BERITA FOTO: Lihatlah, Tari Pa’gellu Tua Diperlombakan di Papua Pegunungan

KAREBA-TORAJA.COM, WAMENA — Meski merantau, menyeberangi pulau dan lautan, namun warga Toraja di Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, tidak melupakan adat istiadat dan budaya Toraja. Mereka tidak saja ingat, bahkan terus berupaya melestarikannya.

Itu bisa dilihat dari event Lomba Tarian Pa’gellu Tua yang digelar Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya di Gedung Tongkonan Wamena, Sabtu, 17 Juni 2023.

Jumlah peserta yang ikut cukup banyak. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu rumah tangga. Terdapat tujuh kelompok Pa’gellu yang ikut ambil bagian dalam lomba itu.

Ketua Pemuda IKT Jayawijaya, Novri Samma Sampebua’, mengatakan lomba ini digelar, selain untuk melestarikan adat istiadat dan tari-tarian Toraja, juga merupakan bentuk penghargaan terhadap leluhur yang telah mewariskan kekayaan tari-tarian yang begitu luar biasa.

Baca Juga  Ratusan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara Terima Bantuan Rp 2-3 Juta

“Apa yang kami laksanakan ini merupakan bentuk penghargaan kami kepada Budaya Toraja yang telah menjadi peninggalan para leluhur Toraja, dimana kita sebagai orang Toraja dikenal karena adat istiadatnya,” terang Novri Samma.

Oleh karena itu, lanjut Novri, sebagai bentuk penghargaan generasi Toraja yang ada saat ini, memiliki tanggung jawab untuk melesatarikan budaya dan adat istiadat Toraja, yang salah satunya adalah tari Pagellu’.

Menurut Samma’, sapaan akrab Novri Samma Sampebua’, untuk melaksanakan lomba Tari Pa’gellu Tua ini pihaknya menggandeng Sanggar Tari Maelo yang merupakan sanggar tari binaan Pengurus IKT Kabupaten Jayawijaya.

Sementara itu, Ketua IKT Kabupaten Jayawijaya, Yohanis Tuku menuturkan akan terus memberikan dukungan kepada Pemuda IKT maupun Pilar IKT Jayawijaya lainnya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang merujuk pada pelestarian budaya.

Baca Juga  33 Guru Penggerak di Tana Toraja Dikukuhkan Pada Puncak HUT 78 PGRI

“Saya selaku Ketua IKT Jayawijaya dan seluruh Pengurus akan terus mendukung selama kegiatannya positif untuk perkembangan organisasi dan pengembangan generasi muda yang menjadi penerus IKT Jayawijaya ke depan. Intinya, kegiatan-kegiatan ini harus dipertahankan dan ditingkatkan, kami akan terus mendukung,” tutur Yohanis Tuku.

Sedangkan Ketua Panitia, sekaligus Koordinator Sanggar Tari Maelo, Zofar Wilson Balen mempersembahakan tarian kreasi yang mengundang decap kagum para hadirin yang menyempatkan hadir dalam kegiatan itu.

Ketujuh peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut, yakni, Sangar Tari Maelona, Sanggar Tari Madao, Sanggar Tari Dao Bulan, Keluarga Rindingallo Jayawijaya, Pagellu’ Ukul, IKT Tolikara, dan Pagellu Bina Iman Katolik Toraja Jayawijaya.

Baca Juga  Penuhi Tenaga Kerja di Tambang Nikel, Pemkab Toraja Utara dan Morowali Jajaki Kerja Sama Antar Daerah

Selain itu, Panitia juga Melibatkan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya yang diwakili oleh Barnabas Laturiuw sebagai Dewan Juri dan 4 Juri lainnya berasal dari Masyarakat Toraja di Jayawijaya yakni, Andarias Pakiding, Dina Samben, Meyana Pongtuluran, serta Zofar Wilson Ballen. (*)

Citizen Reporter: Eldyanus Rombe Lebang
Foto: dok. Kaleb Lau

Editor: Arthur

Komentar