Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Film dokumenter berjudul “Tallulolona” karya siswa-siswi SMA Negeri 2 Toraja Utara masuk tiga besar finalis Kompetisi Film Pelajar pada Festival Film Dokumenter (FFD) Yogyakarta, tahun 2021.

Pemutaran film tiga finalis FFD 2021 akan dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021 secara luring di Kedai Kebun Yogyakarta.

Film Tallulolona menceritakan karya seorang Pendeta bernama Rasely Sinampe, yang selain berkarya dalam pelayanan firman Tuhan, juga memelihara dan melestarikan lingkungan hidup.

Pendeta Rasely Sinampe, yang kini mengelola Yayasan Tallulolona di Batuleleng, Rantepao, dikenal sebagai pendeta yang suka membagikan bibit secara gratis kepada masyarakat. Juga melakukan pengembangan berbagai jenis tanaman, sayur-sayuran, pohon-pohonan, dan buah-buahan. Pendeta ini juga sering membersihkan Sungai Sa’dan dari sampah.

Film Tallulolona dengan pemeran utama, Pdt Rasely Sinampe ini disutradarai oleh Kalvin Toban Palilu, Co Sutradara Vijai Oktovianus Patulak, dan Produser Markus Dulang.

“Film Dokumenter “Tallulolona” ini merupakan karya siswa siswi Kelas Film Matawai Production SMAN 2 Toraja Utara,” terang Markus Dulang kepada kareba-toraja.com, Jumat, 19 November 2021.

Markus mengatakan, film-film yang diproduksi oleh Matawai Production SMAN 2 Toraja Utara tidak kali ini saja masuk final dalam festival film. “Sudah beberapa kali masuk final,” katanya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperkimtan dan Lingkungan Hidup Terus Pantau Aktivitas Pendulangan Emas di Buntu Pepasan

    Disperkimtan dan Lingkungan Hidup Terus Pantau Aktivitas Pendulangan Emas di Buntu Pepasan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Toraja Utara akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas pendulangan emas di Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan. “Sejauh ini, praktek pendulangannya masih bersifat tradisional. Namun kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala,” ungkap Kepala Dinas Perkimtan dan Lingkungan Hidup Toraja Utara, Robyanta […]

  • Begini Tanggapan Warganet Terakit Kemunculan Fenomena Busa Raksasa di Persawahan Gasing, Tana Toraja

    Begini Tanggapan Warganet Terakit Kemunculan Fenomena Busa Raksasa di Persawahan Gasing, Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Video dan foto tentang kemunculan fenomena alam busa raksasa di area persawahan To’bulo, di Dusun Padang Lebane’, Lembang Gasing, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Rabu, viral di media sosial. Video dan foto yang dibagikan oleh seorang warga bernama Yulianus pada Rabu, 8 Juni 2022 pagi itu selain ramai dibagikan warganet, juga menyita perhatian […]

  • Ungkap Jaringan Narkoba dari Lapas, BNNK Tana Toraja Tangkap 10 Terduga Pelaku

    Ungkap Jaringan Narkoba dari Lapas, BNNK Tana Toraja Tangkap 10 Terduga Pelaku

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba dikendalikan narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bolangi, Gowa. 10 terduga pelaku berhasil ditangkap Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja, AKBP Ustim Pangarian pengungkapan jaringan ini bermula dari laporan masyarakat […]

  • Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja Resmi Dilantik, Semuel Tandirerung Ketua

    Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja Resmi Dilantik, Semuel Tandirerung Ketua

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Partai Nasdem, Semuel Tandirerung resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga (PC PPM) Tana Toraja periode 2021 -2025. Pelantikan Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Tana Toraja digelar, Sabtu, 18 Februari 2023 di Aula Hotel Graha Raf, Makale. Semuel selaku Ketua bersama Wakil Ketua Bherty […]

  • TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    TERKINI: Korban Terakhir Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 3 Orang Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Rembon/Ma’ Pika ditemukan sekitar pukul 15.45 Wita. Margareta Rembon/Ma’ Pika adalah korban terakhir ditemukan dari dua orang yang sebelumnya dikabarkan tertimbun material […]

  • Anggota DPRD Ini Tolak Tana Toraja Bersatu dengan Luwu Raya Membentu DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja

    Anggota DPRD Ini Tolak Tana Toraja Bersatu dengan Luwu Raya Membentu DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berbeda dengan sikap Fraksi-fraksi, anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja, Randan Sampetoding menyatakan menolak Tana Toraja bergabung dengan Luwu Raya untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Toraja. “Berita yang selama ini ditulis media itu tidak berimbang. Akar rumput di bawah lebih meyoritas tetap di Sulawesi Selatan,” tegas Randan, kepada KAREBA TORAJA. […]

expand_less