Dua Warga Sipil Asal Toraja Dibunuh di Yahukimo, Jenazah Akan Dipulangkan ke Kampung Halaman
- account_circle Admin Kareba
- calendar_month Sen, 1 Mei 2023

Polisi memasang police line di lokasi pembunuhan dua warga sipil asal Toraja dan melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Kantor Statistik Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Air mata warga Toraja belum juga kering akibat kehilangan salah satu mahasiswa bernama Viktor Hadi Sampa, yang ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu, 8 Maret 2023.
Kini, duka itu datang lagi. Lokasi kejadiannya juga di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dua warga asal Toraja dibunuh dengan sadis oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu, 30 April 2023 pagi.
Kedua warga asal Toraja yang dibunuh tersebut, masing-masing Yonatan Arruan, wiraswarta berusia 46 tahun dan Asri Obed, juga wiraswasta berusia 55 tahun. Yonatan Arruan diketahui berasal dari Kayuosing, Kecamatan Rembon, Tana Toraja. Sedangkan Asri Obed berasal dari Rongkong.
Kedua warga sipil ini dibunuh dengan sadis, diduga menggunakan senjata tajam, di halaman kios milik mereka. Usai diperiksa di RSUD Dekai, kedua jenazah kemudian disemayamkan di rumah keluarga di Komplek PT PJPR.
Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Eddy Rantetasak, yang dikonfirmasi melalu sambungan telepon, Senin, 1 Mei 2023 pagi, menyatakan pihaknya sudah mendapat informasi terkait pembunuhan terhadap kedua warga sipil asal Toraja tersebut.
BERITA TERKAIT: Lagi, Warga Asal Toraja Jadi Korban Penembakan di Yahukimo, Papua Pegunungan
IKT Provinsi Papua, kata Eddy, juga sudah berkoordinasi dengan IKT Kabupaten Yahukimo untuk menerbangkan jenazah kedua warga sipil tersebut ke Jayapura untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halaman di Toraja.
“Ya, rencana hari ini jenazah diterbangkan dari Dekai (Yahukimo) ke Sentani (Kabupaten Jayapura). Karena tidak ada penerbangan langsung, kemungkinan besar, besok baru bisa kita terbangkan ke Makassar untuk selanjutnya ke Toraja,” ungkap Eddy Rantetasak.
Edy menyebut, saat ini, sejumlah warga IKT Provinsi maupun IKT Kabupaten dan Kota Jayapura, sudah menunggu jenazah di Bandara Sentani. “Tongkonan di Jayapura selalu terbuka untuk semua warga. Tapi kalau ada keluarga yang minta agar jenazahnya disemayamkan di rumah mereka, kita akomodir. Tapi akan bantu semampu kita. Selama ini, kegiatan seperti itu sering kita lakukan,” kata Eddy.
Sementara itu, Rony Bulo, salah satu pengurus Pemuda IKT Jayapura, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin, 1 Mei 2023, menyatakan saat ini mereka sudah berada di Bandara Sentani untuk menunggu jenazah kedua warga Toraja tersebut.
“Iya, sekarang posisi di Bandara Sentani. Kita tunggu jenazah ini,” kata Rony.
Lebih lanjut, Rony mengatakan bahwa menurut rencana, kedua jenazah akan disemayamkan selama satu malam di kediaman Ketua IKT Kabupaten Jayapura, Jhony Lumbaa.
“Rencana mau disemayamkan di rumah Bapak Ketua IKT Kabupaten Jayapura, Jhony Lumbaa. Besok, belum diketahui, apakah pagi, siang, atau malam, baru jenazah diberangkatkan ke kampung. Karena kami belum dapat jadwal pesawat yang pasti,” kata Rony.
“Tapi diupayakan besok sudah diterbangkan ke Makassar,” ujar Rony lebih lanjut.
Merujuk situasi yang terjadi, terutama di daerah pegunungan Papua, Ketua IKT Provinsi Papua, Edy Rantetasak menghimbau kepada seluruh warga sipil asal Toraja yang merantau ke Papua agar selalu waspada dan berhati-hati. “Jika situasi kurang kondusif, sebaiknya turun ke kota dulu,” ujar Edy. (*)
Penulis: Desianti
Editor: Arthur
- Penulis: Admin Kareba
Saat ini belum ada komentar