesia. Bagi masyarakat Toraja, perubahan ini membuka kesempatan untuk menguatkan hukum yang hidup dalam masyarakat, tetapi sekaligus menuntut […]

expand_less