Tujuh Mahasiswa UKI Toraja Ikuti Program Magang Internasional di Taiwan
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pelepasan Tujuh Mahasiswa UKI Toraja yang akan mengikuti Program Magang Internasional di Taiwan. (Foto: Multimedia UKI Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKIToraja) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui pelepasan tujuh mahasiswa peserta Program Magang Internasional di Taiwan Tahun 2026.
Kegiatan pelepasan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Batch 1 pada 2 Juni 2026 dan Batch 2 pada 3 Juni 2026 bertempat di Kantor Rektorat UKI Toraja. Pelepasan dihadiri Pimpinan dan Dosen UKI Toraja.
Program magang internasional ini akan berlangsung selama satu tahun di berbagai industri di Taiwan yang relevan dengan bidang studi masing-masing peserta.
Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi profesional, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta memperoleh pengalaman kerja dalam lingkungan internasional.
Pada Batch 1, tiga mahasiswi yang diberangkatkan adalah:
- Prima Tandi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
- Jeslina Amba Bunga, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
- Elgi Roya Paseru, Program Studi Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Sementara itu, pada Batch 2, empat mahasiswa yang diberangkatkan adalah:
- Feby Le’lan Tampang, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik.
- Claudia Tuna’, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik.
- Risna, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
- Sri Wahyuni Katto, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Rektor UKI Toraja Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA saat melepas peserta magang ke Taiwan menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil melewati proses seleksi dan memperoleh kesempatan mengikuti program internasional tersebut.
Keberhasilan para peserta dinilai sebagai bukti bahwa mahasiswa UKI Toraja memiliki kualitas, kompetensi, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat global.
Prof. Oktavianus Pasoloran berharap agar para peserta dapat menjaga nama baik almamater, menunjukkan etos kerja yang tinggi, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan keterampilan akademik dan profesional selama menjalani program magang di Taiwan.
“Program Magang Internasional di Taiwan merupakan salah satu bentuk nyata implementasi strategi internasionalisasi UKI Toraja. Melalui program ini, universitas terus memperluas kerja sama internasional dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar serta bekerja dalam lingkungan global” tutur Prof. Oktavianus Pasoloran.
Prof. Oktavianus Pasoloran mengurai bahwa selain memberikan pengalaman profesional, program ini juga menjadi sarana penguatan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan komunikasi, kolaborasi, adaptasi budaya, serta pemecahan masalah dalam konteks internasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan UKI Toraja dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Keberangkatan tujuh mahasiswa pada Batch 1 dan Batch 2 ini semakin mempertegas komitmen UKI Toraja dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, inovatif, dan berdaya saing global. Melalui berbagai program internasional yang terus dikembangkan, UKI Toraja optimistis dapat mencetak sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa sekaligus mampu berkiprah di tingkat internasional,” tutup Prof. Oktavianus Pasoloran.
Program Magang Internasional di Taiwan Tahun 2026 menjadi langkah strategis UKI Toraja dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi dinamika dunia kerja di era internasional. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar