Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Wabup Toraja Utara Letakan Batu Pertama Pembangunan BLK Yayasan Tallulolona

Wabup Toraja Utara Letakan Batu Pertama Pembangunan BLK Yayasan Tallulolona

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Yayasan Tallulolona di Kelurahan Rantepasele, Kecamatan Rantepao, Rabu, 10 November 2021.

Usai melaksanakan peletakan batu pertama, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik V. Palimbong, menuturkan bahwa pembangunan Balai Pelatihan Kerja (BLK) merupakan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja yang diperuntukan bagi lembaga, yayasan, komunitas, atau pesantren yang berkaitan dengan kerohanian atau keagamaan.

“Dan khusus di Toraja Utara kita mendapatkan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja untuk Yayasan Tallulolona yang dikelola Gereja Toraja untuk pembangunan BLK dengan harapan menghadirkan tenaga terampil di bidang pertanian serta bidang yang dibutuhkan masyarakat,” terang Frederik.

Menurut Frederik, BLK Tallulolonan ini menurut rencana akan difokuskan pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan karya lainnya, termasuk pengelohan-pengolahan hasil pertanian.

“Waktu pembangunannya satu bulan. Kita berharap bisa selesai tepat waktu. Pemerintah daerah akan mendukung dari segi fasilitas seperti peralatan dan lainnya,” tambah Frederik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toraja Utara, Inrias Duma, mengatakan pembangunan BLK ini bertujuan untuk memberikan dampak percepatan ekonomi sebagai prinsip dari pembangunan BLK (Balai Latihan Kerja) Komunitas Tallulolona.

“BLK ini akan menjadi tempat untuk pembinaan dan pelatihan di berbagai bidang seperti pertanian dan perkebunan yang tergantung potensi. Sumber anggaran APBN yang dikerja swakelola oleh Yayasan Tallulolona,” terang Inrias.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua FKUB Kabupaten Toraja Utara, Pdt. Musa Salusu, Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara Rede Roni Bare, anggota DPRD Kabupaten Torut Harun Rante Lembang Fraksi Nasdem, Julianto Mapaley Fraksi Golkar, para Pendeta, dan sejumlah tokoh masyarakat. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.182 Peserta Ikut Seleksi CPNS di Toraja Utara, yang Mau Diterima 46 Orang

    1.182 Peserta Ikut Seleksi CPNS di Toraja Utara, yang Mau Diterima 46 Orang

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTELEMO — Sebanyak 1.182 peserta mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021. Selain CPNS, terdapat pula 275 peserta yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru. Formasi yang diperebutkan oleh ribuan peserta seleksi itu, yakni 46 orang untuk CPNS dan 85 orang untuk […]

  • Diseruduk Kerbau yang Mengamuk di Area Upacara Rambu Solo’, 2 Warga Dilarikan ke RS

    Diseruduk Kerbau yang Mengamuk di Area Upacara Rambu Solo’, 2 Warga Dilarikan ke RS

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BASTEM — Dua orang warga yang menghadiri upacara Rambu Solo’ di Karatuan, Desa Uraso, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, menjadi korban kerbau yang mengamuk di area upacara. Peristiwa yang videonya viral di media sosial itu terjadi pada Selasa, 5 Juli 2022 sekitar pukul 11.30 Wita. Belum diketahui siapa nama kedua korban, yang berjenis kelamin […]

  • WASPADA!! Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Terdeteksi di Toraja

    WASPADA!! Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Terdeteksi di Toraja

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Masyarakat, terutama para peternak babi di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara kini mesti lebih waspada dan ketat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaannya. Karena penyakit yang disebabkan oleh virus paling mematikan pada babi, yakni African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika sudah masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara. African Swine Fever […]

  • Keberadaan Lelaki yang Suka Minta Uang di ATM BNI Makale Dikeluhkan Warga

    Keberadaan Lelaki yang Suka Minta Uang di ATM BNI Makale Dikeluhkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Fasilitas layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank BNI yang terletak di Jalan Pongtiku, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Tana Toraja, dikeluhkan warga. ATM milik Bank BNI ini dikeluhkan karena sering jadi tempat mangkal seorang laki-laki yang diduga mengalami gangguan jiwa. Tak hanya mangkal di dalam bilik ATM, orang ini juga sering meminta […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merespon pesimisme beberapa kalangan terkait penanganan bencana alam dengan mengintegrasikan semua stakeholder penanganan bencana, mulai dari  mitigasi pencegahan, penanganan, dan pemulihan pasca bencana. Integrasi semua stakeholder penanganan bencana alam ini mulai dipersiapkan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, saat meninjau kesiapsiagaan mitigasi dan penanganan bencana alam […]

  • Keluarga Minta Polisi Segera Ungkap Dalang Kasus Feni Ere yang Kerangkanya Ditemukan di Hutan Kaleakan

    Keluarga Minta Polisi Segera Ungkap Dalang Kasus Feni Ere yang Kerangkanya Ditemukan di Hutan Kaleakan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Almh. Feni Ere, gadis asal Palopo diduga menjadi korban pembunuhan yang kerangkanya ditemukan di Hutan Kaleakan. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Keluarga Almarhumah Feni Ere, Gadis malang asal Palopo yang kerangkanya ditemukan di Hutan Kaleakan Perbatasan Toraja Utara – Palopo, 10 Februari 2025 lalu angkat bicara terkait perkembangan kasus Feni Ere. Melalui Press release […]

expand_less