Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Foto » Ritual Aluk Todolo Ma’Bugi’; Syukuran kepada Dewata, Bisa Sembuhkan Penyakit

Ritual Aluk Todolo Ma’Bugi’; Syukuran kepada Dewata, Bisa Sembuhkan Penyakit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Penganut Agama Hindu Alukta (Parandangan) di Bua’ Kandeapi, Lembang Sarapeang, Kecamatan Rembon, Tana Toraja melaksanakan ritual Ma’Bugi’ setelah lebih dari 13 tahun lalu ritual ini dilakukan.

Ritual Ma’Bugi’ ini dilaksanakan untuk memenuhi nazar penganut Aluk Todolo bahwa jika dalam Bua’ Kandeapi (Lembang Sarapeang) tidak ada yang terkena wabah penyakit, maka mereka akan melakukan Ritual Bugi’ (Dilolokki Bugi’).

Sebelumnya di awal penyebaran pandemi Covid 19, penganut Aluk Todolo di Sarapeang berkumpul bersama untuk berembuk menghadapi pandemi Covid 19 kala itu.

Ritual Bugi’ ini menampilkan Seni Unnondo (Bugi’),  Ma’Bebe, Ma’Gelong Metamba Deata & Ma’palimbong Deata dan atraksi Kandeatan serta penyembuhan penyakit dengan menggunakan Daun Tabang (Lenjuang) oleh orang yang Kandeatan (kemasukan roh Dewata menurut keyakinan Aluk Todolo).

Ritual ini dilaksanakan di Tokkonan Indo’ Deata, Longdo, Bua’ Kandeapi sebagai Tongkonan pemimpin ritual Aluk Rambu Tuka’ dan tempat bertanya seputar adat dalam lingkup wilayah Sarapeang.

Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Lembang Sarapeang yang dengan antusias saling membantu demi terlaksananya ritual ini.

Penganut agama lain pun hadir membantu penganut agama Aluk Todolo, sebagai bentuk rasa toleransi dalam hubungan sosial kemasyarakatan.

Masyarakat berharap, event seperti ini bisa dijadikan kalender tahunan sebagai Ajang Wisata Atraksi yang akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Toraja.

Dibalik kegiatan ini, pemerintah Lembang Sarapeang menegaskan bahwa yang boleh hadir di lokasi adalah warga masyarakat yang telah divaksin dan tidak sedang menderita sakit penyakit.

Kepala Lembang Sarapeang, Hariyanto Talondong mengatakan kegiatan Ma’bugi’ ini dilaksanakan oleh saudara kita penganut Alukta dengan tujuan memala’ atau menyembah agar selalu diberkati dan dilindungi dari segala bencana terlebih khusus virus Covid-19.

“Tahun lalu saudara-saudara kita ini juga melakukan kegiatan Ma’rinding dengan maksud agar Covid-19 cepat berlalu. Hampir sama dengan tujuan Ma’bugi’ supaya Covid-19 cepat berlalu dan terhindar dari masyarakat,” terang Hariyanto, Jumat, 11 Maret 2022.

Acara Ma’bugi’ ini, menurut infomasi yang diperoleh Hariyanto dari pengurus di Bua’ Kandeapi terakhir dilaksanakan tahun 1993 di tempat yang sama. “Artinya saya baru umur 3 tahun. Makanya saya mendukung penuh kegiatan ini karena menurut saya walaupun kita beda kepercayaan tapi tujuannya baik dan sama untuk Puang dao tanga na Langi’ (Tuhan Yang Maha Esa),” tutur Hariyanto lebih lanjut.

Disamping itu, lanjut Hariyanto, ritual Ma’bugi’ ini sudah sangat langka dan juga merupakan salah satu budaya dan adat Tana Toraja yang sudah jarang didapati dan dilihat secara langsung oleh anak muda Toraja masa kini. Sehinga bisa memberi pemahaman bagi mereka yang belum mengerti dan memahami betul mengenai agama Hindu Alukta. (*)

Ditulis oleh Budayawan Muda, Anta Masakke/Lembang Pong Qinaya
Foto: Anta Masakke
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sehari, Polres Bersama Satgas Covid-19 Hentikan Tiga Rambu Solo’ di Tana Toraja

    Sehari, Polres Bersama Satgas Covid-19 Hentikan Tiga Rambu Solo’ di Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Kepolisian Resor Tana Toraja bersama Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja menghentikan tiga upacara pemakaman (Rambu Solo’) di tiga lokasi berbeda, Senin, 11 Januari 2021. Penghentian upacara Rambu Solo’ ini dilakukan polisi karena selain tidak mengantongi izin keramaian, juga melanggar protokol kesehatan dengan menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus Corona. Ketiga upacara […]

  • Mengenal Kopi Sado’ko, Kopi Asli Tana Toraja yang Diolah Tradisional dengan Cita Rasa Khas

    Mengenal Kopi Sado’ko, Kopi Asli Tana Toraja yang Diolah Tradisional dengan Cita Rasa Khas

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Perkebunan Kopi Sado’ko di Matangli bersama Kelompok Perhutanan Sosial Penghasil Kopi Sado’ko. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Pernah dengar Kopi Sado’ko’? Ya, Kopi Sado’ko’ merupakan salah satu kopi hitam andalan dari Tana Toraja yang berasal dari Pegunungan Sado’ko, Pegunungan yang membentang dari Utara ke Selatan di Kawasan Hutan Negara di Kecamatan Rembon dan Kecamatan […]

  • Lakukan Perkunjungan Kasih kepada Keluarga Korban Pembunuhan Teroris di Poso, Gereja Toraja Harap Keadilan Segera Ditegakkan

    Lakukan Perkunjungan Kasih kepada Keluarga Korban Pembunuhan Teroris di Poso, Gereja Toraja Harap Keadilan Segera Ditegakkan

    • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, POSO — Gereja Toraja melalui Crisis Center Gereja Toraja (CCGT) dan Pengurus Wilayah VI (SUL-TENG-BAR) Gereja Toraja serta Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) melakukan perkunjungan kasih kepada keluarga korban pembununuhan teroris di Dese Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Rabu, 19 Mei 2021. Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, Tim Crisis Centre Gereja Toraja dan PMTI […]

  • PPKM Level 4 Diberlakukan di Tana Toraja, Ini 17 Aturan yang Mesti Diketahui

    PPKM Level 4 Diberlakukan di Tana Toraja, Ini 17 Aturan yang Mesti Diketahui

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat yang menetapkan Tana Toraja sebagai salah satu kabupaten yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 269/VII/2021 Setda tanggal 26 Juli 2021. Surat Edaran tentang PPKM Level IV ini mulai berlaku sejak Senin, 26 Juli 2021 hingga […]

  • Buka Puasa Bersama Wartawan, Pimpinan PT Malea, Victor Datuan Batara Ajak Jaga Kesejukan Pilkada

    Buka Puasa Bersama Wartawan, Pimpinan PT Malea, Victor Datuan Batara Ajak Jaga Kesejukan Pilkada

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pimpinan PT Malea Energy, Victor Datuan Batara menggelar silaturahmi dengan puluhan wartawan Toraja, melalui kegiatan buka puasa Bersama di Arion Cafe Mandetek, Makale, Senin, 8 April 2024. Dalam kesempatan tersebut, VDB sapaan Victor Datuan Batara, mengajak insan pers selalu menjaga objektifivitas pemberitaan untuk menjaga suasana yang sejuk menghadapi Pilkada serentak 2024. VDB […]

  • VIDEO: Dibawah Guyuran Hujan, Taufan Pawe Orasi Politik di Lapangan Bakti Rantepao

    VIDEO: Dibawah Guyuran Hujan, Taufan Pawe Orasi Politik di Lapangan Bakti Rantepao

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe melakukan orasi politik di hadapan ribuan warga yang berkumpul di Lapangan Bakti Rantepao, Toraja Utara, pada puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Partai Golkar. Saking bersemangatnya, Walikota Pare-Pare ini turun dari panggung dan berorasi dibawah guyuran hujan lebat. Tidak hanya berdiri di satu tempat, […]

expand_less