Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Legislator Sulsel, JRM: Pemadaman Listrik Tanggung Jawab Lintas Sektoral

Legislator Sulsel, JRM: Pemadaman Listrik Tanggung Jawab Lintas Sektoral

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 10 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) khususnya di wilayah Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) dikeluhkan pelanggan tak terkecuali pelanggan di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Sejak kemarau berkepanjangan melanda, hampir setiap hari PLN UID Sulselrabar melakukan menajemen listrik yang berakibat pada terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah dengan durasi 4-5 jam perhari.

Dengan kondisi ini, sebagian besar pelanggan listrik melempar tanggung jawab kepada PLN.

PLN dinilai gagal dalam melaksanakan menajemen pengelolaan listrik yang berdampak pada pelanggan.

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan John Rende Mangontan ikut memberikan komentar.

Menurut John Rende Mangontan (JRM), pemadaman listrik akibat kemarau panjang tidak sepenuhnya tanggung jawab PLN tapi tanggung jawab multi sektoral.

Menurut JRM, semua pihak punya tanggung jawab, mulai dari PLN, Pembangkit Listrik dalam hal ini PLTA dan PLTMH, Pemerintah, Kehutanan, Balai DAS, Pelanggan PLN dan Masyarakat itu sendiri.

Kemarau panjang yang mengakibatkan debit air di sungai berkurang yang berdampak pada rendahnya daya listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit merupakan tanggung jawab bersama.

Berkurangnya debit air yang sangat signifikan terutama di aliran sungai sa’dan yang merupakan pemasok utama pembangkit listrik yakni PLTA Malea dan Bakaru terjadi karena terjadinya kerusakan hutan di hulu sungai sa’dan dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Harusnya Pemerintah, pihak PLTA dan masyarakat dan semua pihak bersama-sama memikirkan solusi kelestarian hutan baik di hulu maupun sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) agar debit air tetap terjaga baik dimusim kemarau sekalipun.

Termasuk menurut JRM yang terpenting adalah perilaku konsumen dalam menggunakan daya yang tidak menerapkan perilaku hemat listrik sehingga pemadaman listrik ini juga tidak lepas dari peran dan konstribusi konsumen itu sendiri yang kurang bijak menggunakan listrik.

Menurut JRM jika hal tersebut diabaikan, kedepan bukan tidak mungkin, pemadaman yang jauh lebih luas dan lebih lama bisa saja terjadi, sehingga ini yang harus menjadi perhatian semua pihak untuk dipikirkan bersama.

JRM juga menyinggung peluang investasi lain untuk melahirkan pembangkit listrik selain yang bersumber dari tenaga air misalnya matahari, angin atau panas bumi dan lain sebagainya yang sesuai perkembangan teknologi.

Menurut JRM yang dibutuhkan saat ini kolaborasi multi sektoral untuk memikirkan hal ini karena akan sangat berdampak pada pembangunan ekonomi jika terus menerus listrik akan mengalami pemadaman bergilir. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Dihiraukan Pemerintah, Passemba Toraya Cari Duit Sendiri untuk Bangun Sarana Olah Raga

    Tak Dihiraukan Pemerintah, Passemba Toraya Cari Duit Sendiri untuk Bangun Sarana Olah Raga

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Puluhan anggota Komunitas Passemba Toraya melakukan aksi penggalangan dana di Kota Makale, Kamis, 5 Maret 2026. Penggalangan dana di jalanan ini merupakan salah satu cara komunitas ini mencari uang untuk membangun sarana olahraga. Mereka berdiri di jalan raya sambil menyodorkan kardus bertuliskan “Aksi Sosial Passemba Toraya, Bersatu Untuk Prestasi Olaraga dan Pembangunan […]

  • Diduga Curi 2 Ekor Kerbau, Lelaki Asal Sangalla’ Utara Ini Ditangkap Polisi

    Diduga Curi 2 Ekor Kerbau, Lelaki Asal Sangalla’ Utara Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — HOP (33 tahun), warga Lembang Saluallo, Kecamatan Sangalla’ Utara, Tana Toraja, ditangkap Timsus Polsek Sangalla’ karena diduga melakukan pencurian dua ekor kerbau milik warga Lembang Batualu Selatan, Kecamatan Sangalla’ Selatan. HOP yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini ditangkap sekitar pukul 11.30 Wita, Rabu, 26 Oktober 2022, oleh Tim Khusus yang dipimpin Kapolsek […]

  • Tiba di Rumah Duka, Jenazah Korban Pembunuhan KKB di Yahukimo Disambut Tangis Histeris Keluarga

    Tiba di Rumah Duka, Jenazah Korban Pembunuhan KKB di Yahukimo Disambut Tangis Histeris Keluarga

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Jenazah Yonatan Arruan, 46 tahun, korban pembunuhan di Yahukimo, Papua Pegunungan, tiba di rumah duka di Lembang (Desa) Kayuosing, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Rabu, 3 Mei 2023 pagi. Jenazah yang masih terbungkus terpal dan dibawa oleh ambulance milik Pemda Tana Toraja itu, tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 Wita. […]

  • Kabar Duka: Mantan Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae Tutup Usia

    Kabar Duka: Mantan Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae Tutup Usia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ir. Nicodemus Biringkanae Bupati Tana Toraja Periode 20216-2021. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Kabar duka datang dari Mantan Bupati Tana Toraja Periode 2016-2021 Ir. Nicodemus Biringkanae. Bung Nico sapaan akrabnya meninggal dunia Selasa pagi 11 Agustus 2026 sekitar pukul 04:00 Wita di Rumah Sakit Elim Rantepao setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. […]

  • Pembebasan Lahan Jembatan “Kembar” Malangngo’ Belum Tuntas

    Pembebasan Lahan Jembatan “Kembar” Malangngo’ Belum Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana membangun satu lagi jembatan di samping Jembatan Malangngo’, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, tahun ini. Namun hingga pertengahan Juni 2022, tanah yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan, belum tuntas proses pembebasannya. Untuk diketahui, untuk membangun satu lagi jembatan di samping Jembatan Malangngo’, yang kemudian diistilahkan dengan “jembatan kembar” […]

  • Wabup: Kita Tidak Mau Zona Covid-19 Toraja Utara Kelihatan Hijau Semangka

    Wabup: Kita Tidak Mau Zona Covid-19 Toraja Utara Kelihatan Hijau Semangka

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati (Wabup) Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong tegas menyampaikan penanganan Covid-19 di Toraja Utara adalah fokus utama Pemda Toraja Utara saat ini. Salah satu upaya adalah vaksinasi Covid-19 yang terus digenjot dengan berbagai akselerasi serta mengatur agar tidak terjadi kekacauan di lapangan. Misalnya pemisahan waktu dan tempat untuk proses vaksinasi Covid-19 […]

expand_less