Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pilkada » Victor – John: Nomor 2 Adalah Victory, Simbol Pemenang yang Damai

Victor – John: Nomor 2 Adalah Victory, Simbol Pemenang yang Damai

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
  • comment 0 komentar

Pasangan Victor – John mendapatkan undian 2 pada Pilkada Tana Toraja. (foto: Mon/kareba-toraja).


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja menggelar pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Senin 23 September 2024 di Halaman Kantor KPU Tana Toraja.

Pengundian nomor urut digelar sehari setelah penetapan pasangan calon yang digelar secara tertutup Minggu 22 September 2024, dalam penetapan tersebut, KPU menetapkan dua pasangan calon yakni Zadrak Tombeg – Erianto Laso’ Paundanan dan Victor Datuan Batara – John Diplomasi.

Pengundian nomor urut dihadiri kedua pasangan calon bersama partai pengusung dan pendukung serta diantar oleh ribuan relawan dan simpatisan.

Dalam pengundian tersebut pasangan Zadrak – Erianto mendapatkan nomor undian 1 sementara pasangan Victor – John mendapatkan undian 2.

Setelah pengundian nomor urut, Victor menyebut jika undian 2 yang baru saja didapatkan memiliki makna Pemenang yang damai.

Nomor 2 adalah Victory simbol kemenangan dan identik dengan nama saya victor yang artinya pemenang, jadi kalau dirangkai pemenang yang damai.

Sementara angka 2 yang sering dilambangkan dengan 2 jari adalah “Vis” yang berarti lambang kedamaian.

   

Dalam sambutannya setelah kegiatan pengundian nomor urut, Victor menyebut Pilkada ini bukan pertarungan tapi pesta kegembiraan.

“Oleh karena itu saya mengajak kedua tim pasangan calon untuk tidak gonto-gontokan tapi senantiasa mengedepankan kedamaian” ajak Victor sambil mengangkat 2 jari dengan simbol “Vis”

“Kita bukan mencari siapa yang nomor 1 arau siapa yang nomor 2 tapi yang kita cari adalah pemimpin kedepan” lanjut Victor.

Victor mengatakan kedua kandidat adalah orang baik “kinaa” dan “Manarang” namun belum tentu keduanya adalah orang yang tegas dan yang dibutuhkan daerah ini adalah orang yang “Kinaa” “Manarang” dan tentunya memiliki ketegasan.

Pasangan Cabup-cawabup Tana Toraja, Victor Datuan Batara-John Diplomasi dengan jargon VISI dalam sambutannya kembali menegaskan akan memaksimalkan peningkatan infrastruktur jika terpilih nantinya.

Sementara itu, pasangan Victor Datuan Batara yakni John Diplomasi dalam sambutannya menegaskan bahwa Toraja membutuhkan pemimpin yang tidak hanya “kinaa” dan “manarang” tapi juga memiliki moral. (*)

Penulis: Monika Rante Allo
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Daftar Juara Festival Paduan Suara Natal Tahun 2022 di Toraja Utara

    Ini Daftar Juara Festival Paduan Suara Natal Tahun 2022 di Toraja Utara

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Festival Paduan Suara Natal gelaran kedua di Toraja Utara tahun 2022 resmi ditutup, Sabtu, 17 Desember 2022. Festival tahunan yang digelar selama lima hari itu, diikuti oleh 46 kelompok paduan suara dari tiga kategori, A, B, dan C. Kategori A, diikuti 7 peserta. Kategori B diikuti 19 peserta dan Kategori C 20 […]

  • OPINI: Pilkada Berkualitas Melalui Pengawasan Partisifatif Berbasis Kearifan Lokal

    OPINI: Pilkada Berkualitas Melalui Pengawasan Partisifatif Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Yan Malino* Pemilu dan Pilkada di Indonesia selalu mengusung jargon Luber (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia) dan Jurdil (Jujur dan Adil) untuk mewujudkan pesta demokrasi berkualitas. Namun menurut Priyono, Indonesia masih defisit demokrasi substansial karena konsolidasi demokrasi oligarki sangat kuat. Demokrasi Indonesia tetap dimonopoli kepentingan elite oligarki dan dominan sebatas demokrasi prosedural pelegitimasi kekuasaan. Rakyat […]

  • Korpala Unhas Temukan Gua Sepanjang 1,2 Km di Buntu Kandora Mengkendek, Tembus Sampai Sangalla’

    Korpala Unhas Temukan Gua Sepanjang 1,2 Km di Buntu Kandora Mengkendek, Tembus Sampai Sangalla’

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 1Komentar

    Tim Speleologi Korpala Unhas saat melakukan Eksplorasi Gua di Kawasan Karst Lembang Palipu’ Kecamatan Mengkendek. (Foto: Dokumen Pribadi Korpala Unhas)     KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tim Speleologi Korps Pencinta Alam Universitas Hasanuddin (Korpala Unhas) melakukan kegiatan eksplorasi selama 7 hari sejak 23 maret s/d 29 maret 2026 di kawasan Karst Buntu Kandora Lembang Palipu’ Kecamatan […]

  • Antisipasi Bencana Alam, Kapolres Tana Toraja Siagakan Personil

    Antisipasi Bencana Alam, Kapolres Tana Toraja Siagakan Personil

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Menghadapi situasi cuaca yang tidak menentu saat ini, yang bisa saja berdampak pada terjadinya bencana alam, Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, menyiagakan personil yang siap digerakkan sewaktu-waktu jika terjadi bencana alam. “Saya minta Kasat Bimmas perintahkan para Bhabinkamtibmas untuk mendatakan wilayahnya yang rawan longsor atau banjir. Kasat Samapta siap peralatan tanggap […]

  • Polemik PIP Jalur Aspirasi, Eva Rataba: Siapa yang Politisasi?

    Polemik PIP Jalur Aspirasi, Eva Rataba: Siapa yang Politisasi?

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Jalur Aspirasi Tahun 2024 yang dilakukan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba kelihatan menimbulkan kegerahan sejumlah pihak. Tudingan tak sedap kepada Eva Stevany Rataba pun bermunculan, baik melalui media massa online maupun media sosial. Beberapa pihak menuding Eva melakukan politisasi PIP aspirasi […]

  • PLTA Malea Kucurkan CSR Senilai Rp 8 Miliar, Program Penghijauan Paling Minim Perhatian

    PLTA Malea Kucurkan CSR Senilai Rp 8 Miliar, Program Penghijauan Paling Minim Perhatian

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — PT Malea Energy, operator Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja, baru saja merilis besaran dana CSR (Corporate Social Responsibility) atau tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan. Data besaran dana CSR tersebut disampaikan langsung Pimpinan PT Malea Energy, Victor Datuan Batara kepada sejumlah wartawan di Depot […]

expand_less