Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tinjau Lokasi Longsor di Tana Toraja, Menko PMK Serahkan Dana Siap Pakai dan Anggaran Relokasi

Tinjau Lokasi Longsor di Tana Toraja, Menko PMK Serahkan Dana Siap Pakai dan Anggaran Relokasi

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA, MAKALE — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengunjungi keluarga korban tanah longsor di Palangka, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 19 April 2024.

Muhadjir Effendy meninjau langsung lokasi tanah longsor yang menelan korban jiwa sebanyak 16 orang pada Sabtu, 13 April 2024 didampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB), Dr. Rustian.

Muhadjir Effendy mendatangi lokasi longsor dibonceng sepeda motor.

Selain meninjau langsung lokasi longsor dan memberikan penguatan kepada para kerabat korban longsor, Muhadjir Effendy juga menyerahkan dana siap pakai dari BNPB sebesar Rp 250 juta kepada Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung.

Selain itu, BNPB juga mendukung Pemda Tana Toraja dalam penanganan pasca bencana dengan memberikan tenda pengungsi, tenda keluarga, sembako, makanan siap saji, hygine kit, selimut, matras, Kasur lipat, velbed, light tower, genset, pompa alkon, penjernih air, chain saw, dan senter.

Muhadjir Effendi mengatakan, kedatangannya berdasarkan arahan langsung dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk meninjau lokasi bencana longsor di Tana Toraja sekaligus menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban.

 

Setelah meninjau lokasi longsor, Menko PMK juga mengunjungi rumah duka tempat disemayamkannya 10 jenazah korban longsor Palangka.

Menurut Muhadjir, lokasi tempat terjadinya bencana longsor Palangka memang tidak layak untuk dijadikan tempat bermukim. Hal ini disampaikannya langsung di Rumah duka setelah meninjau lokasi longsor.

Muhadjir juga mengatakan akan membantu relokasi rumah-rumah warga yang terdampak maupun yang terancam tanah longsor di Palangka.

“Saya tadi sudah bicara dengan Bupati dan Wakil Bupati serta Sestama (Sekertaris Utama) BNPB. Saya mohon nanti kesediaanya untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman, jangan lagi mengambil resiko,” ungkap Muhadjir.

Lanjut Muhadjir, mengenai pembiayaan relokasi akan ditanggung pemerintah pusat melalui BNPB sehingga nantinya tidak akan memberatkan keluarga korban.

Menko PMK, Muhadjir Effendi menyerahkan bantuan dana siap pakai kepada Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung untuk penanganan pasca longsor di Palangka dan Pangra’ta, Tana Toraja. (AP/Kareba Toraja).

Sebelumnya, Menteri Sosial, Tri Rismaharini juga mengunjungi langsung korban longsor Palangka dan menjanjikan relokasi rumah kepada warga yang terdampak dan terancam longsor di Palangka, Kecamatan Makale.

Sementara itu Sekertaris Utama BNPB, Dr. Rustian yang hadir bersama Menko PMK mengatakan akan menyiapkan tempat tinggal sementara dan terus memberikan bantuan untuk para korban sembari menunggu lokasi untuk relokasi nantinya.

Setelah mengunjungi lokasi tanah longsor, Menko PMK berkunjung ke Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung untuk menghadiri rapat kordinasi penanggulangan bencana alam. (*)

Penulis : Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa dugaan korupsi dana infrastruktur, Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah, 6 tahun penjara dan pidana tambahan berupa uang penganti Rp 7 miliar. JPU KPK juga menuntut agar hakim mencabut hak politik Nurdin Abdullah. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK dengan […]

  • MBG di Tana Toraja Diawasi dari Kendari serta Kewenangan Pemda yang Terbatas Jadi Sorotan DPRD

    MBG di Tana Toraja Diawasi dari Kendari serta Kewenangan Pemda yang Terbatas Jadi Sorotan DPRD

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait dugaan Keracunan MBG. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait dugaan keracunan MBG adalah rentan kendali pengawasan yang dinilai terlalu jauh. Betapa tidak, Program MBG di Tana Toraja dan beberapa Kabupaten sekitarnya harus dikontrol dari […]

  • Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemberlakuan syarat wajib tes PCR bagi penumpang pesawat yang berlaku secara nasional sejak 24 Oktober 2021 juga berdampak di Bandara Toraja. Kepala Bandara Toraja, Anas Labakara yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat, 29 Oktober 2021, mengaku pemberlakuan tes PCR bagi penumpang pesawat berdampak terhadap jumlah kunjungan, baik dari maupun menuju Bandara Toraja. […]

  • Pemkab Intens Bersihkan Drainase, Warga Rantepao Berharap Bisa Bebas Banjir

    Pemkab Intens Bersihkan Drainase, Warga Rantepao Berharap Bisa Bebas Banjir

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perkimtan terus melakukan pengerukan, pembongkaran plat beton, dan pembersihan saluran air di beberapa lokasi langganan banjir di Rantepao dan Bolu Tallunglipu. Warga berharap kotanya bisa bebas banjir. Jika Dinas PUPR mengambil lokasi pembersihan di jalan poros Rantepao-Bolu, Dinas […]

  • Pelaksanaan Musda X Partai Golkar Tana Toraja Diundur

    Pelaksanaan Musda X Partai Golkar Tana Toraja Diundur

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dampak dua kali kericuhan dan riak-riak yang terus terjadi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan memutuskan menunda Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Tana Toraja, yang sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan pada 11 April 2021. “Iya, (Musda) diundur. Mungkin sampai selesai Lebaran,” ungkap Ketua Panitia Musda X Partai Golkar Tana Toraja, […]

  • Jumlah Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Toraja Utara Bertambah

    Jumlah Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jalan di Toraja Utara Bertambah

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jaksa Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao kembali menetapkan satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Bangkelekila-To’yasa di Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara. Dengan bertambahnya satu tersangka ini, jumlah orang yang kini berhadapan dengan hokum dalam kasus ini menjadi tiga orang. Sebelumnya, pada 7 Maret 2024 Jaksa Penyidik melakukan Penyerahan Tersangka […]

expand_less