Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polemik Eksplorasi Geotermal di Bittuang; DPRD Menolak, Pemerintah Masih Abu-abu

Polemik Eksplorasi Geotermal di Bittuang; DPRD Menolak, Pemerintah Masih Abu-abu

  • account_circle Cr1/Arsyad Parende
  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumat, 12 Maret 2026, ribuan massa yang menamakan diri Aliansi masyarakat Toraja Tolak Toraja Geothermal di Bittuang kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tana Toraja.

Ini aksi demonstrasi yang kesekian kalinya digelar masyarakat untuk menentang rencana pemerintah pusat, dalam hal ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melakukan eksploarasi potensi panas bumi (geotermal) di Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja.

Jika sebelum-sebelumnya gagal, kali ini aksi berhasil mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menentukan sikap. DPRD Tana Toraja, mengambil sikap searah dengan masyarakat, yakni menolak rencana eksplorasi panas bumi tersebut.

Selain menolak, DPRD Kabupaten Tana Toraja juga merekomendasikan kepada pemerintah Kabupaten Tana Toraja untuk mengambil sikap yang sama, yakni menolak rencana eksplorasi potensi panas bumi tersebut.

BERITA TERKAIT: Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Bittuang, Tana Toraja, Masyarakat Adat Kirim Surat ke Kementerian ESDM

Namun, sikap pemerintah Kabupaten Tana Toraja tidak jelas. Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L. Paundanan yang menerima aspirasi para pengunjuk rasa hanya berjanji akan membicarakan lagi masalah ini dengan Bupati Zadrak Tombeq sebagai pengambil kebijakan.

Saat masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tana Toraja, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq, disebut sedang berada di luar daerah untuk suatu urusan.

Pada aksi unjuk rasa masyarakat sebelumnya, 20 Februari 2026, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq sudah menolak menandatangani surat penolakan eksplorasi panas bumi di Bittuang, sesuai tuntutan masyarakat. Dia hanya mau memfasilitasi masyarakat untuk bertemu langsung dengan pihak Kementerian ESDM.

BERITA TERKAIT: Pemkab dan DPRD Tana Toraja Tak Mau Tanda Tangani Penolakan Geotermal Bittuang

Sikap abu-abu pemerintah ini membuat masyarakat kecewa. Buntut kekecewaan itu, saat utusan sementara berdialog dengan Wakil Bupati di dalam ruangan, massa membakar ban bekas di luar.

JALANNYA AKSI

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Toraja mendatangi ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tana Toraja untuk menolak rencana eksplorasi geotermal di Bittuan, Jumat, 12 Maret 2026.

Kedatangan aliansi masyarakat Toraja ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tana Toraja merupakan tindak lanjut dari aksi demontrasi sebelumnya.

Di kantor DPRD Tana Toraja, massa aksi mendapat reaksi positif. DPRD Tana Toraja mengeluarkan dua rekomendasi untuk ditindaklanjuti.

Adapun isi rekomendasi yang diterbitkan anggota DPRD Tana Toraja tersebut, yakni;

  1. Merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja untuk menindaklanjuti tuntutan Aliansi Masyarakat Toraja untuk menolak eksplorasi Geotermal ke Kementerian ESDM RI di Jakarta.
  2. Merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja untuk menindaklanjuti seruan masyarakat Bittuang untuk menolak ke Kementerian ESDM RI untuk menghentikan proses eksploitasi Geotermal di Lembang Balla Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja.

Usai di DPRD, massa melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Tana Toraja. Di kantor Bupati, massa kembali dilanjutkan dengan orasi yang dilanjutkan dengan dialog antara beberapa perwakilan aliansi masyarakat Toraja dengan wakil Bupati Tana Toraja, Erianto L. Paundanan.

Diskusi berjalan alot selama berjam-jam. Hingga pukul 18:00 Wita, titik terang terkait sikap pemerintah daerah dalam menindaklanjuti surat rekomendasi belum  disampaikan karena terus menunggu persetujuan dari dr. Sadrak Tombeq selaku Bupati Tana Toraja yang sedang bertugas di luar kota.

Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Laso’ Paundanan terus bersikukuh tidak bisa menentukan sikap tanpa berdiskusi dengan Bupati Tana Toraja selaku pemegang kebijakan.

Massa aksi terus bertahan dan mendesak Erianto Laso’ Paundanan selaku Wakil Bupati Tana Toraja  agar menentukan sikap  menetukan batas waktu untuk mendiskusikan rekomendasi dari DPRD, serta usulan peninjauan ulang RTRW 2026-2045 dan revisi RPMJD 2025-2029 yang berkaitan langsung dengan proyek Geothermal.

Hingga akhirnya, Wakil Bupati Tana Toraja  menandatangani perjanjian akan berdiskusi dengan Bupati Tana Toraja   untuk menindaklanjuti surat rekomendasi dari DPRD Tana Toraja ke Menteri ESDM Republik Indonesia pada tanggal 16 Maret 2026. Kemudian, melakukan pembahasan dalam usulan peninjauan ulang terhadap Ranperda RTRW2026-2045, selambat-lambatnya tanggal 10 April 2026. Ketiga, melakukan pembahasan dalam peninjauan ulang guna menindaklanjuti usulan revisi RPJMD tahun 2025-2029 oleh Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal paling lambat 10 April 2026. (*)

  • Penulis: Cr1/Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

    Sanksi Tilang Menanti Jika Kedapatan Ugal-ugalan di Jalan Masuk Bandara Toraja

    • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja, Iptu Ibrahim terjun langsung memantau aktivitas lalu lintas di sekitar jalan masuk Bandara Toraja, Mengkendek, Selasa, 2 November 2021. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi pelajar menggunakan kendaraan roda dua berkeliaran dan tidak ada lagi aksi ugal-ugalan atau freestyle di sekitar jalan masuk […]

  • Operasi Lipoma Berhasil, Mitha Rasakan Manfaat Nyata Program JKN

    Operasi Lipoma Berhasil, Mitha Rasakan Manfaat Nyata Program JKN

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang ibu rumah tangga, Mitha (36), warga Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, bercerita tentang munculnya benjolan di daerah atas alis mata sehingga membuat  sakit mata dan mengganggu penglihatannya. Hingga akhirnya, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberi manfaat nyata menjamin semua biaya operasi benjolan tersebut. “Awal mulanya saya kira hanya benjolan biasa, […]

  • Resmi Dibuka, Begini Pesan Wakil Bupati Toraja Utara kepada Peserta Jamnas SMGT

    Resmi Dibuka, Begini Pesan Wakil Bupati Toraja Utara kepada Peserta Jamnas SMGT

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Jambore Nasional (Jamnas) V Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT) resmi dibuka, Selasa, 28 Juni 2022 di Lapangan Nanggala Karre, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara. Jambore Nasional yang mengangkat tema “Teguh Dalam Yesus dan Setia Melayani” itu berlangsung dari tanggal 28 Juni hingga 2 Juli 2022 dan dihadiri 1.516 peserta. Mewakili pemerintah, Wakil Bupati […]

  • Mau Rayakan Natal dan Tahun Baru, Ini Himbauan Kapolres Tana Toraja

    Mau Rayakan Natal dan Tahun Baru, Ini Himbauan Kapolres Tana Toraja

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Resor Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat Tana Toraja yang hendak merayakan Natal dan tahun baru, 1 Januari 2021. Himbauan ini terkait pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 dalam perayaan Natal, baik di rumah ibadah maupun kerukunan atau kelompok masyarakat. Juga terkait perayaan pergantian tahun dari 2020 ke […]

  • Terkait Izin Tambang Golongan C, Anggota DPRD Toraja Utara “Curhat” ke Senator Lily Salurapa’

    Terkait Izin Tambang Golongan C, Anggota DPRD Toraja Utara “Curhat” ke Senator Lily Salurapa’

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Anggota DPD RI dapil Sulawesi Selatan, Lily Amelia Salurapa’ menggelar pertemuan bersama ketua dan anggota DPRD Toraja Utara di Ruang Paripurna DPRD Toraja Utara, Rabu, 4 Oktober 2023. Dalam pertemuan tersebut, Lily Salurapa’ meminta para anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat yang tahu betul persoalan di daerah untuk menyampaikan semua apa yang dianggap […]

  • OPINI: Penyatuan Luwu-Toraja; Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi

    OPINI: Penyatuan Luwu-Toraja; Poros Baru Kekuatan Ekonomi Sulawesi

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    Ditulis Oleh: Divisi Pengkajian Pembentukan DOB Prov. Luwu Raya Toraja Sebuah Keniscayaan Sejarah dan Geopolitik Penyatuan Toraja ke dalam perjuangan bersama pembentukan Provinsi Luwu Raya bukan sekadar urusan administratif untuk menambah luas wilayah, melainkan sebuah strategi besar untuk menyatukan sebuah kekuatan baru di wilayah sulawesi “Otot Ekonomi” Luwu dengan “Wajah Internasional” Toraja. Gabungan kedua wilayah […]

expand_less