Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » 1.855 Tenaga Medis di Tana Toraja Siap Disuntik Vaksin Corona

1.855 Tenaga Medis di Tana Toraja Siap Disuntik Vaksin Corona

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 1.855 tenaga medis yang bekerja di rumah sakit, Puskesmas, dan layanan kesehatan masyarakat lainnya di Tana Toraja, siap divaksin.

Tenaga medis atau pekerja kesehatan adalah kelompok masyarakat yang akan divaksin pertama, karena mereka dianggap sebagai garda terdepan dalam melawan virus Corona (Covid-19).

“Sudah disosialisasikan. Dan pada prinsipnya tenaga medis di Tana Toraja siap divaksin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, kepada kareba-toraja.com, Rabu, 6 Januari 2020.

Dia mengatakan, jumlah tenaga medis yang bekerja pada berbagai fasilitas kesehatan di kabupaten Tana Toraja sebanyak 1.855 orang. “Tapi kami belum tahu berapa banyak tenaga medis yang akan divaksin tahap pertama. Kami masih menunggu informasi dari provinsi,” kata dr Ria.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 30 ribu dosis vaksin virus Corona (Covid-19) tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 5 Januari 2021.

Setelah tiba di terminal Cargo Bandara Hasanuddin Makassar, 30 ribu vaksin itu dikawal aparat TNI dan Polri menuju kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menyebut 30 ribu dosis vaksin ini disimpan di ruang penyimpanan khusus di milik Dinas Kesehatan Sulsel.

Dia menyatakan, 30 ribu dosis vaksin Covid-19 ini akan digunakan atau disuntikkan kepada para tenaga kesehatan di seluruh Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, sebanyak 30.000 vaksin Covid-19 sudah tiba di Sulawesi Selatan pada hari ini. Untuk tahap awal ini kita akan melakukan vaksinasi kepada seluruh tenaga kesehatan kita yang ada di Sulsel,” terang Nurdin Abdullah.

Prof Nurdin menegaskan bahwa vaksin ini telah melewati uji klinis sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. “Saya juga mengajak kepada kita semua untuk tetap melakukan protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Ichan Mustari mengatakan dari 66.640 dosis yang diminta Pemprov Sulsel, baru 30 ribu yang diterima. Untuk tahap pertama, kata dia, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan, yang merupakan garda terdepan dalam melawan virus Corona.

Dia menyatakan, berdasarkan jadwal dari pemerintah pusat, vaksinasi untuk tahap awal akan digelar pada 14 Januari 2020 serentak seluruh Indonesia.

Ichsan menerangkan vaksin Corona tersebut nantinya akan segera didistribusikan ke 24 kabupaten/kota di Sulsel. Saat ini, pihaknya sedang melakukan persiapan distribusi. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Mengenal Lebih Dekat Triple Burden of Malnutrition yang Kian Mengkhawatirkan

    OPINI: Mengenal Lebih Dekat Triple Burden of Malnutrition yang Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Astiana Akbar *) SAAT INI, Indonesia sedang menghadapi permasalahan gizi yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, yaitu Triple Burden of Malnutrition (TBM). Tidak hanya di Indonesia TBM ini merupakan sebuah fenomena yang semakin memprihatinkan di banyak negara di seluruh dunia. Sebagian dari kamu mungkin kurang familiar dengan istilah satu ini. Triple Burden of Malnutrition […]

  • Bupati Toraja Utara Lantik 250 Kepala Sekolah di Aula Kodim 1414 Tana Toraja

    Bupati Toraja Utara Lantik 250 Kepala Sekolah di Aula Kodim 1414 Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 250 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rabu, 26 Januari 2022. 250 orang itu terdiri dari 183 Kepala Sekolah Dasar dan 67 Kepala Sekolah Menengah Pertama. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 250 Kepala Sekolah tersebut berlangsung di Aula […]

  • Keroyok Pemuda yang Diduga Mencuri, 5 Warga Makale Diamankan Polisi

    Keroyok Pemuda yang Diduga Mencuri, 5 Warga Makale Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lima warga Lamunan, Kecamatan Makale, diamankan polisi, karena diduga melakukan tindakan “main hakim sendiri” terhadap seorang pemuda yang diduga melakukan pencurian di rumah kosong. Kelima warga Lamunan itu diamankan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, Kamis, 21 Oktober 2021. Kelima warga yang diamankan itu, masing-masing SN, 18 tahun, P, 38 tahun, […]

  • Aktivitas Anak Muda di TPU Buntu Lepong pada Malam Hari Kian Meresahkan, Pemkab Diminta Perketat Pengamanan

    Aktivitas Anak Muda di TPU Buntu Lepong pada Malam Hari Kian Meresahkan, Pemkab Diminta Perketat Pengamanan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Aktivitas anak muda yang masih kategori remaja, pun beberapa orang dewasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buntu Lepoang, Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, kian meresahkan. Banyak bungkus lem fox dan beberapa kondom ditemukan, saat pemerintah dan masyarakat Kelurahan Rante Pasele membersihkan Kawasan TPU dan TMP Buntu Lepong saat “Jumat Bersih”. […]

  • Tana Toraja Pilot Project Pengembangan Model Terintegrasi  Gizi Anak Sekolah Dasar

    Tana Toraja Pilot Project Pengembangan Model Terintegrasi Gizi Anak Sekolah Dasar

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anak usia sekolah menjadi salah satu  prioritas pembangunan saat ini. Di Indonesia  ada sejumlah 24,1 juta anak usia sekolah dasar (6-12 tahun) yang merupakan bagian dari peserta didik wajib belajar Sembilan tahun. Mereka adalah bayi dan anak balita pada tahun 2013-2018, yang dimasa itu sepertiganya mengalami stunting, yaitu dengan prevalensi stunting balita  […]

  • Para Orang Tua Dihimbau Tidak Memberikan Sepeda Motor kepada Anak yang Masih Dibawah Umur

    Para Orang Tua Dihimbau Tidak Memberikan Sepeda Motor kepada Anak yang Masih Dibawah Umur

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Para orang tua diminta agar tidak memberi atau mengizinkan anak-anak yang masih dibawah umur untuk mengendarai sepeda motor, apalagi di jalan raya. Karena, selain belum diperkenankan dari sisi perundang-undangan, anak-anak yang masih di bawah umur dari sisi aspek kejiwaan memiliki sifat labil dalam mengendalikan emosionalnya. Karena itu, saat berkendara kendaraan bermotor dapat […]

expand_less