Resmi Beroperasi, Bupati Tinjau Gedung RSUD Pongtiku yang Baru di Marante
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Gedung baru RSUD Pongtiku di Marante yang kini sudah dioperasikan. Rumah sakit ini sudah naik ke tipe C. (MRA/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Gedung baru RSUD Pongtiku di Marante, Jalan Poros Rantepao-Palopo, Kecamatan Tondon, resmi beroperasi. Meski begitu, pengoperasian dilakukan secara bertahap, sambil menunggu pemindahan peralatan dari Gedung lama di Buntu Mepaken.
Pengoperasian gedung baru ini mulai berjalan sejak 1 Maret 2026. Jenis pelayanan yang sudah dilakukan di sana, yakni rawaj jalan IGD dan Poliklinik rawat jalan dan rawat inap.
Senin, 2 Maret 2026, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Salvius Pasang meninjau langsung kesiapan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pongtiku di Gedung baru itu.
Kedatangan Bupati Frederik dan rombongan disambut oleh Plt. Direktur RSUD Pongtiku, dr. Wilma Toding beserta para tenaga kesehatan. Peninjauan difokuskan pada kesiapan fasilitas penunjang, kelancaran alur pelayanan pasien di poliklinik rawat jalan dan rawat inap yang baru mulai beroperasi hari ini. Sehari sebelumnya, Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah lebih dulu beroperasi di lokasi baru per tanggal 1 Maret 2026.
RSUD Pongtiku resmi berpindah dari lokasi lamanya di Mapaken, Tallunglipu, ke area yang lebih strategis di Marante.
Pemindahan dan pengembangan rumah sakit ini merupakan bagian dari program prioritas nasional, yaitu Program Hasil Cepat Terbaik (PHCT) atau Quick Wins di sektor kesehatan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam wawancaranya usai melakukan penelusuran ke sejumlah ruangan, Bupati Frederik Victor Palimbong menegaskan bahwa proses transisi tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan baik di lokasi lama maupun di lokasi baru selama masa perpindahan.
“Kita mau bahwa layanan di rumah sakit Pongtiku tidak berhenti saat kita memindahkan fasilitas dan layanan ke sini. Jadi di sana, di Mapaken, tetap menjalankan pelayanan, di sini juga kita menjalankan pelayanan. Hanya saja beberapa alat dan kita bisa lihat sendiri keterbatasan kita. Besok kami akan mengadakan pertemuan, apa saja yang perlu kita perbaiki dan tentu kita mengoptimalkan pelayanan di gedung baru ini,” ujar Frederik.
Tak hanya berpindah lokasi, RSUD Pongtiku juga mengalami peningkatan status yang signifikan dari tipe D menjadi tipe C. Peningkatan kelas ini merupakan dampak langsung dari program Quick Wins di bidang kesehatan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Bagian dari Quick Wins Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tipe D kita tingkatkan ke tipe C. Dan puji Tuhan, RS ini salah satu dari 10 rumah sakit pertama dari Program Hasil Cepat Terbaik (PHCT) Bapak Prabowo,” tegas Bupati Frederik.
Dengan status baru sebagai rumah sakit tipe C, RSUD Pongtiku kini membuka peluang untuk penambahan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, peningkatan jumlah tenaga medis spesialis, serta cakupan layanan yang lebih luas kepada masyarakat Toraja Utara.
Pemerintah daerah berharap, dengan lokasi yang lebih strategis, fasilitas yang lebih baik, serta komitmen menjaga pelayanan selama masa transisi, RSUD Pongtiku dapat semakin optimal dalam melayani masyarakat. (*)
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar