Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dugaan Pengrusakan Hutan Lindung, 3 Pejabat di Toraja Utara Dilaporkan ke Polda Sulsel

Dugaan Pengrusakan Hutan Lindung, 3 Pejabat di Toraja Utara Dilaporkan ke Polda Sulsel

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dua pejabat dan satu oknum anggota DPRD Toraja Utara dilaporkan ke Polda Sulsel terkait dugaan pengrusakan hutan lindung di Ulusalu, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, Senin, 22 Mei 2023.

Dua pejabat dimaksud, masing-masing ALT (oknum Kepala di salah satu OPD Toraja Utara) dan HG (oknum Kepala Lembang/Desa). Kemudian, oknum anggota DPRD Toraja Utara berinisial YL.

Ketiganya dilaporkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Maysrakat (LSM) Forum Peduli Toraja (FPT), Yulius Dakka ke Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Selatan.

“Ya, tadi kita sudah masukkan laporan ke Ditreskrimsus Polda Sulsel. Kita berharao, laporan itu segera diproses,” tegas Yulius Dakka kepada KAREBA TORAJA, yang saat dikonfirmasi melalui telepon celluler mengaku sedang berada di Bandara Hasanuddin, dalam rangka perjalanan ke Jakarta.

Yulius menyebut, malam ini, dirinya berangkat ke Jakarta untuk melaporkan kasus yang sama ke Mabes Polri dan Kementerian Hukum dan HAM.

“Ya, kita maunya tuntas, tidak setengah-setengah. Kasus ini harus segera diusut agar tidak menimbulkan kerusakan hutan yang lebih parah,” tegas Yulius.

Dia menguraikan, inti laporannya adalah dugaan pengrusakan hutan lindung di Ulusalu, Kecamatan Sa’dan dengan modus pembukaan jalan yang menggunakan dana pemerintah.

“Modusnya membuka jalan ke dalam hutan lindung dengan dana pemerintah,” katanya.

Jika dugaan ini benar, kata Yulius, masyarakat dan negara dirugikan dua kali; hutan rusak dan uang negara dihambur-hamburkan untuk kegiatan yang tak bermanfaat.

Yulius menyebut, laporan ini merupakan bentuk penyelamatan terhadap hutan lindung di Toraja Utara, yang mana daerah ini merupakan hulu Sungai Sa’dan. Jika daerah hulu rusak, otomatis akan berpengaruh terhadap debit air Sungai Sa’dan, yang sebagian besar digunakan untuk mengairi daerah pertanian di hilir. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segini Formasi CPNS Toraja Utara Tahun 2024, Pendaftaran Mulai 20 Agustus

    Segini Formasi CPNS Toraja Utara Tahun 2024, Pendaftaran Mulai 20 Agustus

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengumumkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024, Selasa, 20 Agustus 2024. Dikutip dari laman https://torajautarakab.go.id/, formasi CPNS Toraja Utara tahun 2024 terdiri dari tenaga kesehatan 10 orang dan tenaga teknis 190 orang. Total formasil 200. Formasi ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • Truk Kontainer Tercebur ke Dalam Kolam Makale di Tana Toraja

    Truk Kontainer Tercebur ke Dalam Kolam Makale di Tana Toraja

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Bundaran Kolam Makale, Tana Toraja, Kamis, 2 Mei 2024. Sebuah truk kontainer terjungkal dan masuk ke dalam kolam. Truk Mitsubishi Fuso dengan nopol DD 8952 DK yang dikemudikan oleh sopir bernama Hajir dan 1 kernet bernama Gusti berasal dari Pinrang dan hendak menuju Toraja Utara. Berdasarkan […]

  • Penerbangan Perdana Wings Air Rute Balikpapan-Toraja Berlangsung Sukses

    Penerbangan Perdana Wings Air Rute Balikpapan-Toraja Berlangsung Sukses

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Sempat tertunda beberapa waktu lalu, penerbangan perdana pesawat Wings Air (Lion Air Group), rute Balikpapan-Toraja, akhirnya terlaksana dengan baik pada Jumat, 7 Oktober 2022. Pesawat ATR 72-600 yang dari Bandara Sepinggan Balikpapan mendarat di Bandara Toraja sekitar pukul 11.00 Wita disambut “water salute” dari awak Bandara Toraja. Crew pesawat dan penumpang kemudian […]

  • Praktik Pengobatan Tradisional Tiongkok Kini Hadir di RS Elim Rantepao

    Praktik Pengobatan Tradisional Tiongkok Kini Hadir di RS Elim Rantepao

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Praktek pengobatan tradisional dari Negeri Tiongkok yakni Akupunktur kini hadir di RS Elim Rantepao. Akupunktur adalah praktik pengobatan tradisional yang menggunakan jarum tipis untuk dimasukkan pada titik-titik tertentu di tubuh. Jarum akupunktur sangat tipis, dan kebanyakan orang merasakan sedikit rasa sakit bahkan tidak sama sekali ketika jarim dimasukkan. Direktur RS Elim Rantepao, […]

  • Empat Organisasi Mahasiswa Toraja dari Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Toraja

    Empat Organisasi Mahasiswa Toraja dari Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Toraja

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI —- Empat Organisasi Mahasiswa Toraja yang ada di Makassar ikut bergerak mengumpulkan donasi untuk korban bencana alam yang terjadi di Toraja beberapa waktu lalu. Empat organisasi mahasiswa ini, yakni Ikatan Mahasiswa Toraja (IMT) Sikamali’ Politeknik Negeri Ujung Pandang, Gabungan Mahasiswa Toraja (GAMARA) Universitas Hasanuddin (Unhas), Himpunan Pemuda Bonggakaradeng (HPBK), dan Kerukunan Mahasiswa Toraja […]

  • Program JKN Bantu Marthina Berjuang Melawan Vertigo

    Program JKN Bantu Marthina Berjuang Melawan Vertigo

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, bernama Marthina Paembongan, mengaku menderita vertigo yang membuatnya harus dirawat di Puskesmas Getengan selama tujuh hari. Kepada Tim Jamkesnews, saat ditemui di sela-sela kegiatan BPJS Keliling, ia menceritakan pengalaman baiknya mendapatkan manfaat Program JKN saat menjalani pengobatan. “Pernah sakit vertigo […]

expand_less