YesMa Perkuat Sosialisasi Layanan dan Perlindungan Sosial Bagi Kaum Rentan
- account_circle Cr1/NDL
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Untuk memperkuat kelompok konstituen yang ada di Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Yayasan Eran Sangbure Mayang (YesMa) menggelar pertemuan penguatan kelompok dengan membahas penyediaan layanan komunitas (kekerasan perlinsos), advokasi kebijakan, partisipasi politik, dan perubahan iklim. (NDL/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Untuk memperkuat kelompok konstituen yang ada di Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Yayasan Eran Sangbure Mayang (YesMa) menggelar pertemuan penguatan kelompok dengan membahas penyediaan layanan komunitas (kekerasan perlinsos), advokasi kebijakan, partisipasi politik, dan perubahan iklim.
Pertemuan digelar di Dusun Karumung, Lembang Randan Batu, Kamis, 9 April 2026 yang dihadiri perwakilan lansia, perwakilan lansia, perwakilan perempuan kepala rumah tangga (Pekka), pengurus kelompok konstituen, serta pemerintah Lembang Randan Batu.
Yurni somalinggi, pendamping kelompok konstituen Randan Batu menyampaikan kegiatan dilaksanakan di rumah warga sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat.
Penguatan kelompok pada pertemuan tersebut lebih mengutamakan proses diskusi. Seluruh peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang telah dilakukan kelompok konstituen di Lembang Randan Batu sekaitan dengan pelayanan dan perlindungan sosial bagi kaum rentan dan korban kekerasan.
Pada waktu yang sama, peserta juga diberi kesempatan untuk memberikan saran rancangan program untuk masa depan Lembang Randan Batu yang lebih inklusif.
Adapun saran-saran yang diberikan peserta, yakni melanjutkan sosialisasi terkait layanan dan perlindungan sosial bagi kaum rentan dan korban kekerasan di rumah ibadah, sekolah, kegiatan sosial kemasyarakatan,dan berbagai kegiatan lainnya di Lembang. Kemudian, mendorong akses yang ramah disabilitas di tempat umum, seperti gereja, sekolah, mesjid, kantor Lembang, Puskesmas, serta Puskesmas Pembantu (Pustu), dan mendorong sekolah inklusif.
Pada materi perubahan iklim, koordinator program Inklusi YesMa, Matias Tanan menjelaskan pentingnya pencegahan bencana alam yang tepat di daerah kemiringan, seperti daerah Randan Batu dalam menghadapi perubahan iklim yang tengah terjadi.
“Kita bisa mengurangi penggunaan plastik. Cara memperlakukan tanah daerah kemiringan seperti di Randan Batu ini harus spesial. Randan Batu perlu penghijauan,tetapi tidak semua tempat perlu dihijaukan, juga tidak semua pohon cocok untuk kemiringan seperti di Randan Batu, harus disesuaikan,” jelasnya. (*)
- Penulis: Cr1/NDL
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar