Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dorong Pariwisata Digital, Mahasiswa KKNT Angkatan 46 UKI Toraja Modernisasi Penunjuk Arah Wisata Baby Grave Lewat QR Code

Dorong Pariwisata Digital, Mahasiswa KKNT Angkatan 46 UKI Toraja Modernisasi Penunjuk Arah Wisata Baby Grave Lewat QR Code

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Pemasangan QR Code Petunjuk Arah menuju obkek wisata oleh Mahasiswa KKNT Angkatan 46 UKI Toraja. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA —-
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Angkatan 46 Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) menghadirkan inovasi digital di Kelurahan Lion Tondok Iring Kecamatan Makale Utara dengan menambahkan QR Code pada papan penunjuk arah menuju objek wisata Baby Grave. Program ini dilaksanakan selama periode 3–19 Februari 2026.

Sebanyak 12 mahasiswa yang tergabung dalam KKNT UKI Toraja Kelurahan Lion Tondok Iring tersebut menggagas pemanfaatan teknologi sederhana namun fungsional untuk mempermudah wisatawan mendapatkan akses navigasi digital secara instan.

QR Code yang dipasang pada satu papan penunjuk arah tersebut terhubung langsung ke layanan Google Maps, sehingga pengunjung dapat langsung memperoleh rute perjalanan melalui ponsel pintar masing-masing.

Latar Belakang dan Tujuan

Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem informasi arah yang lebih modern dan mudah diakses, khususnya bagi wisatawan luar daerah yang belum familiar dengan kondisi geografis setempat.

Dengan memindai QR Code, wisatawan tidak lagi harus mencari lokasi secara manual atau bertanya kepada warga, karena sistem navigasi digital akan langsung mengarahkan mereka ke titik tujuan.

Pihak Kelurahan Lion Tondok Iring menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal berbasis teknologi.

Proses Pelaksanaan

Selama pelaksanaan KKNT mulai 3 s/d 19 Februari 2026, mahasiswa melakukan identifikasi lokasi strategis untuk pemasangan papan, pembuatan tautan titik koordinat di Google Maps, pembuatan QR Code, hingga pemasangan secara langsung di lapangan. Seluruh proses dilakukan dengan koordinasi bersama pihak kelurahan setempat.

Meskipun hanya satu papan penunjuk arah yang dilengkapi QR Code pada tahap awal, program ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat dikembangkan lebih luas di titik-titik wisata lainnya di wilayah Toraja.

Dampak dan Harapan

Inovasi ini menjadi contoh konkret pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung promosi dan kemudahan akses destinasi wisata lokal. Mahasiswa KKN-T Angkatan ke-46 berharap langkah kecil tersebut dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat citra Kelurahan Lion Tondok Iring sebagai destinasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan integrasi QR Code dan Google Maps, akses menuju objek wisata Baby Grave kini menjadi lebih cepat, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan di era digital.

Adapun Mahasiswa KKNT UKI Toraja pada Kelurahan Lion Tondok Iring diantaranya Hans, Fahri Fajar Aswan, Hilikia Masangka, Jusral, Berlin Tappa, Yudea Tampang, Melisa P. Marenden, Arnisa Ramba’, Vredrik Nixon, Risal, Jardel Payung R. dan Yoel Abdi B.N. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less