Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » GMKI Toraja Dukung Penuh Langkah BPS Gereja Toraja Berantas Judi Berkedok Ritual Adat

GMKI Toraja Dukung Penuh Langkah BPS Gereja Toraja Berantas Judi Berkedok Ritual Adat

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Toraja secara resmi menyatakan sikap tegak lurus mendukung langkah berani Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam upaya pembersihan praktik perjudian yang menyusup ke dalam prosesi adat dan budaya di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Dukungan ini menyusul langkah strategis BPS Gereja Toraja yang telah melayangkan surat resmi kepada Kapolri guna memohon penindakan tegas terhadap segala bentuk arena perjudian yang menggunakan tameng kontes budaya atau ritual adat.

Ketua GMKI Cabang Toraja, Alan Prasetya menegaskan bahwa transformasi praktik judi Tedong Silaga dari sekedar pelengkap ritual menjadi industri perjudian masif telah mencederai nilai luhur Aluk Todolo dan etika Kristiani.

GMKI menilai fenomena ini bukan sekadar pelanggaran hukum positif, melainkan ancaman sistemik bagi masa depan generasi muda di Bumi Lakipadada.

“Adat dan budaya adalah identitas yang harus kita muliakan, namun judi adalah penyakit sosial yang harus diamputasi. Kami melihat praktik ini telah melampaui batas kewajaran, menciptakan beban ekonomi baru bagi keluarga, dan merusak mentalitas kerja generasi muda kita,” tegas Alan.

GMKI Toraja memandang surat BPS Gereja Toraja kepada Kapolri sebagai momentum titik balik (turning point) untuk mengembalikan kesakralan ritual adat, seperti Rambu Solo’.

GMKI berkomitmen menjadi mitra strategis gereja dalam mengedukasi masyarakat, khususnya kaum intelektual muda, agar mampu memilah antara pelestarian tradisi dan eksploitasi perjudian.

GMKI juga mendesak aparat penegak hukum agar tidak ragu bertindak, mengingat seringnya simbol budaya dijadikan perisai hukum oleh oknum-oknum tertentu yang mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan sosial masyarakat.

Lebih lanjut, GMKI Toraja mengajak seluruh elemen Lembang, tokoh adat, dan pemerintah daerah untuk memiliki keberanian moral yang sama. Mereka menekankan bahwa membiarkan judi tumbuh subur di tengah upacara penghormatan leluhur adalah bentuk pengkhianatan terhadap filosofi Tallu Lolona.

“Kami berdiri bersama BPS Gereja Toraja sebagai wujud pengabdian kepada  masyarakat,” kata Alan.

“Mari kita kembalikan nilai luhur budaya Toraja sebagai tanah yang diberkati, di mana adat dijunjung tinggi tanpa harus mengorbankan moralitas generasi masa depan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arthur

Komentar (2)

  • Marcellus Rantetana

    Mantap orang muda Toraja, kalau tidak ada lagi judi di Toraja akan membuat masa depan kalian lebih cemerlang ! Tugas kalian berikutnya adalah membasmi narkoba di Toraja, barang haram yang tidak kalah garangnya merusak masa depan kalian dan generasi muda berikutnya!

    Balas19 Maret 2026 12:33 pm
  • Marcellus Rantetana

    Mantap orang muda, ketiadaan judi akan membuat masa depan kalian lebih cerah.

    Balas19 Maret 2026 12:27 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

    Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penundaan Pembatasan Kegiatan Sosial di Toraja Utara Dinilai Berbahaya Bagi Keselamatan Rakyat KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan tak tegas dari pemerintah Kabupaten Toraja Utara terkait pembatasan kegiatan sosial berskala mikro dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Sejauh ini, pemerintah hanya menghentikan sementara proses belajar mengajar tatap muka di semua tingkatan pendidikan. Sedangkan kegiatan sosial lainnya masih diberikan kesempatan […]

  • Angkat Kearifan Lokal Toraja, STIKPAR Toraja Raih 6 Medali dan 10 Piala di Ajang Nasional NEIRA Competition 2026

    Angkat Kearifan Lokal Toraja, STIKPAR Toraja Raih 6 Medali dan 10 Piala di Ajang Nasional NEIRA Competition 2026

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Mahasiswa STIKPAR Toraja dengan perolehan medali dan piala di ajang nasional NEIRA Competition 2026. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, YOGYAKARTA — Mahasiswa STIKPAR Toraja (Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral Rantepao) berhasil menunjukkan daya saing pada ajang nasional bertajuk NEIRA Competition 3 yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation x HIMA Budidaya Hutan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar […]

  • Rabu Besok, PLTA Malea Uji Coba “Black Start”, Seluruh Tana Toraja dan Toraja Utara akan Padam Beberapa Jam

    Rabu Besok, PLTA Malea Uji Coba “Black Start”, Seluruh Tana Toraja dan Toraja Utara akan Padam Beberapa Jam

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    PLTA Malea Energy yang terletak di Randanbatu Kecamatan Makale Selatan Tana Toraja. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemadaman listrik sementara untuk wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara secara keseluruhan dijadwalkan akan terjadi Rabu 11 Februari 2026 mulai pukul 09.00 – 12.00 Wita. Pemadam listrik sementara dalam skala luas ini dalam rangka pengujian kesiapan PLTA […]

  • Gedung Bekas Terminal Bandara Pongtiku Bakal Dijadikan Tempat Karantina Pasien Covid-19

    Gedung Bekas Terminal Bandara Pongtiku Bakal Dijadikan Tempat Karantina Pasien Covid-19

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penuhnya fasilitas ruang isolasi khusus pasien positif Covid-19 di RSUD Lakipadada dan beberapa rumah sakit lain membuat sejumlah pihak mulai memikirkan alternatif. Salah satunya adalah gedung bekas kantor dan ruang tunggu Bandara Pongtiku di Kecamatan Rantetayo. Tempat ini akan dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien yang tidak bergejala. Bandara Pongtiku tidak digunakan […]

  • Mulai Hari Ini, Retribusi Parkir Diberlakukan di Terminal dan Pusat Bisnis di Toraja Utara

    Mulai Hari Ini, Retribusi Parkir Diberlakukan di Terminal dan Pusat Bisnis di Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabuapetn Toraja Utara, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera mulai memberlakukan retribusi parkir di terminal dan pusat bisnis di Toraja Utara sejak Selasa, 9 Maret 2021. Pemungutan retribusi parkir ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 Tahun 2011, Perda Nomor 10 Tahun 2019, dan Keputusan Bupati Toraja Utara […]

  • Pdt Rasely Sinampe dan 9 Pahlawan Lingkungan Terima Penghargaan Kalpataru 2022

    Pdt Rasely Sinampe dan 9 Pahlawan Lingkungan Terima Penghargaan Kalpataru 2022

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan Penghargaan Kalpataru tahun 2022 kepada 10 individu dan kelompok di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu, 20 Juli 2022. Salah satu dari 10 penerima penghargaan Kalpataru tahun 2022 itu adalah Pdt Rasely Sinampe yang berasal dari Toraja. Dia menerima penghargaan Kalpataru kategori Pembina Lingkungan. Pdt Rasely […]

expand_less