Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » BPKPD Tana Toraja Akui Ada Kebocoran Pendapatan Daerah dari Retribusi Potong Hewan

BPKPD Tana Toraja Akui Ada Kebocoran Pendapatan Daerah dari Retribusi Potong Hewan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • comment 0 komentar

Rapat Kerja Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja bersama BPKPD Tana Toraja. (Foto: Arsyad/ Kareba Toraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Tana Toraja dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) yang digelar Rabu, 29 April 2026 di Ruang Rapat Komisi III mengungkap sejumlah masalah seputar serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski RDP diskors karena Kepala BPKPD tidak hadir namun Komisi III sempat melontarkan sejumlah pertanyaan seputar persoalan pendapatan daerah. Salah satunya adalah terkait retribusi potong hewan pada acara rambu tuka’ dan rambu solo’.

Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Aritini yang hadir dalam RDP mengakui ada kebocoran PAD dari retribusi potong hewan pada acara rambu tuka’ dan rambu solo’.

Meski mengakui ada kebocoran namun Kabid Pendapatan tidak mengetahu secara rinci besaran nilai kebocoran tersebut.

Ditanya soal letak permasalahan yang menyebabkan terjadinya kebocoran, Aritini tidak bisa menjelaskan secara rinci namun menuding kebocoran itu terjadi pada saat penarikan retribusi di tingkat Lembang dan Kelurahan yang melakukan penarikan langsung di lokasi acara.

Aritini juga menyebut kebocoran retribusi potong hewan disebabkan oleh lemahnya pengawasan namun hal tersebut dibantah oleh Komisi III.

Komisi III menyebut setiap pelaksanaan acara rambu tuka dan rambu solo selalu dipantau oleh pengawas sehingga Komisi III justru menuding kebocoran terjadi karena adanya kongkalikong atau permainan antara petugas penarik retribusi dan pengawas di lapangan.

Hal senada juga disampaikan oleh Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja saat menggelar rapat kerja bersama BPKPD, sehari setelahnya, Kamis 30 April 2026.

Dalam realisasi PAD dari retribusi Potong Hewan untuk tahun 2025, BPKPD hanya mampu menyerap kurang lebih 3,5 Miliar dari target 4,7 Miliar.

Sekretaris BPKPD yang mewakili Kepala BPKPD yang kembali tak hadir dalam rapat dalam penjelasannya mengatakan terkait retribusi potong hewan, BPKPD hanya menerima setoran dari petugas retribusi tanpa mensinkronkan terlebih dahulu besaran retribusi dengan jumlah pasti kerbau dan babi yang dipotong di lapangan.

Menurut Pansus angka 3,5 miliar tersebut sangat tidak rasional jika berhitung secara data terhadap potensi besaran PAD yang bisa dihasilkan dari Retribusi Potong Hewan.

Bahkan pansus menyebut PAD dari retribusi potong hewan bisa mencapai 20-30 miliar pertahun jika penarikan retribusi dikelola lebih baik, hal ini berdasarkan hitung-hitungan data jumlah hewan ternak khususnya babi dan kerbau yang tersebar di Tana Toraja dalam satu tahunnya.

Pansus meminta agar BPKPD melakukan evaluasi terutama terkait data dan dokumen jumlah sebenarnya hewan yang dipotong di lapangan dengan besaran retribusi yang diterima. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu MBG dari Sayur Lokal Lebih Diminati Siswa SDN 11 Makale

    Menu MBG dari Sayur Lokal Lebih Diminati Siswa SDN 11 Makale

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Makale merupakan salah satu sasaran makan bergizi gratis (MBG) dari SPPG Makale Botang, dikelolah Yayasan Mutiara Titik Senja. Adapun jumlah paket MBG yang diterima SDN 11 Makale yakni sebanyak  115, yang diperuntuhkan untuk 111 siswa dan 14 guru. Jumlah tersebut berlaku untuk hari Senin hingga Kamis. Sedangkan, […]

  • Sejumlah Proyek Infrastruktur Bernilai Seratus Miliar di Toraja Utara Mulai Dikerjakan

    Sejumlah Proyek Infrastruktur Bernilai Seratus Miliar di Toraja Utara Mulai Dikerjakan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Desianti
    • 5Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong membuktikan komitmennya menggunakan uang hasil efisiensi APBD untuk membiayai proyek infrastruktur, terutama untuk daerah-daerah pelosok yang sangat membutuhkannya. Sejak pertengahan Agustus 2025, proyek-proyek tersebut mulai dikerjakan. “Sebagian besar sudah mulai jalan, sebagian lainnya dalam proses lelang. Tapi kita akan tuntaskan tahun ini,” ungkap Frederik Victor Palimbong […]

  • Warga Jadikan Komplek Rumah Adat Suku Arfak dan Toraja di Manokwari sebagai Tempat Wisata

    Warga Jadikan Komplek Rumah Adat Suku Arfak dan Toraja di Manokwari sebagai Tempat Wisata

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Kamis, 5 Mei 2022 sore, ratusan warga dari berbagai etnis di Kota Manokwari dan sekitarnya terlihat memenuhi halaman komplek rumah adat kaki seribu “Mod Aku Aksa” (IGKOJEI) yang dibangun berdampingan dengan rumah adat Toraja di Kampung Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari. Ratusan warga ini sengaja datang untuk berwisata dan berfoto-foto sambil […]

  • Dibantu Nasdem Tana Toraja, Remaja yang Kulitnya Melepuh Pasca Vaksinasi Kini Ditangani Dokter Ahli Kulit

    Dibantu Nasdem Tana Toraja, Remaja yang Kulitnya Melepuh Pasca Vaksinasi Kini Ditangani Dokter Ahli Kulit

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — DPD Nasdem Tana Toraja akhirnya mengambil langkah cepat merujuk Salsabila ke Rumah Sakit Elim Rantepao, Sabtu, 13 November 2021. Hal ini dilakukan Nasdem Tana Toraja karena prihatin dengan kondisi yang dialami Salsabilah, yang sekujur tubuhnya melepuh setelah menjalani vaksinasi Covid-19 pertengahan bulan Oktober lalu. Empat hari setelah kunjungan pertama ke rumah Salsabilah, […]

  • VIDEO: Detik-detik Rumah Roboh Akibat Tanah Bergerak di Rembon, Tana Toraja

    VIDEO: Detik-detik Rumah Roboh Akibat Tanah Bergerak di Rembon, Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Seorang warga sempat merekam detik-detik tanah bergerak dan longsor yang menyebabkan sebuah rumah rusak dan roboh, pada Minggu, 21 November 2021. Rumah semi permanen yang roboh akibat tanah bergerak itu milik Selvi Lintin. Rumah itu terletak di pinggir jalan, depan SDN Mebali, Lembang Ullin, Kecamatan Rembon. “Rumah itu dihuni Ibu Selvi bersam […]

  • HIPMAT Kota Parepare Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Tana Toraja

    HIPMAT Kota Parepare Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sejumlah Pelajar dan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Toraja (HIPMAT) Kota Parepare serahkan bantuan kemanusiaan untuk korban longsor di Tana Toraja yang menelan korban jiwa 20 orang dan ratusan jiwa mengungsi. Setelah menempuh perjalanan jauh dari Parepare ke Tana Toraja, para perwakilan HIPMAT Kota Parepare langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan ke […]

expand_less