Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Masyarakat Lembang Gasing Mengkendek Minta Hutan Gasing Ditetapkan Sebagai Hutan Lindung

Masyarakat Lembang Gasing Mengkendek Minta Hutan Gasing Ditetapkan Sebagai Hutan Lindung

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pertemuan membahas masalah Hutan Gasing di Kantor Lembang Gasing Mengkendek. (Foto: Arsyad)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Perjuangan masyarakat adat Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek untuk mempertahankan Hutan Gasing sesuai fungsinya tidak pernah surut.

Setelah berhasil mengusir paksa penggarap ilegal dari kawasan hutan pada awal Agustus 2026 lalu, kini masyarakat Lembang Gasing menuntut pengakuan Pemerintah terkait status hutan tersebut.

Bertempat di Kantor Lembang Gasing, Jumat 16 Oktober 2026, digelar pertemuan untuk membahas polemik hutan Gaisng yang dihadiri Pemerintah Daerah dalam hal ini diwakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang, KPH Saddang I, Camat Mengkendek, Camat Makale Selatan, Camat Gandangbatu Sillanan, Polres Tana Toraja, Polsek Mengkendek, Koramil Mengkendek, Kepala Lembang Gasing, Kepala Lembang Perindingan, Kepala Lembang Pa’buaran, BPL dan tokoh masyarakat.

Di hadapan para pihak yang hadir, masyarakat Lembang Gasing menuntut agar status hutan Gasing yang sebelumnya berstatus kawasan hutan dengan fungsi HPT (Hutan Produksi Terbatas) ditetapkan menjadi Hutan Lindung.

Masyarakat juga meminta agar tidak ada lagi aktivitas dalam bentuk apapun dalam kawasan hutan Gasing termasuk menutup seluruh akses masuk dalam kawasan hutan.

Tuntuan masyarakat ini tak lain agar fungsi hutan Gasing terutama sebagai mata air dapat tetap terjaga dan situs budaya yang erat kaitannya dengan sejarah peradaban masyarakat Gasing yang ada dalam kawasan hutan tetap terjaga.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati 14 poin yang ditandatangani para pihak yang hadir sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap pelestarian hutan Gasing.

14 kesepakatan tersebut yakni:

  1. Penetapan Hutan Gasing sebagai Hutan Lindung.
  2. Penetapan Hutan Gasing sebagai prioritas rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dengan tanaman kayu keras bukan tanaman buah.
  3. Pemasangan PAL batas dan pemasangan papan larangan masuk kawasan hutan Gasing.
  4. Pemeliharaan hutan berkelanjutan
  5. Pengawasan dan penegakan hukum
  6. Program kehutanan yang sementara berjalan agar dihentikan
  7. Setiap program kehutanan dan instansi lain yang akan dilaksanakan harus didiskusikan terlebih dahulu dengan Pemerintah Lembang dan Tokoh Masyarakat
  8. Apabila ada oknum yang melakukan pengrusakan kawasan hutan Gasing harus dituntut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku
  9. Pemutusan segala akses dalam kawasan hutan Gasing
  10. Penganggaran untuk program reiboisasi.
  11. Dilarang memasang pipa langsung dari kawasan hutan tanpa seizin Pemerintah
  12. Tidak ada aktivitas sama sekali dalam kawasan hutan Gasing
  13. Penanaman kembali pohon barana’ dan lamba’ dalam kawasan hutan Gasing
  14. Pemberian sanksi bagi masyarakat yang merusak hutan. (*)
  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Tana Toraja Minta BPBD Segera Tangani Longsor yang Terjadi 2 Bulan Lalu di Bittuang

    Ketua DPRD Tana Toraja Minta BPBD Segera Tangani Longsor yang Terjadi 2 Bulan Lalu di Bittuang

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi didampingi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja meninjau longsor yang sudah dua bulan menutup akses jalan di Lembang Sasak Kecamatan Bittuang Tana Toraja, Jumat, 14 Juli 2023. Longsor tersebut sudah dua bulan menutup akses yang menghubungkan 4 Lembang yakni Lembang Pali […]

  • Polres Tana Toraja Tangkap Dua “Joki” Seleksi Calon ASN Tahun 2021

    Polres Tana Toraja Tangkap Dua “Joki” Seleksi Calon ASN Tahun 2021

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satgas Anti-KKN CPNS Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan tindak pidana kecurangan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2021 yang terjadi pada 10 wilayah hukum yakni, wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Barat, Polda Sulawesi Selatan (Polrestabes Makassar, Polres Tana Toraja, Polres Sidrap, Polres Palopo, Polres Luwu, dan […]

  • Tana Toraja Terpilih Sebagai Lokasi  Pengembangkan Desain Uji Coba  Model Gizi Anak Sekolah Dasar Terintegrasi

    Tana Toraja Terpilih Sebagai Lokasi Pengembangkan Desain Uji Coba Model Gizi Anak Sekolah Dasar Terintegrasi

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Anak usia sekolah dan remaja telah menjadi prioritas Pembangunan karena mereka adalah penentu keberhasilan pembangunan pada masa yang akan datang. Dalam upaya implementasi  Permenko PMK No.1 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaja (RAN PIJAR) Kemenko PMK  didukung World Food Program (WFP) mengembangkan Desain Uji coba […]

  • Antisipasi Kebakaran Hutan, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Bersama Tim Gabungan Sisir Kawasan Hutan

    Antisipasi Kebakaran Hutan, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Bersama Tim Gabungan Sisir Kawasan Hutan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Patroli Karhutla Bhabinkamtibmas bersama Tim di wilayah Hutan Buntu Tampo Mengkendek. (Foto: Istimewa) KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Aiptu Amos Manda bersama TNI, Tim Manggala Agni dan Aparat Pemerintah Kelurahan melaksanakan patroli serta pemantauan kawasan hutan di wilayah Buntu Tampo, Kelurahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten […]

  • OmBas: Tugas Staf Khusus Itu Memberi Telaahan kepada Bupati

    OmBas: Tugas Staf Khusus Itu Memberi Telaahan kepada Bupati

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengaku kecewa dan marah saat mendengar isu ada oknum staf khusus Bupati, yang dikabarkan meminta sejumlah uang kepada para Lurah yang dilantik baru-baru ini. “Saya hanya marah aja, karena saya dengar. Tapi saya sudah marah. Saya sudah marah. Nda boleh itu,” tegas OmBas, sapaan akrab Yohanis Bassang, […]

  • Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    Jangan Bawa Politik Praktis ke Dalam Gereja!

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Bupati Toraja Utara, yang juga Penasehat Panitia Sidang Sinode Am (SSA) XXV Gereja Toraja, Yohanis Bassang mengingatkan kepada para peserta sidang sinode agar tidak membawa praktek politik praktis ke dalam gereja. Gereja, kata dia, harus jauh dari politik dan mencari pemimpin dengan cara yang bijaksana. Dia juga berharap forum SSA ini bisa […]

expand_less