Setahun Berjuang Atasi Gangguan Saraf Wajah, Margaretha Ruruk Bersyukur Ada JKN Tanggungan Pemda Tana Toraja
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Margaretha Ruruk (57) saat menjalani pengobatan di RS Fatima Makale menggunakan JKN. (Foto:Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyakit kerap datang tanpa peringatan. Bagi sebagian orang, keluhan yang awalnya dianggap sepele dapat berkembang menjadi gangguan yang menghambat aktivitas sehari-hari.
Dalam kondisi tersebut, akses terhadap layanan kesehatan menjadi sangat penting. Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya.
Hal inilah yang dialami oleh Margaretha Ruruk (75), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Selama kurang lebih satu tahun terakhir, ia menjalani pengobatan di Poli Saraf Rumah Sakit Fatima Makale akibat gangguan saraf pada wajah sebelah kanan.
“Di usia saya yang sekarang memang sudah rentan terkena penyakit. Waktu pertama kali merasakan nyeri di wajah sebelah kanan, saya kira hanya sakit biasa. Namun, lama-kelamaan nyerinya tidak reda, hingga akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter. Ternyata ada gangguan saraf di wajah sebelah kanan,” ungkap Margaretha, 04 Maret 2026.
Selama menjalani pengobatan, Margaretha mengaku merasa lebih tenang karena memiliki jaminan kesehatan melalui program JKN. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat merasa khawatir dengan biaya pengobatan yang harus dikeluarkan, terutama karena membutuhkan kontrol rutin dalam jangka waktu yang cukup lama.
“Saya merasa lebih lega karena biaya pengobatan sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Awalnya saya khawatir jika harus berobat terus-menerus, tentu biayanya besar. Namun, keluarga mengingatkan bahwa saya terdaftar sebagai peserta JKN, sehingga bisa dimanfaatkan. Sejak saat itu, saya tidak ragu lagi untuk berobat dan menjalani kontrol secara rutin,” cerita Margaretha
Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanggungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja, Margaretha merasa sangat terbantu dengan adanya jaminan tersebut. Ia menilai pelayanan yang diterimanya selama menjalani pengobatan berjalan dengan baik dan tidak terdapat perbedaan perlakuan dibandingkan dengan pasien lainnya.
“Saya merasa dilayani dengan baik. Dokter menjelaskankondisi saya dengan sabar, dan perawat juga ramah. Walaupun saya peserta JKN, tidak ada perbedaan pelayanan dengan pasien lainnya. Semua mendapatkan pelayanan yang sama,” ujarnya.
Kini, setelah menjalani pengobatan secara rutin selama satutahun, Margaretha mulai merasakan adanya perubahan pada kondisi kesehatannya. Intensitas nyeri yang sebelumnya sering muncul kini mulai berkurang, meskipun sesekali masih dirasakan.
“Sekarang saya lebih semangat untuk kontrol karena sudah terasa ada perubahan. Sakitnya tidak sesering dulu. Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN yang membantu biaya pengobatan saya. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang telah mendaftarkan dan menjamin saya sebagai peserta PBI, sehingga saya tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan baik,” tutupnya. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar