Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 400-an Warga Lembang Balepe’ Tandatangani Petisi Penolakan Patok Batas Kawasan Hutan

400-an Warga Lembang Balepe’ Tandatangani Petisi Penolakan Patok Batas Kawasan Hutan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, TANA TORAJA — Hingga Rabu, 30 Juni 2021, sudah 400 lebih warga Lembang Balepe’, Kecamatan Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja menyatakan penolakan terhadap pemasangan patok batas kawasan hutan yang dilakukan secara sepihak oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH).

Jefri Palallo, salah satu tokoh pemuda Balepe’, yang dikonfirmasi mengatakan penolakan terhadap patok batas kawasan hutan terus mengalir dari masyarakat baik yang tinggal di Lembang Balepe’ maupun masyarakat Lembang Balepe’ yang berada di perantauan (diaspora).

Jefri menyebut, 4 Dusun yang ada di Lembang Balepe’ telah menandatangani petisi penolakan terhadap patok batas kawasan hutan yang dipasang secara sepihak.

Sejauh ini, sebut Jefri, jumlah warga yang telah menandatangani petisi penolakan yakni dari Dusun Battayan sebanyak 169 orang, Dusun Ratte Balepe’ 69 orang, Dusun Kaulo lebih dari 100 orang menolak, dan juga di Group media sosial Ikatan keluarga Balepe juga sudah lebih dari 100 orang menyatakan dukungan penolakan, bahkan Dusun – Dusun lain di Lembang Balepe’ juga sudah menyatakan penolakan.

Jefri menyebut masyarakat tidak terima dengan pematokan yang dilakukan oleh pihak BPKH karena dilakukan secara sepihak tanpa sosialisasi kepada masyarakat.

“Yang lebih menyakitkan lagi menurut masyarakat adalah pernyataan pihak BPKH yang menyebut pematokan dilakukan untuk mengeluarkan tanah masyarakat dari kawasan hutan sementara menurut masyarakat sendiri tanah mereka memang bukan bagian dari kawasan hutan,” tandas Jefri, Rabu, 30 Juni 2021.

“Tanah kami tiba-tiba dikatakan kawasan hutan, sejak kapan tanah kami masuk kawasan hutan?. Selama ini kami hidup diatas tanah ini yang sudah kami warisan turun temurun dari nenek moyang kami, apalagi patok-patok ini sampai di pekarangan rumah, sawah bahkan rumah ibadah,” urai Jefri lebih lanjut.

Dia pun meminta pihak kehutanan untuk mencabut kembali patok tersebut dan jika tidak ditindaklanjuti maka masyarakat mengancam akan mencabut dan mengembalikannya ke tempat semula.

Jefri mengatakan saat ini masyarakat juga sedang menggelar rapat untuk bersurat kepada pemerintah dalam hal ini DPRD Tana Toraja agar mencari solusi terkait permasalahan ini. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Hewan Bolu Akan Ditata, Jalan Diaspal dan Drainase Dibenahi

    Pasar Hewan Bolu Akan Ditata, Jalan Diaspal dan Drainase Dibenahi

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dan Kepala Dinas PU, Paulus Tandung meninjau Pasar Hewan Bolu, Jumat, 19 September 2025. Kehadiran keduanya bukan sekadar melihat aktivitas perdagangan hewan, tetapi juga memastikan rencana besar pemerintah daerah untuk melakukan penataan pasar legendaris itu segera berjalan. Penataan yang dimaksud adalah memperbaiki akses jalan, dan membenahi […]

  • Prof. Apriana Toding Dapat Penghargaan Innovation Award Pada Australia Alumi Award 2026

    Prof. Apriana Toding Dapat Penghargaan Innovation Award Pada Australia Alumi Award 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Guru Besar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) Makassar, Prof. Apriana Toding, ST., M.EngSc., Ph.D kembali meraih penghargaan internasional. Kali ini dari Australia. Prof. Apriana Toding mendapat penghargaan pada ajang Australia Alumni Award dilaksanakan oleh Konsulat Jenderal Australia di Makassar dengan Kategori The Winner of Innovation […]

  • Modus Jual Beli iPhone, Pemuda 28 Tahun Ini Berhasil Tipu 2 Warga Toraja Utara

    Modus Jual Beli iPhone, Pemuda 28 Tahun Ini Berhasil Tipu 2 Warga Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ini peringatan untuk masyarakat, jangan cepat tergoda oleh penjualan iPhone murah yang ditawarkan lewat media sosial dengan iming-iming harga yang murah. Apalagi barang tersebut tidak ada saat transaksi alias dipesan. Karena bisa saja, tawaran itu hanya modus penipuan yang digunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan. Seperti yang dialami oleh dua warga […]

  • Dua Warga Sipil Asal Toraja Dibunuh di Yahukimo, Jenazah Akan Dipulangkan ke Kampung Halaman

    Dua Warga Sipil Asal Toraja Dibunuh di Yahukimo, Jenazah Akan Dipulangkan ke Kampung Halaman

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Air mata warga Toraja belum juga kering akibat kehilangan salah satu mahasiswa bernama Viktor Hadi Sampa, yang ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu, 8 Maret 2023. Kini, duka itu datang lagi. Lokasi kejadiannya juga di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dua warga asal Toraja […]

  • Pengemudi Sepeda Motor Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebang Warga di Nanggala, Toraja Utara

    Pengemudi Sepeda Motor Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebang Warga di Nanggala, Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Nasib naas dialami seorang pengemudi sepeda motor yang melintas di jalan poros Nanggala, Lembang (Desa) Nanggala, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 Oktober 2025 pagi. Pemotor berinisial IR, 18 tahun, itu tewas tertimpa pohon yang ditebang warga setempat. Pemuda asal Suli, Kabupaten Luwu itu dikabarkan baru pulang menghadiri upacara Rambu Solo’ di […]

  • Beraksi di Tiga Lokasi Berbeda, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Tim Batitong Maro

    Beraksi di Tiga Lokasi Berbeda, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Tim Batitong Maro

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dari sisi usia, masih dibawah umur. Tapi aksi remaja tanggung asal Santung, Kelurahan To’sapan, Kecamatan Makale, Tana Toraja ini terbilang ahli. Betapa tidak, dalam kurun waktu yang tidak lama, dia berhasil menggasak harta benda dalam rumah yang sedang ditinggalkan pemiliknya di tiga lokasi berbeda. Remaja ini pun disebut pencuri spesialis rumah kosong. […]

expand_less