Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sejumlah Tokoh Gagas DOB Provinsi Luwu Toraja

Sejumlah Tokoh Gagas DOB Provinsi Luwu Toraja

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perjuangan masyarakat Luwu Raya untuk membentu Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi mendapat dukungan dari Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara). Nama DOB yang diusulkan yakni Provinsi Luwu Toraja.

Wacana DOB Provinsi Luwu Toraja ini mengemuka pada pertemuan sejumlah tokoh Toraja di D’Rij Hotel & Convention Hall Rantepao, Kamis, 29 Januari 2026.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam pembentukan dan konsolidasi Panitia Pemekaran Provinsi Luwu Toraja, diantaranya mantan Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, yang juga mantan calon anggota DPD RI, Pdt. Musa Salusu, mantan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, mantan petinggi kepolisian, seperti Kombes Pol (Purn) Darma Lelepadang, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan, tokoh masyarakat Makale dan Sangalla’, Eric Cristal Ranteallo dan Fajar Londong Allo, mantan Ketua KNPI Tana TorajaAlexander Patandeanan, sejumlah akademisi, seperti DR. Isak Pasulu dan DR. Dina Gasong, sejumlah mantan anggota DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara, serta sejumlah tokoh pemuda, partai politik, tokoh adat, dan budayawan.

Selain membicarakan berbagai isu dan ide-ide terkait bergabungnya Toraja dengan Luwu Raya menjadi satu provinsi, para penggagas ini juga membentuk Panitia Pembentukan DOB Provinsi Luwu Toraja (Lutor).

Pertemuan itu juga menyepakati dan memilih Pdt. Musa Salusu sebagai Ketua Panitia Pembentukan DOB Provinsi Luwu Toraja. Sedangkan Yohanis Lintin Paembongan sebagai Sekretaris Umum. Dalam kepanitiaan yang dibentuk itu, juga tertulis nama sejumlah tokoh asal Toraja, baik yang saat ini berkecimpung di level nasional maupun regional.

Adapun nama-nama besar yang tercantum dalam kepanitiaan, diantaranya J.L Para’pak, Opu Andi Kaso Matandung, Nicodemus Biringkanae, Yohanis Bassang, serta beberapa nama lainnya di posisi Penasehat. Kemudian, Irjen Pol (Purn) Matius Salempang, Yakobus Kamarlo Mayongpadang, Y.S Dalipang, Lily Amelia Salurapa, Dewi Sartika Pasande, serta beberapa orang lainnya di posisi Dewan Penasehat.

Posisi Pembina Panitia diisi oleh Komjen Pol (Purn) Verdianto Biticaca, Pdt Alfred Anggui, Bartolomeus Pararak, Pr, Pdt Dani Saud, H. Bumbun Pakata, H. Zainal Mustakim, dan beberapa orang lainnya.

Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang, Prof. Agus Salim, Garo Rantetoding, Prof. Oktavianus Pasoloran, Prof. Daud Malamasam, Prof. Dina Gasong, DR Isak Pasulu, dan Brigjen TNI (Purn) Noch Mallisa di posisi Dewan Pakar.

Dalam keterangannya pasca pertemuan, Ketua Panitia DOB Provinsi Luwu Toraja, Pdt. Musa Salusu menjelaskan bahwa untuk menyikapi wacana yang berkembang di masyarakat Toraja dan Luwu sehingga sejumlah tokoh masyarakat Toraja berkumpul untuk membicarakan banyak hal. Dibicarakan pula beberapa kemungkinan dan baik-buruknya; apakah tetap bergabung dengan Sulawesi Selatan, menyatukan diri dengan Provinsi Sulawesi Barat, atau ikut bersama-sama dengan saudara-saudari serumpun di Luwu Raya untuk membentuk DOB Provinsi baru.

“Maka kita tiba pada kesimpulan bahwa jalan yang terbaik adalah demi kemajuan Toraja, baiknya kita bergabung ke Luwu Raya membentuk sebuah daerah otonomi baru Provinsi Luwu Toraja. Itu untuk sementara, persoalan penamaan, nanti itu kita bicarakan lagi,” terang Pdt. Musa Salusu.

Lebih laniut, Pdt. Musa menyebut, sebelum pertemuan tokoh-tokoh Toraja tersebut, dirinya dengan sejumlah orang lainnya telah bertemu dan berdiskusi dengan Datu Luwu.

“Dalam pertemuan kami sebelumnya, Datu Luwu sangat welcome, agar Toraja bisa bergabung dengan Luwu Raya. Setelah ada kepanitiaan ini kita perlu pertemuan formal lanjutan dengan Datu Luwu maupun teman-teman di Luwu,” ujar Pdt. Musa.

Pdt, Musa juga meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Toraja agar DOB Provinsi Luwu Toraja itu bisa segera terwujud. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen PDAM Toraja Utara Belajar Pengelolaan Keuangan ke PDAM Tana Toraja

    Manajemen PDAM Toraja Utara Belajar Pengelolaan Keuangan ke PDAM Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pimpinan dan beberapa pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toraja Utara menggelar kunjungan studi banding ke Kantor PDAM Tana Toraja, Buntu Burake, Senin, 6 September 2021. Kunjungan ini dalam rangka studi banding tentang tata cara pengelolaan keuangan dan pola kerjasama dengan PT Pos Indonesia. Direktur PDAM Tana Toraja, Frans Mangguali, menerima […]

  • Helmatiana Manfaatkan Fitur Antrean Online Aplikasi Mobile JKN untuk Pengobatan Saraf Sang Ibu

    Helmatiana Manfaatkan Fitur Antrean Online Aplikasi Mobile JKN untuk Pengobatan Saraf Sang Ibu

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan zaman membuat teknologi semakin canggih pula. Tidak terkecuali dengan BPJS Kesehatan yang terus berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN. Hadirnya Aplikasi Mobile JKN sejak dirilis pertama pada tahun 2016 lalu sudah banyak memberikan manfaat bagi penggunanya. Salah satunya adalah Helmatiana Tandirogang (21), seorang anak muda asal […]

  • Tana Toraja dan Toraja Utara Dapat Bantuan Masing-masing Rp 4,1 Miliar dari Kementerian Pertanian

    Tana Toraja dan Toraja Utara Dapat Bantuan Masing-masing Rp 4,1 Miliar dari Kementerian Pertanian

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian RI, Dr. Jan Samuel Maringka menyerahkan bantuan keuangan secara simbolis kepada dua bupati di Toraja, masing-masing Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang. Penyerahan bantuan keuangan dari Menteri Pertanian itu dilaksanakan usai Dialog Jaga Pangan  dengan tema “Optimalisasi Fungsi Pengawasan terhadap Program Pertanian […]

  • Mahasiswa PGSD UKI Toraja Raih Anugerah Puteri Indonesia Sulsel 2025 Berbakat

    Mahasiswa PGSD UKI Toraja Raih Anugerah Puteri Indonesia Sulsel 2025 Berbakat

    • calendar_month Sen, 23 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Eva Pangarungan, mahasiswa semester 5 Program studi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKI Toraja peraih Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2025 Berbakat. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sulawesi Selatan menjadi Provinsi kedua yang menggelar ajang pemilihan untuk memilih perwakilan terbaiknya pada ajang Puteri Indonesia 2025. Acara grand final Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2025 berlangsung […]

  • Cegah Tawuran Remaja Mengkendek vs Bonggakaradeng, Polisi Amankan 11 Orang

    Cegah Tawuran Remaja Mengkendek vs Bonggakaradeng, Polisi Amankan 11 Orang

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja bergerak cepat mengantisipasi pertikaian antara kelompok remaja di Makale dengan mengamankan belasan remaja yang diduga hendak melakukan tawuran, Selasa, 31 Januari 2023 malam. Sebanyak 11 remaja yang sedang berkumpul di pertigaan Tandung, Kelurahan Pantan, Makale, diangkut ke Mapolres Tana Toraja. Polisi juga mengamankan 6 unit sepeda motor. Satuan […]

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

expand_less