Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Program JKN Dampingi Osinta dari USG Hinga Kelahiran Buah Hatinya

Program JKN Dampingi Osinta dari USG Hinga Kelahiran Buah Hatinya

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan semakin banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak terkecuali masyarakat di wilayah Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Adalah Osinta Rombe (34), yang berasal dari Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, yang merasa terbantu dengan hadirnya Program JKN.

“Sangat merasa terbantu dengan Program JKN oleh BPJS Kesehatan ini, kebetulan keluarga saya semua sudah mengikuti program tersebut sebagai peserta pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan iuran yang langsung dipotong dari gaji. Kalau sakit, tinggal pergi ke Puskesmas ataupun di rumah sakit jika darurat dan pastinya menggunakan kartu JKN,“ terangnya.

Osinta mengatakan Program JKN ini sudah setia menemani dirinya saat masa kehamilan hingga kelahiran anaknya tanpa adanya kendala atau hambatan. Ia menuturkan di masa kehamilan dapat memanfaatkan Program JKN ketika melakukan prosedur Ultrasonografi (USG) untuk mengetahui perkembangan janin yang dikandungnya saat itu hingga akhirnya menjalani proses persalinan.

“Sangat mudah pakai kartu JKN sekarang, karena memang tinggal bawa KTP saja sudah bisa berobat, waktu itu pakai BPJS tidak ada tambahan biaya lagi yang dibebankan kepada kami. Hanya saja ada beberapa jenis vitamin untuk asi booster yang memang permintaan sendiri jadi itu harus saaya bayar, selebihnya tanpa kendala dan saya sangat merasa terbantu sekali,” ungkapnya.

Osinta yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas administrasi pendaftaran di Rumah Sakit Fatima, Tana Toraja ini juga menceritakan rasa antusias para pasien untuk mengikuti Program JKN. Hal tersebut tidak terlepas dari biaya kesehatan yang menurutnya relatif mahal, terlebih untuk beberapa penyakit yang proses penyembuhannya membutuhkan waktu dan tahapan yang panjang.

“Kebetulan kan saya bekerja di RS Fatima juga, mungkin sekitar 80 persen pasien di RS Fatima itu memakai kartu JKN. Tidak bisa dipungkiri JKN dan BPJS Keesehatan sangat membantu masyarakat untuk berobat, terutama juga untuk pasien lama yang rutin berobat seperti pasien penyakit stroke itu yang biayanya relatif mahal, tentu mereka sangat terbantu karena tidak membayar lagi ketika periksa dan menerima obat,” imbuhnya.

Sebagai garda terdepan pelayanan di rumah sakit, diakui bahwa pihaknya sudah menjalankan janji layanan JKN, diantaranya tidak adalagi fotokopi berkas dan cukup menunjukkan KTP saja. Hal tersebut menurutnya sangat efektif, ia merasakan transformasi layanan tersebut sangat membantu untuk mengurangi durasi pelayanan, sehingga tidak menimbulkan antrean panjang yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien saat itu.

“Kami sudah menerapkan janji layanan kesehatan dengan baik, yaitu dengan tidak meminta lagi berkas fotokopi, hanya cukup menunjukkan KTP saja. Jadinya semakin cepat pasien untuk segera mendapatkan pertolongan. Biasanya kalau sudah yang parah, pasien langsung masuk IGD kemudian dari perwakilan keluarga akan mengurus ke loket pendaftaran dengan bawa KTP pasien tersebut,” ujarnya.

Osinta berharap dirinya dan keluarga akan terus terlindungi oleh Program JKN, dan program ini diharapkan akan terus membantu masyarakat. Dengan manfaat yang diperoleh tidak sebanding dengan jumlah iuran kecil yang tiap bulan ia bayarkan, tentu menjadi pilihan bijak.

“Manfaatnya sangat banyak, tentu siapa pun butuh Program JKN. Semoga semakin banyak pasien yang tertolong, semoga semakin banyak juga yang ikut program ini. Sukses selalu untuk BPJS Kesehatan, semoga manfaatnya juga semakin baik dan BPJS Kesehatan senantiasa dipermudah dalam untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan,” tutupnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Kasus Baru Covid-19, Apel Pagi Gabungan Pemkab Toraja Utara Ditiadakan Sementara

    5 Kasus Baru Covid-19, Apel Pagi Gabungan Pemkab Toraja Utara Ditiadakan Sementara

    • calendar_month Senin, 21 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Situasi di sekitar Lapangan Bakti Rantepao, Senin, 21 Juni 2021 pagi, nampak lengang. Tidak ada anggota Satpop PP dan Dinas Perhubungan yang berjaga di jalan. Demikian pula di dalam lapangan, tidak nampak satu pun Aparatur Sipil Negara (ASN). Kondisi ini sungguh berbeda dengan hari-hari kerja sebelumnya sejak Yohanis Bassang dan Frederik Victor […]

  • FOTO: Dampak Cuaca Buruk yang Menimpa Kota Makale Tadi Malam

    FOTO: Dampak Cuaca Buruk yang Menimpa Kota Makale Tadi Malam

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Makale dan sekitarnya, Kamis, 10 Maret 2022 malam, menimbulkan dampak yang cukup berat kepada warga. Selain genangan air di sejumlah ruas jalan utama, beberapa rumah warga juga rusak diterjang pohon tumbang dan angin kencang. Kemudian, beberapa batang pohon juga tumbang dan menghalangi badan jalan. […]

  • Diguyur Anggaran Rp 8,7 M, Apa Saja yang Akan Dikerjakan di Pasar Bolu?

    Diguyur Anggaran Rp 8,7 M, Apa Saja yang Akan Dikerjakan di Pasar Bolu?

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 8,7 miliar untuk menata Pasar Bolu dan Pasar Hewan, serta Terminal Bolu. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menyebut penataan yang dimaksud adalah memperbaiki akses jalan, dan membenahi drainase atau saluran air. “Pasar Hewan Bolu juga salah satu langganan banjir. Itu disebabkan karena […]

  • Korban Laka Lantas Meninggal Dunia, Keluarga Segel Alat Berat Milik PT Sabar Jaya Pratama

    Korban Laka Lantas Meninggal Dunia, Keluarga Segel Alat Berat Milik PT Sabar Jaya Pratama

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Puluhan anggota keluarga Marta Lai Buttu, wanita lanjut usia asal Bittuang, Tana Toraja, yang dilindas alat berat jenis grader milik PT Sabar Jaya Pratama, pada 21 Agustus 2023, melakukan aksi unjuk rasa damai di lokasi pekerjaan Preservasi Jalan dan Jembatan Se’seng-Batas Sulbar di Kecamatan Bittuang, Tana Toraja, Minggu, 3 September 2023. Dalam […]

  • Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa hari belakangan ini, warga Tana Toraja maupun Toraja Utara mengeluhkan suhu yang terasa lebih panas dan terik, terutama pada siang hari. Bahkan suhu pada malam hari di daerah perkotaan juga terasa panas. Sejumlah warga mengeluh merasa gerah dan tidak kurang nyaman. Apakah hal ini merupakan fenomena alam yang normal? Padahal secara […]

  • Breaking News: Seorang Remaja Dilaporkan Terseret Arus Sungai Sa’dan di Lembang Rano

    Breaking News: Seorang Remaja Dilaporkan Terseret Arus Sungai Sa’dan di Lembang Rano

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Proses pencarian Remaja Bernama Fika di Lembang Rano yang dilaporkan terseret arus sungai Sa’dan. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Seorang remaja bernama Fika (13), Warga Lembang Rano Kecamatan Rano Tana Toraja dilaporkan terseret arus Sungai Sa’dan, Rabu Sore 03 Desember 2025. Fika dilaporkan terseret arus sungai sa’dan saat sedang mencuci di sungai dan tiba-tiba […]

expand_less