Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Bupati Tinjau Lokasi Longsor yang Menelan Korban Jiwa di Karua, Balusu

Bupati Tinjau Lokasi Longsor yang Menelan Korban Jiwa di Karua, Balusu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BALUSU — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang meninjau langsung lokasi bencana alam tanah longsor yang terjadi di Dusun Buntu Karua, Lembang Karua, Kecamatan Balusu, Kamis, 2 Desember 2021.

Tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, Rabu, 1 Desember 2021 itu mengakibatkan dua rumah rusak berat, tiga rumah rusak ringan dan satu lumbung padi. Selain itu, seorang siswi SMPN 3 Satap Balusu, Angnes Pasang, meninggal dunia ditimpa reruntuhan rumah yang tertimbun material tanah longsor.

Saat ditinjau Bupati, nampak masyarakat dan TNI/Pori, Damkar dan Satpol-PP, serta anak sekolah bergotong-royong membantu membersikan atas bencana alam tana longsor yang dialami oleh beberapa Kepala Keluarga tersebut.

“Saya atas nama pemerintah kabupaten Toraja Utara turut berduka cita dan prihatin atas apa yang dialami saudara-saudara kita yang ada di Buntu Karua ini. Saya meminta kepada semua Kepala Lembang/Kelurahan agar selalu menghibau  kepada semua warga masyarakat Toraja Utara untuk senantiasa waspada di musim penghujan ini. Apabila ada tanda-tanda bencana alam, saya menghimbau kita mengungsi dulu sementara ke tempat yang lebih aman,” ungkap Yohanis Bassang.

Bassang mengatakan, dirinya memerintah agar OPD terkait mengerahkan sejumlah alat berat untuk membersikan material tana longsor yang menimpah rumah warga.

“Saya sudah berusaha keras untuk menggerakkan alat berat milik Pemda maupun dari swasta agar segera membersikan material tana longsor menimpa rumah warga ini,” katanya.

Selain meninjau, Bupati juga menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk para korban. Turut hadir dalam pemberian bantuan untuk korban, diantaranya Kepala Dinas Sosial, Mira bangalino, Kepala BPBD Alexander Tappang, dan Kapores Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Calon Imam Katolik Keuskupan Agung Makassar Terima Jubah di Sangalla’, Tana Toraja

    8 Calon Imam Katolik Keuskupan Agung Makassar Terima Jubah di Sangalla’, Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Minggu, 13 Juni 2021, adalah hari gembira yang penuh rahmat bagi Seminari Tahun Orientasi Rohani (TOR) Borong, Sangalla, sekaligus hari penuh suka cita dan harapan bagi Gereja Lokal Keuskupan Agung Makassar (KAMS). Pada hari ini, delapan calon imam untuk Keuskupan Agung Makassar menerima jubah di Gereja Katolik Kristus Imam Agung Abadi Sangalla. […]

  • Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    Empat Warga Mengkendek, Tana Toraja, Digigit Anjing Gila

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Empat warga Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua’, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, digigit anjing yang diduga terjangkit rabies atau anjing gila, Rabu, 13 Juli 2022. Mama Lisa, warga Ge’tengan, yang dikonfirmasi mengatakan empat warga tersebut digigit oleh anjing yang sama. Mama Lisa mengatakan dua dari empat warga tersebut merupakan guru. Warga yang digigit anjing […]

  • Kejari Tana Toraja Eksekusi Terpidana Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik

    Kejari Tana Toraja Eksekusi Terpidana Korupsi Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja melakukan eksekusi terhadap terpidana kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Buntu Kunik di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, sesuai Keputusan Mahkamah Agung Nomor 2123 K/Pid.Sus/2023. Eksekusi terhadap terpidana Enos Karoma, yang merupakan mantan Sekretaris Daerah dan Ketua Tim 9 Pembebasan Lahan Bandara Buntu Kunik itu dilakakukan Tim Kejari Tana […]

  • Event Sepeda Cross Country (XC) Adventure Ride dan Fumn Bike Segera Digelar di Toraja, Ikutan Yuk!

    Event Sepeda Cross Country (XC) Adventure Ride dan Fumn Bike Segera Digelar di Toraja, Ikutan Yuk!

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komunitas olahraga sepeda dan petualangan alam terbuka, Dorong Hill kembali menggelar event sepeda Cross Country (XC) Adventure Ride dan Fun Bike. Event yang diberi label “Ride Above the Clouds” itu akan digelar pada Sabtu, 12 September 2026. Ketua Panitia Pelaksana dari Komunitas Dorong Hill, Ade Yusuf yang akrab disapa Ucup, menyampaikan bahwa […]

  • Respon Banjir di Bolu, Dinas PUPR Toraja Utara Bersihkan Drainase

    Respon Banjir di Bolu, Dinas PUPR Toraja Utara Bersihkan Drainase

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merespon peristiwa banjir yang terjadi pada Kamis, 24 April 2025 di jalan poros Palopo, Bolu, Kecamatan Tallunglipu, dengan melakukan pembersihan dan pengerukan drainase. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk menanggulangi masalah banjir tersebut. Dinas PUPR langsung turun lapangan melakukan survey […]

  • Cekcok Gegara Batu Simbuang Berujung Penikaman di Sangallangi, 2 Orang Terluka

    Cekcok Gegara Batu Simbuang Berujung Penikaman di Sangallangi, 2 Orang Terluka

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Kericuhan terjadi antara dua kelompok masyarakat yang berasal dari dua Tongkonan di Lembang Buntu La’bo Kecamatan  Sanggalangi, Toraja Utara, Rabu, 17 Januari 2024 siang. Akibat kericuhan tersebut, dua orang warga terluka terkena tikaman dan goresan senjata tajam jenis badik. Kericuhan yang berujung penikaman ini disebabkan karena beda pendapat soal lokasi peletakan batu […]

expand_less