Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, KUPANG — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban alam Badai Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang dihimpun dari anggota jemaat Gereja Toraja ini disampaikan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Musa Salusu dan Ketua I, yang juga Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui, Selasa, 20 April 2021.

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan diterima oleh Ketua GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon di Kupang, NTT.

Bantuan kemanusiaan ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan oleh BPS Gereja Toraja untuk sesama yang menderita karena bencana alam. Sebelumnya, BPS Gereja Toraja juga turut ambil bagian dalam bantuan kemanusiaan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Sigi, bencana alam banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, dan beberapa bencana alam dan bencana kemanusiaan lainnya.

Usai menyampaikan bantuan secara langsung, Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Musa Salusu, mengatakan dalam sejarah perkembangan Injil di Toraja, orang-orang Protestan di NTT berjasa sebagai pekabar Injil mula-mula. Karena itu ada hubungan batin dan iman antara Gereja Kristen Toraja dan GMIT.

Kehadiran Gereja Toraja di tengah bencana alam Badai Seroja di NTT, kata Pdt. Musa, dilakukan sejak hari pertama pasca bencana itu terjadi, melalui Gereja Toraja Jemaat Kupang dan Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) NTT.

Sementara itu, Ketua Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan diterima oleh Ketua GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon, menyatakan rasa terima kasih yang tak terhingga atas perhatian pengurus BPS dan seluruh warga Gereja Toraja, yang begitu peduli terhadap sesamanya yang menderita di NTT.

“Sebagai Ketua Umum GMIT sekaligus Ketua Tim Tanggap Bencana Seroja di NTT, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kunjungan Ketua Umum dan Ketua I BPS Gereja Toraja, yang berkenan hadir bersama-sama kami di NTT,” ungkap Pdt. Mery Kolimon.

“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada segenap warga jemaat Gereja Toraja di Toraja maupun di berbagai penjuru dunia yang telah memberi dukungan kepada BPS Gereja Toraja dan dukungan itu telah diserahkan kepada kami. Tuhan Yesus memberkati semua yang telah berbuat baik,” urai Pdt Mery lebih lanjut.

Bantuan kemanusiaan dari BPS Gereja Toraja disalurkan kepada korban bencana alam di NTT.

Usai menyerahkan bantuan dana, bahan makanan, dan obat-obatan, Ketua Umum BPS Gereja Toraja dan Ketua I, Pdt Alfred Anggui beserta Tim Tanggap Bencana Seroja GMIT, Gereja Toraja Jemaat Kupang dan Kerukunan Keluarga Toraja di Kupang meninjau sejumlah lokasi bencana alam.

“Kerusakan yang terjadi akibat badai Seroja dan banjir bandang amat parah. Jauh lebih parah dari info yang kita peroleh di luar. Sawah dan ladang banyak sekali yang rusak, demikian pula dengan sarana peribadatan serta sarana publik lainnya. Mari terus berdoa dan beri dukungan buat saudara-saudari kita di NTT,” ungkap Pdt. Alfred Anggui. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Di Tana Toraja, Eva Rataba Serap Aspirasi Guru Soal Jaminan Hukum

    Reses Di Tana Toraja, Eva Rataba Serap Aspirasi Guru Soal Jaminan Hukum

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Gabriel Steven/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Masa reses adalah salah satu waktu di mana seorang wakil rakyat terjun ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi dari  masyarakat. Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba, melakukan reses di UPT SMAN 5 Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Anggota DPR RI yang kini memasuki […]

  • Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja di Kelurahan Palawa’ Tanam Ratusan Pohon Pinang dan Tabang

    Mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja di Kelurahan Palawa’ Tanam Ratusan Pohon Pinang dan Tabang

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XXXIX UKI Toraja yang berposko di Kelurahan Palawa Toraja Utara melakukan berbagai macam kegiatan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bersama dengan pemuda dari PPGT Jemaat Palawa’, para mahasiswa KKN Tematik UKI Toraja ini melakukan aksi penanaman pohon pinang di sepanjang jalan Poros di Kelurahan […]

  • PLN UP3 Palopo dan UKI Toraja Gelar Seminar Kelistrikan “Membangun Energi Bersih di Bumi Toraja”

    PLN UP3 Palopo dan UKI Toraja Gelar Seminar Kelistrikan “Membangun Energi Bersih di Bumi Toraja”

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    PLN UP3 Palopo dan UKI Toraja Gelar Seminar Kelistrikan “Membangun Energi Bersih di Bumi Toraja”. (Foto/Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — PLN UP3 Palopo dan Universitas Kristen Indonesia (UKI)Toraja menggelar Seminar Kelistrikan atau PowerTalk dengan tema “Membangun energi bersih di Bumi Toraja. Seminar digelar di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja, Tallunglipu Toraja Utara, Selasa 03 Juni […]

  • Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    Pemahat Batu Terpanggil Menjadi Penyelenggara Pemilu, Alasannya Bikin Bangga

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah tentang seorang pemahat batu asal Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja. Namanya Monto. Sehari-harinya, pria lulusan SMA ini bekerja sebagai pengrajin atau pemahat batu. Batu hasil pahatan Monto ini biasanya digunakan masyarakat sebagai pengalas tiang rumah (parandangan, dalam istilah Toraja). Meski berprofesi sebagai pemahat batu, namun hal itu tidak menyurutkan niat Monto untuk berkontribusi […]

  • Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DEIYAI — Pembunuhan terhadap warga negara yang merantau dan mencari nafkah di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, terjadi lagi. Senin, 9 Maret 2026 sore, seorang perantau asal Toraja, Alexander Lintang (47) ditemukan meninggal dunia di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Alexander Lintang, yang diketahui berasal dari Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, […]

  • Benarkah Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Dikurangi?

    Benarkah Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Dikurangi?

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski belum ada keputusan resmi, namun sejumlah pihak membenarkan bahwa jumlah tenaga kontrak daerah (TKD) di Kabupaten Toraja Utara akan dikurangi. Itu sebabnya, hingga Februari 2022, belum ada SK baru yang keluar dari Bupati. Isu tentang pengurangan tenaga honorer daerah di Toraja Utara yang dalam beberapa hari terakhir diperbincangkan masyarakat, dibenarkan oleh […]

expand_less