Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » 11 Juta BPJS Warga Indonesia Dicabut, 9.731 Diantaranya Warga Tana Toraja

11 Juta BPJS Warga Indonesia Dicabut, 9.731 Diantaranya Warga Tana Toraja

  • account_circle Arsyad / Monik
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja drg. Adriana Saleng (Foto: Arsyad/Karebatoraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa hari terakhir, Warga Indonesia dihebohkan dengan data kurang lebih 11 juta warga Indonesia Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan dicabut mulai 01 Februari 2026.

Akibat pencabutan ini, sejumlah masyarakat mengalami kendala atau terdampak saat mengakses layanan kesehatan.

Dari 11 juta warga Indonesia tersebut, 9.731 diantaranya adalah warga Kabupaten Tana Toraja.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tana Toraja drg. Adriana Saleng yang dikonfirmasi Minggu, 08 Februari 2026 mengungkapkan jika terdapat sebanyak 9.731 Warga Tana Toraja  Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan yang tanggung oleh Pemerintah Pusat telah dinonaktifkan.

Penonaktifan jaminan kesehatan itu seiring dengan proses pemutakhiran data status ekonomi masyarakat yang dilakukan Kementerian Sosial.

Yang dinonaktifkan ini adalah masyarakat yang masuk kategori Desil (Tingkat Kesejahteraan Masyarakat) 6-10 sementara untuk Desil 1-5 tetap aktif.

Meski begitu, kata drg. Adriana bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Toraja telah mengusulkan kembali sebanyak 10.355 warga Tana Toraja yang masuk kategorinya Desil 1-5 untuk didaftarkan kembali sebagai PBI JK Pusat.

drg. Adriana menegaskan bahwa meskipun 9.731 ini telah dicabut oleh Pemerintah Pusat namun Pemerintah Daerah masih memiliki anggaran untuk mendaftarkan dalam PBI JK APBD sehingga tidak perlu kawatir jika misalnya sakit dan hendak berobat.

“Masyarakat tidak perlu kawatir, karena kalau sakit dan hendak berobat kita tetap bisa daftarkan dalam PBI JK APBD” tegas drg. Adriana

Selain masuk kedalam PBI JK APBD, Kementerian Sosial tetap memberikan solusi untuk peserta PBI JK Pusat yang telah dinonaktifkan dan sedang sakit tetap bisa direaktivasi atau diaktifkan kembali.

“Jadi kan dua sumber anggaran, yakni APBD dan Pusat jadi tetap bisa salah satunya” urai drg. Adriana Saleng

drg. Adriana Saleng juga menegaskan bahwa saatnya pihaknya sedang melakukan perbaikan data desil dilapangan agar lebih valid dengan melibatkan Pemerintah Lurah dan Lembang. (*)

  • Penulis: Arsyad / Monik
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lurah Battang: Jalan Poros Palopo-Toraja Sudah Bisa Dilewati

    Lurah Battang: Jalan Poros Palopo-Toraja Sudah Bisa Dilewati

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Jalan poros Palopo-Toraja yang sempat tertutup total akibat longsor di Kilometer 11, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu, 12 Juni 2022 sore, kini sudah terbuka. “Iya, baru-baru ini terbuka, sekitar setengah jam yang lalu (pukul 20.30 Wita),” ungkap Lurah Battang, Rahman, SE, kepada kareba-toraja.com, melalui sambungan telepon, sekitar pukul 21.00 […]

  • Vaksinasi Sudah Lebih 50%, PPKM di Tana Toraja Turun Level 2

    Vaksinasi Sudah Lebih 50%, PPKM di Tana Toraja Turun Level 2

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan Surat Edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, Selasa, 5 Oktober 2021. Dalam Surat Edaran Nomor 353/X/2021/Setda tersebut, dijelaskan bahwa PPKM, yang sebelumnya berada di level 3 kini turun ke level 2. Alasannya, berdasarkan assesmen Kementerian Kesehatan dan persentase cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten […]

  • Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tolak Mobil Dinas Baru, Minta Anggaran Dialihkan Untuk Program Lain

    Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Tolak Mobil Dinas Baru, Minta Anggaran Dialihkan Untuk Program Lain

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sudah menjadi hak bupati terpilih untuk memperoleh kendaraan operasional baru untuk mendukung tugas dan pekerjaan sebagai Kepala Daerah. Namun beda halnya dengan Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Dr Zadrak Tombeg dan Erianto L. Paundanan. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini menolak pengadaan kendaraan dinas (randis) baru dan meminta anggaran tersebut dialihkan […]

  • Dipanggil KPK, Andi Sudirman Beri Keterangan Terkait Proyek Strategis di Sulsel

    Dipanggil KPK, Andi Sudirman Beri Keterangan Terkait Proyek Strategis di Sulsel

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 23 Maret 2021. Andi Sudirman Sulaiman menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penyidik KPK. “Tadi, saya dipanggil sebagai saksi. Pertanyaannya terkait proyek-proyek strategis di Sulsel serta internal prosedur pemerintahan,” terang Andi Sudirman […]

  • Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aktifitas eksplorasi panas bumi (geothermal) di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja mulai memunculkan dampak, salah satunya adalah dampak sosial. Dengan adanya aktivitas eksplorasi panas bumi di Lembang Balla, konflik internal sering terjadi antara masyarakat pro dan yang menolak eksplorasi panas bumi di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, masyarakat meminta pihak […]

  • Gubernur Sulsel Resmikan Ruas Jalan Penghubung Tana Toraja dan Toraja Utara

    Gubernur Sulsel Resmikan Ruas Jalan Penghubung Tana Toraja dan Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meresmikan ruas jalan provinsi penghubung Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara (Batupapan-Bandara Pongtiku-Batas Toraja Utara di Kabupaten Tana Toraja). Peresmian itu berlangsung usai Rapat Paripurna Istimewah dengan agenda peringatan 65 tahun Kabupaten Tana Toraja yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Toraja yang ke-775 di Bandara Pongtiku, Rantetayo, […]

expand_less