Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Forum Genre BKKBN dan Pemuda Katolik Tana Toraja Gelar Workshop Segmentasi Kolaborasi Modul Tentang Kita

Forum Genre BKKBN dan Pemuda Katolik Tana Toraja Gelar Workshop Segmentasi Kolaborasi Modul Tentang Kita

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Forum GENRE (Generasi Berencana) bekerja sama dengan SRIKANDI Pemuda Katolik Tana Toraja menggelar Workshop Segmentasi dan Kolaborasi Buku tentang Kitadirangkaikan kepemimpinan Perempuan dan Masa penerimaan Anggota Baru Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja.

Kegiatan ini digelar sebagai realisasi dari MoU antara BKKBN Pusat dan Pengurus Pusat Pemuda Katolik pada Rapat Kerja Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Manado pada Mei 2022 yang lalu dan dihadiri oleh Ketua Pemuda Katolik Tana Toraja Joni Matalangi beserta Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja, dr. Alvianto Tandiarrang.

MoU ini diperuntukan dapat diwujudkan sampai ke tingkat daerah kabupaten/kota dan pada kesempatan ini kita sangat bersyukur dimana MoU tersebut sudah bisa terlaksana kendati kegiatan ini telah lama dipersiapkan. Adapun inti dari kegiatan Segmentasi Kolaborasi ini sebagai upaya mitigasi atau pencegahan dini terhadap bahaya kekerasan seks pada anak remaja yang sangat rentan seiring perkembangan dunia teknologi digital dan pergaulan bebas. Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja merasa terpanggil melalui SRIKANDI dan bidang Pemberdayaan Perempuan menjadi fasilitator bekerjasama dengan mahasiswi kesehatan STIKES Lakipadada dalam kegiatan tersebut dengan kegiatan perdana mengumpulkan sebanyak 30 peserta khusus dari kalangan  perempuan.

Hadir sebagai narasumber dari pihak BKKBN yang juga Pembina forum GENRE Kabupaten Tana Toraja, Desyanti Tandirerung, S.Kep.Ns didampingi anggota Forum Genre Tana Toraja.

Dalam paparan materinya, Desyanti Tandirerung menyampaikan bahwa pencegahan kekerasan seks dan pergaulan bebas jauh lebih efektif dilakukan dengan konseling antar sebaya sehingga dalam kegiatan tersebut peserta langsung diberi keterampilan bagaimana menjadi seorang konselor yang baik.

“Poin yang paling penting bagi seorang konselor adalah wajib mengenal namanya “batasan diri” bahwa dalam pergaulan penting menegenal namanya batasan batasan, dimana saat ini kita berada dalam tantangan dunia digital, kecepatan informasi tidak bisa dikendalikan baik itu informasi yang valid atau hoax, dalam hal ini diperlukan kesigapan dalam menyaring informasi,” kata Desyanti Tandirerung.

Sementara itu, Pembina Forum GENRE Kabupaten Tana Toraja, Desi mengatakan  anak remaja, selain jadi harapan keluarga juga jadi generasi harapan Bangsa tetapi tidak kalah pentingnya menjadi generasi yang mampu mengendalikan diri dalam lingkungan sosial dan merencanakan masa depan diri sendiri.

“Maka dari itu kita disebut Generasi Berencana (GENRE),” imbuh Desi.

Selain dari BKKBN juga hadir narasumber lain, yakni  Kepala Badan Perencana pembangunan Daerah (BAPPEDA) KabupatenTana Toraja, Fransiska Restu, SH, M.Si, dengan topik “Kepemimpinan Perempuan”.

Dalam paparan materinya, Fransiswa memberikan edukasi kepada para pserta yang dominan perempuan bahwa  kesetaraan gender tidak lagi menjadi masalah bagi perempuan dan harus percaya diri khususnya bersaing dengan kaum laki-laki.

“Untuk bisa percaya diri dibutuhkan tiga kecerdasan, yakni kecerdasan intelektual, kecerdasan mental, dan Kecerdasan spiritual. Tiga kecerdasan ini perlu dimiliki oleh setiap orang khususnya perempuan karena ketiga kecerdasan tersebut saling melengkapi dan agar bisa bersaing tanpa haru minder dan merasa kecil dari kaum laki-laki,” kata Fransiska.

Kecerdasan mental dan intelektual, kata dia, tidak cukup diperoleh di bangku kuliah melainkan lewat pembinaan formal seperti melauli pembinaan di organisasi.

Narasumber lain, yakni pegiat kesehatan, Flora Salebu juga merupakan senior Pemuda Katolik, menyampaikan tentang “Personal Hygine” untuk menjadi seorang Konselor harus bisa memberikan pengaruh terhadap orang yang diberikan konseling namun tidak semuda itu, maka tanggung jawab kita adalah  harus dimulai dari diri sendiri Yakni dengan menunjukkan pribadi yang sehat. Dengan demikian orang lain akan lebih yakin dengan apa yang kita paparkan.

Adolfina Lukas Siamben, S.Kep, M.Kep. selaku Ketua Panitia kegiatan yang membawakan materi tentang “Segmentasi Koborasi Modul tentang Kita” menyampaikan bahwa kita mengambil langka sebagai upaya pencegahan  dengan melati peserta yang rata-rata semester awal untuk menjadi fasilitator konseling remaja karena secara sikologi kecenderungan anak-anak remaja yang memiliki masalah  lebih terbuka kepada teman sebayanya ketimbang kepada orang tua sendiri.

“Justru kepada orang tua kadang seorang anak lebih tertutup,” terang Adolfina, yang juga Ketua Bidang Linkungan Hidup dan Ekosistem Pemuda Katolik yg juga salah satu Dosen di kampus STIKES Lakipada.

Hal senada disampaikan oleh ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Kartini Angelina menyampaikan bahwa selain pendidikan formal sangat diharapakan pembinaan informal seperti melalui organisasi Pemuda katolik kita secara berkesinambungan kita melaksanakan kegiatan kaderisasi seperti sekarang ini pesrta dibekali berbagai keterampilan dan pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah/kuliah, harapan dari kegiatan “Segmentasi Koborasi Modul tentang Kita” mereka 30 orang peserta dipersiapkan menjadi fasilitator di tempat lain dengan tetap bekerja sama dengan BKKBN dan topic yang sama tegas Kartini.

Ketua Pemuda Katolik Tana Toraja, Joni Matalangi menyampaikan bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan BKKBN sebagai wujud dari MoU Pengurus Pusat Pemuda katolik dan BKKBN Pusat, menjadi tugas dan kewajiban kami diderah bisa mewujudkan di lapangan. Kita berharap bahwa kehadiran organisasi Pemuda Katolik dapat memberi kontribusi terhadap daerah walupun itu kecil tidak jadi soal sebagaiman dalam semboyan perjuangan Pemuda Katolik “Pro Ecclesia et Patria” (untuk Gereja dan Tanah Air).

“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami selain sebagai anggota organisasi juga sebagai warga Negara pembinaan kami lakukan secara continiu dalam internal seperti sekarang ini yang menjadi peserta adalah dominan anggota Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) STIKES Lakipada, peserta kegiatan “Segmentasi Kolaborasi Modul Tentang Kita” ini siap bergabung menjadi anggota Pemuda Katolik jadi kita lanjutkan dengan pengukuhan keanggotaan, kita berharap mereka yang  mengikuti kegiatan ini pulang dan bisa menerapkan apa yang telah di terima di lokasi kegiatan, peran ini bisa jadi langka  bersama membesarkan nama Pemuda Katolik Tana Toraja,” ujar Joni. (*)

Penulis: Monika
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Ke-75 PGI dan Hari Reformasi Gereja, PGIW Sulselra Gelar Lomba Paduan Suara Antar Gereja

    Peringati HUT Ke-75 PGI dan Hari Reformasi Gereja, PGIW Sulselra Gelar Lomba Paduan Suara Antar Gereja

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Lomba Paduan Suara PGIW Sulselra dalam rangka memperingati HUT Ke-75 PGI dan Hari Reformasi Gereja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dalam rangka memperingati HUT Ke-75 Persekutuan Gereja – Gereja di Indonesia (PGI) dan Hari Reformasi Gereja, PGIW Sulselra menggelar lomba paduan suara, Jum’at 24 Oktober 2025 di Gedung Manunggal Mini Makassar. Adapun peserta paduan […]

  • Harapkan Pilkada Damai, Polres Tana Toraja Gelar Doa Bersama Tokoh Agama

    Harapkan Pilkada Damai, Polres Tana Toraja Gelar Doa Bersama Tokoh Agama

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam upaya mewujudkan Pilkada Tana Toraja yang aman damai dan sehat, Polres Tana Toraja mengadakan doa bersama tokoh-tokoh agama.Doa Bersama ini dilaksanakan di Mushalla Al Husein, yang terletak tepat di depan Mapolres Tana Toraja, dengan tema Doa Bersama Memohon Pilkada Tana Toraja Yang Aman, Damai dan Sehat ini dilaksanakan Rabu, 2 Desember […]

  • Warga Sekitar Keluhkan Hotel Andalan Makale, Diduga Jadi Tempat Prostitusi

    Warga Sekitar Keluhkan Hotel Andalan Makale, Diduga Jadi Tempat Prostitusi

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Warga Kelurahan Lapandan, Kecamatan Makale, Tana Toraja  mengeluhkan aktivitas Hotel Andalan Makale yang terletak di Kelurahan Lapandan Makale yang merupakan hotel milik pemerintah Provinsi Sulsel. Warga mencurigai jika Hotel Andalan yang sebelumnya bernama Hotel Batupapan ini digunakan sebagai tempat prostitusi. Hal ini dikarenakan aktivitas di Hotel Andalan yang tidak seperti biasanya dimana  […]

  • Begini Modus yang Digunakan Pelaku Saat Mencoba Menculik Siswa SD di Makale, Tana Toraja

    Begini Modus yang Digunakan Pelaku Saat Mencoba Menculik Siswa SD di Makale, Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang siswa SD berusia 9 tahun di Makale, Tana Toraja, nyaris menjadi korban peculikan saat dalam perjalanan pulang dari sekolah ke rumah, Sabtu, 10 September 2022. Beruntung, SA, siswa yang nyaris jadi korban tersebut, tidak terpengaruh dengan ajakan maupun imim-iming dari pelaku. Anak ini juga cukup berani dengan berteriak, pencuri….pencuri…pencuri! saat pelaku […]

  • Reses Legislator Golkar Randan Sampetoding, Warga Minta Jembatan Tete Sura’ Dituntaskan

    Reses Legislator Golkar Randan Sampetoding, Warga Minta Jembatan Tete Sura’ Dituntaskan

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Reses Masa Sidang I Tahun 2025 Anggota DPRD Randan Sampetoding. (Foto: AP/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ UTARA — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Golkar Dapil VI Tana Toraja (Makale Utara, Sangalla’, Sangalla’ Utara, Sangalla’ Selatan) Randan P. Sampetoding menggelar reses masa sidang 1 Tahun 2025 . Kegiatan reses dilaksanakan Sabtu 20 Desember 2025 di […]

  • Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    Diperjuangkan Legislator Dan Pongtasik, Gereja di Kecamatan Rindingallo Dapat Bantuan Rp 500 Juta

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO —Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang terletak di Kelurahan Pangala’ Utara, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara menerima bantuan hibah dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 500 juta. Dana hibah ini akan digunakan untuk pembangunan Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’ yang sudah 3 tahun menumpang beribadah di teras rumah warga. Gereja Toraja Jemaat Rante […]

expand_less