Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dalam 2 Bulan Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Toraja Utara Menakutkan

Dalam 2 Bulan Peningkatan Kasus Demam Berdarah di Toraja Utara Menakutkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Peningkatan kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Toraja Utara dalam dua bulan terakhir di tahun 2021, menunjukkan angka yang menakutkan.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara memperlihatkan bahwa antara bulan Mei dan Juni 2021 terdapat peningkatan kasus yang sangat tajam. Pada bulan Mei terdapat 19 kasus. Sedangkan bulan Juni, hingga tanggal 20 Juni 2021, atau belum sampai akhir bulan sudah tercatat 20 kasus.

Data bulan Mei dan Juni ini terlihat jomplang dengan bulan-bulan sebelumnya di tahun 2021. Bulan Januari tidak ada kasus. Februari dan Maret masing-masing 1 kasus. Dan bulan April 5 kasus.

Selain jumlah kasus yang meningkat tajam, jumlah kematian akibat DBD juga bertambah. Dalam kurun waktu tiga bulan sudah dua kematian akibat DBD. Korbannya rata-rata anak-anak dan remaja.

Korban pertama seorang anak dari Bolu, Kecamatan Tallunglipu. Korban kedua, yakni seorang remaja perempuan di Jalan Serang, Kecamatan Tallunglipu, yang baru saja terjadi Selasa, 22 Juni 2021.

Bukan hanya jumlah kasus yang bertambah, wilayah penyebarannya juga meluas, tidak hanya di Rantepao dan Tallunglipu, kasus DBD juga ditemukan di Kecamatan Kesu’, Sanggalangi’, dan Kecamatan Sesean.

Menanggapi kasus DBD yang kian menakutkan ini, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang memerintahkan kepada Dinas Kesehatan melakukan langkah-langkah strategis untuk mencegah maupun menanggulangi penyakit yang cukup mematikan ini.

“Dinas Kesehatan saya minta segera melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu untuk mencegah maupun menanggulangi penyakit Demam Berdarah ini. Fogging harus dilakukan terus-menerus, jangan hanya sekali,” tegas Bassang saat memimpin rapat gabungan OPD di aula perkantoran Marante, Rabu, 23 Juni 2021.

Bassang juga mengingatkan agar Dinas Kesehatan terus-menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat soal penyebab dan penanganan kasus DBD. Dan yang tak kalah pentingnya adalah mengingatkan kepada masyarakat tentang kebersihan lingkungan. (*)

Penulis: Papa Rey/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabuli Anak Dibawah Umur di Pematang Sawah, 2 Pemuda di Sanggalangi’ Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Cabuli Anak Dibawah Umur di Pematang Sawah, 2 Pemuda di Sanggalangi’ Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    AK alias AR (24) warga Tambunan Tallung Penanian dan AD alias AC (24) warga Tiro Padang Buntao’ pelaku perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI’ —- Jajaran Polsek Sanggalangi yang dibackup oleh Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara berhasil mengamankan dua orang pria pelaku perbuatan cabul terhadap anak di […]

  • Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Rantepao, Toraja Utara

    Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk Dalam Kamar Kos di Rantepao, Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Foto lelaki paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dibawa menuju RS Elim Rantepao. (foto: Ind/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sesosok mayat lelaki paruh baya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mulai mengeluarkan bau busuk didalam kamar kosnya  di jalan Serang lorong 4, Kelurahan Mentiro Tiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara Senin, 2 September 2024. Dari […]

  • Lewat “Jalan Tikus”; Cara Oknum Pedagang Memasukkan Babi dari Luar ke Toraja

    Lewat “Jalan Tikus”; Cara Oknum Pedagang Memasukkan Babi dari Luar ke Toraja

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Selain membawa serta orang-orang sangar yang disebut “preman”, menggunakan jalan alternatif (jalan tikus) adalah cara-cara yang digunakan oknum pedagang nakal membawa masuk babi dari luar ke Toraja di tengah ancaman penyakit African Swene Fever (ASF) atau Demam Afrika. Jika beberapa kali dengan menggunakan cara-cara intimidasi serta premanisme, oknum-oknum pedagang bisa meloloskan ratusan […]

  • Pria Misterius di Tana Toraja Terekam Kamera Diduga Mengintip Perempuan Ganti Baju di Kamar Indekos

    Pria Misterius di Tana Toraja Terekam Kamera Diduga Mengintip Perempuan Ganti Baju di Kamar Indekos

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Akun Facebook atas nama “Rate’s” mengunggah dua potong video berdurasi masing-masing 1 menit yang memperlihatkan seorang pemuda diduga sedang mengintip perempuan yang ganti baju di dalam kamar indekos. Video tersebut diberi caption “Hati-hati buat anak kost terutama wanita..Tolong di viralkan, kejadian tadi pagi tepatnya di kost jalan kamali’ tangnga😡“ RA, pemilik akun […]

  • OPINI: Eksekusi Tongkonan; Ketika Kepastian Hukum Mengabaikan Kearifan Lokal

    OPINI: Eksekusi Tongkonan; Ketika Kepastian Hukum Mengabaikan Kearifan Lokal

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.Marthen B.Salinding,S.H,M.H* Per tanggal 3 Juli 2025, publik dikejutkan oleh beredarnya video eksekusi rumah adat Tongkonan dan lumbung padi oleh Pengadilan Negeri Makale, Tana Toraja. Putusan pengadilan memang telah berkekuatan hukum tetap, dan eksekusi adalah bagian dari upaya negara menegakkan kepastian hukum. Namun, cara pelaksanaannya—menggunakan alat berat untuk merobohkan simbol budaya Toraja—meninggalkan luka sosial […]

  • Perkenalkan Dua Bersaudara yang Harumkan Tana Toraja di Berbagai Ajang Kejuaraan Taekwondo

    Perkenalkan Dua Bersaudara yang Harumkan Tana Toraja di Berbagai Ajang Kejuaraan Taekwondo

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Mereka, Gravance Syalom Tangirerung (12 tahun) dan George William Tangirerung (11 tahun) adalah dua bersaudara yang sering mencetak prestasi di berbagai kejuaraan Taekwondo, skala regional maupun nasional. Keduanya adalah siswa SDN 101 Makale 4, Tana Toraja. KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kedua anak ini merupakan buah kasih dari pasangan Semuel Julianto dan Dewi Sari Esti. Meskipun kedua […]

expand_less