Dalam 4 Hari, Tiga Pasien Covid-19 dari Luar Toraja Meninggal di RSUD Lakipadada
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 3 Jul 2021

Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Lakipadada, Tana Toraja.
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam jangka waktu empat hari, sejak 30 Juni hingga 3 Juli 2021, tiga pasien terkonfirmasi positif Corona meninggal dunia di RSUD Lakipadada, Tana Toraja.
Pasien ketiga meninggal dunia pada Sabtu, 3 Juli 2021. Pasien ini berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. Pasien berjenis kelamin perempuan, usia 51 tahun.
“Pasien berdomisili di Bekasi, Jawa Barat. Jenazah pasien sudah dibawa ke Makassar untuk dimakamkan,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, kepada kareba-toraja.com, Sabtu, 3 Juli 2021.
Sedangkan dua pasien lainnya, lanjut dr Ria, berasal dari Toraja Utara. “Yang dari Toraja Utara dua pasien, meninggal dunia kemarin,” ujar dr Ria lebih lanjut.
Sementara itu, data yang diperoleh kareba-toraja.com dari Satgas Covid-19 Kabupaten Toraja Utara menyebutkan, pasien pertama berasal dari Kabupaten Waringin Barat, Kalimantan Selatan. Pasien laki-laki berusia 51 tahun tersebut datang ke Toraja Utara untuk menghadiri upacara Rambu Solo’ di Buntu Minanga, Kecamatan Buntu Pepasan. Pasien meninggal dunia di RSUD Lakipadada pada 30 Juni 2021.
Pasien kedua di Toraja Utara, juga seorang lak-laki, berasal dari Jakarta. Meninggal dunia pada Jumat, 2 Juli 2021.
Varian Delta?
Pasca meninggalnya satu pasien dari Bekasi, Jawa Barat di RSUD Lakipadada, Sabtu, 3 Juli 2021, beredar sebuah pesan whatsapp yang berbunyi: Sekedar info, hr ini ada 3 pasien covid farian delta meninggal di RS Lakipadada. dan masih ada bbrp yg sdh sekarat icu. Hati ². Pesan ini beredar luas di group-group whatsapp warga Toraja.
Ketika hal ini dikonfirmasikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan jenis varian Corona yang menyebabkan kematian tiga pasien tersebut.
“Kepastian varian Delta belum ada, karena itu mesti dilakukan pemeriksaan sampel ke Litbangkes. Sementara ini, kami mengupayakan pemeriksaan sampel lebih lanjut,” terang dr Ria.
Salah satu dokter di RSUD Lakipadada, dr Rudhy Andi Lolo, juga mengatakan hal yang sama. “Memang ada tiga pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia di RS Lakipadada. Semuanya dari luar Toraja. Namun kita belum bisa bedakan varian (Covid-19). Untuk pemeriksaan kita di Toraja belum bisa bedakan tipe varian Corona,” terang dr Rudhy saat dikonfirmasi, Sabtu petang.
Virus corona varian Delta atau B.1.617.2 (penamaan dari WHO) kini menjadi varian yang dominan dan menarik perhatian dunia. Varian ini memiliki kemampuan lebih menular dan memicu pasien yang terinfeksi mengalami gejala yang parah. Varian Delta diindikasi dapat menular melalui kontak dengan durasi sekitar 5-10 detik saja. (*)
Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar