Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Dukung Program “Toraya Masero”, Pemuda Katolik Edukasi Hidup Bersih kepada Anak Usia Dini

Dukung Program “Toraya Masero”, Pemuda Katolik Edukasi Hidup Bersih kepada Anak Usia Dini

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemuda Katolik menyatakan siap mendukung program pemerintah Kabupaten Tana Toraja, yakni “Toraya Masero”. Dukungan ini tidak hanya dalam bentuk statemen, tapi mulai dilaksanakan, bahkan melibatkan anak usia dini dan anak sekolah Minggu.

Baru-baru ini, Srikandi Pemuda Katolik mengumpulkan anak-anak dengan memberikan edukasi terkait mencintai lingkungan, khusunya bagaimana merawat tanah.

“Mencintai lingkungan mesti ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Nilai-nilai kecintaan terhadap alam dengan merawat tanah, dimana tanah menjadi sumber kehidupan bagi manusia.

“Tanah merupakan sumber daya alam yang amat penting demi kelangsungan makhuluk hidup lainnya.  Tanah yang subur akan memberikan kehidupan,” tutur Kartini Angelina, volunteer dari Srikandi Pemuda Katolik.

Kartini Angelina mengungkapan bahwa dengan kegiatan ini kita secara tidak langsung mengupayakan agar alam kita ini terjaga kelestariannya. Hal ini juga sejalan dengan selogan Kabupaten Tana Toraja yakni Toraya Masero.

“Adik-adik diajak untuk merawat alam dengan melakukan hal-hal kecil seperti  membuang sampah pada tempatnya, aktifitas kecil namun sangat berdampak pada terjaganya lingkungan yang sehat,” katanya.

Sementara itu, Adolfina Siamben menambahkan bahwa Kegiatan ini diadakan dengan mengumpulkan anak sekolah minggu dari 2 stasi Gereja Katolik, yakni stasi Ariang dan Stasi Kalembang – keduanya merupakan bagian dari gereja Pusat Paroki Makale.

“Kegiatan ini akan terus dilanjutkan dengan metode road show dari gereja yang satu ke gereja yang lainnya sekaligus mengunjungi stasi-stasi diluar kota dan tentunya kami berharap menjadi spirit barubagi anak-anak di gereja pelosok,” terang Adolfina.

“Kegiatan serupa sering dilaksanakan SRIKANDI Pemuda Katolik namun dengan materi pengajaran lebih kepada pembinaan spiritual. Kali ini diganti materinya dengan lingkungan hidup,” urai Adol, dosen salah satu Kampus Kesehatan di Tana Toraja.

Ketua terpilih Pemuda Katolik Tana Toraja, dr. Alvianto Tandiarran menyampaikan bahwa bukan secara kebetulan, tagline Toraya Masero untuk konteks lingkungan hidup adalah sejalan dengan Ensiklik Paus Fransiskus “LAUDATO SI (Alam Rumah Kita)” bagaimana semua manusia diajak bertanggung jawab menjaga alam.

“LAUDATO SI juga menjadi tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) Gereja Katolik pada masa Pra Paskah tahun ini dengan tema “Pertobatan Ekologis” sebagai warga Gereja juga warga masyarakat kita wajib mengambil bagian dan membangun sinergitas organisasi dengan pemerintah, kita berharap dalam konteks lain bisa masero juga,” kata Attonk. (*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    Refleksi Menyongsong Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Herianto Ebong MENYONGSONG perayan syukur atas Hari Jadi Toraja ke-776 dan Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Tana Toraja menjadi momentum yang ideal untuk merefleksikan perkembangan di Tana Toraja, baik pada aspek politik, hukum, ekonomi, maupun sosial budaya. Semua aspek tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Sosial budaya dapat mempengaruhi kebijakan politik, hukum, […]

  • Polres Toraja Utara Akan Tindak Tegas Mobil Tangki Modifikasi Pelangsir BBM Ilegal

    Polres Toraja Utara Akan Tindak Tegas Mobil Tangki Modifikasi Pelangsir BBM Ilegal

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara berjanji akan menindak tegas pelaku pelangsir dan penimbun bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ilegal di wilayah Toraja Utara. Pelangsir BBM adalah orang yang secara ilegal menimbun dan menjual kembali BBM bersubsidi. Seringkali dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga eceran resmi pemerintah. Hal ini tentu saja […]

  • Atasi Wabah Demam Berdarah, Fogging Massal Dilakukan di Rantepao

    Atasi Wabah Demam Berdarah, Fogging Massal Dilakukan di Rantepao

    • calendar_month Sab, 18 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah kasus yang kian meningkat dari hari ke hari mendorong sejumlah pihak ikut berpartisipasi membantu Dinas Kesehatan Toraja Utara untuk mengatasi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Sabtu, 18 Juni 2022, Yayasan Kami Peduli, Tagana Rajawali, Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), dan Crisis Center Gereja Toraja, turun membantu […]

  • Ini Hasil Sementara Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara Versi “Sirekap” KPU

    Ini Hasil Sementara Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara Versi “Sirekap” KPU

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Proses pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja dan Toraja Utara sudah dilaksanakan secara aman dan damai pada Rabu, 9 Desember 2020. Pada Rabu, 9 Desember 2020 malam, Tim Pemenangan pasangan calon yang menggelar hitung cepat berbasis C1, sudah mengeluarkan hasil perhitungan versi mereka. Namun, secara hukum, […]

  • Disebut Tebang Pilih dalam Penghentian Rambu Solo dan Rambu Tuka, Begini Penjelasan Kapolres Tana Toraja

    Disebut Tebang Pilih dalam Penghentian Rambu Solo dan Rambu Tuka, Begini Penjelasan Kapolres Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 27 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Langkah tegas Kepolisian Resor Tana Toraja dalam pencegahan penularan virus Corona dengan menghentikan atau membubarkan kegiatan sosial masyarakat yang melanggar protokol kesehatan mendapat reaksi pro dan kontra di masyarakat. Pasalnya, ada kegiatan Rambu Solo’ atau Rambu Tuka yang dihentikan petugas (bahkan langsung oleh Kapolres), namun ada juga yang dibiarkan tetap berlangsung hingga […]

  • Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

    Electronic Glucometer; Alat Ukur Kadar Gula Tanpa Jarum, Karya Mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebanyakan orang takut dengan jarum suntik atau alat medik yang bersifat invasive (menyakiti tubuh). Hal inilah yang mendorong Rombe Tolangi, mahasiswa Teknik Elektro UKI Toraja untuk menciptakan sebuah alat pengukur kadar gula darah yang berkarakter non-invasive (tanpa menyakiti tubuh orang) dengan memanfaatkan sensor GSR (Galvanic Skin Resistance) dan Mikrokontrol Arduino Uno. Cara […]

expand_less