Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebanyakan orang takut dengan jarum suntik atau alat medik yang bersifat invasive (menyakiti tubuh).

Hal inilah yang mendorong Rombe Tolangi, mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja untuk menciptakan sebuah alat pengukur kadar gula darah yang berkarakter non-invasive (tanpa menyakiti tubuh orang) dengan memanfaatkan sensor GSR (Galvanic Skin Resistance) dan Mikrokontrol Arduino Uno.

Cara kerjanya, pasien hanya menempelkan dua jarinya pada elektroda alat dan secara otomatis hasil estimasi kadar gula darah akan dimunculkan pada LCD.

Alat ini dapat mengukur kadar gula dalam darah dengan memanfaatkan teori hubungan konduktivitas listrik pada kulit manusia dan kadar gula darah.

Selama melakukan penelitian, Rombe melakukan kalibrasi alatnya dengan alat yang digunakan pada Lab pemeriksaan.

“Hasil alat saya dapat mengestimasi nilai kadar gula, walaupun masih ada beberapa selisih antara alat saya dengan hasil Lab,  misalnya hasil Lab adalah 131 mg/dL dan alat saya mengestimasi sekitar 132-133 mg/dL,” terang Rombe.

“Kami masih menggunakan istilah “estimasi” untuk hasil pengukuran alat ini, karena pada dasarnya model yang digunakan adalah hubungan antara konduktansi listrik kulit manusia dan nilai kadar gula darah secara linear,” katanya lebih lanjut.

Lantana Dioren Rumpa, S.Kom.,MT, Dosen Pembimbing Rombe Tolangi dalam projek Tugas Akhir tersebut, menyatakanp penelitian tersebut telah dilakukan oleh beberapa peneliti luar sebelumnya.

Dia menyebut, alat tersebut masih dalam tahap pengembangan kedepannya terutama jika ditambahkan variabel fisiologi lainnya yang dapat terbaca sensor elektrik seperti HRV-Heart Rate Variability  (variasi detak jantung).

Menurut Yusri Ambabunga, ST.,MT dosen pembimbing Rombe yang lainnya, alat yang mereka kembangkan belum tentu menjadi alat ukur yang dapat dipercaya keakuratannya walaupun telah melewati serangkain tes dan kalibrasi dengan alat medik yang digunakan di lab.

Projek Tugas Akhir dari Rombe Tolangi ini telah diujikan pada seminar hasil dan seminar tutup Teknik Elektro UKI Toraja sabtu 27 Agustus 2022 dengan hasil sangat memuaskan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Desain Jembatan Kembar Malango’, Bupati Minta Segera Tuntaskan Pembasan Lahan

    Begini Desain Jembatan Kembar Malango’, Bupati Minta Segera Tuntaskan Pembasan Lahan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Desain jembatan kembar di Malango’, Kelurahan Malango’, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, sudah ada. Jembatan baru akan dibangun berdampingan dengan jembatan lama. Tinggal masalah pembebasan lahan. Soal pembebasan lahan ini menjadi perhatian utama Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat memimpin rapat yang dihadiri Bappeda, BPKAD, Dinas PU, Dinas Perkimtan, Bagian Pembangunan Setda, Bagian […]

  • Longsor Terjang 4 Rumah Warga di Toraja Utara

    Longsor Terjang 4 Rumah Warga di Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Hujan lebat disertai petir dan guntur melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Toraja Utara, Minggu, 21 Maret 2021 sore. Akibatnya, terjadi tanah longsor di sejumlah tempat. Salah satunya di Dusun Limbong Kanan, Lembang Sereale, Kecamatan Tikala. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Lembang Sereale, Serda Sukri, ada empat rumah warga […]

  • Tujuh Kendaraan Polisi Ditahan Propam, Pemiliknya Diminta Pulang Ambil Surat-surat

    Tujuh Kendaraan Polisi Ditahan Propam, Pemiliknya Diminta Pulang Ambil Surat-surat

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak tujuh unit kendaraan roda dua milik personil polisi yang bertugas di lingkup Polres Toraja Utara ditahan Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Toraja Utara, Senin, 8 Maret 2021. Ketujuh kendaraan ini ditahan karena personil yang menggunakannya tidak dapat memperlihatkan surat dan kelengkapan standar kendaraan, seperti SIM dan STNK. Ketujuh unit kendaraan […]

  • Sudah Di-SK-kan Gubernur, Stevania Jadi Orang Pertama yang Jadi Paskibraka Nasional dari Tana Toraja

    Sudah Di-SK-kan Gubernur, Stevania Jadi Orang Pertama yang Jadi Paskibraka Nasional dari Tana Toraja

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jika tidak ada aral merintang (kita berharap seperti itu), Stevia Azalia Saranga, siswa Kelas X SMA Negeri 5 Tana Toraja akan menjadi orang pertama dari Tana Toraja yang menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Jakarta. Kepastian ini setelah Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor […]

  • Disebut Bakal Maju di Musda Golkar Tator, Dedy: Saya Mau Fokus di Toraja Utara

    Disebut Bakal Maju di Musda Golkar Tator, Dedy: Saya Mau Fokus di Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara terpilih, Frederik Victor Palimbong menampik rumor yang menyebut dirinya bakal ikut bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, pada Musyawarah Daerah (Musda), 11 April 2021 mendatang. Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara itu menegaskan, saat ini dirinya memilih fokus mengurus masyarakat Toraja Utara, […]

  • Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Per 10 Juli 2022, jumlah kerbau yang positif mengindap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tana Toraja mencapai 28 ekor. Satu diantaranya merupakan jenis kerbau belang (tedong tanda) yang harganya sekitar Rp 200 juta. Ke-28 ekor kerbau yang positif PMK tersebut, menurut laporan Medik Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, tersebar di […]

expand_less