Tiga Tower BTS Selesai Dikerjakan, Masyarakat Terpencil Baruppu dan Buntu Pepasan Kini Bisa Gunakan Internet

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terus berupaya menjalin kerja sama dengan operator telekomunikasi untuk mengatasi masalah blank spot yang terjadi di beberapa desa/lembang di Toraja Utara.

Seperti beberapa desa di Kecamatan Baruppu’ dan Kecamatan Buntu Pepasan, yang masih mengalami kekosongan atau kendala jaringan telekomunikasi, terutama jaringan celluler.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah kemudian menjalin kerja sama dengan PT Smartfren Tbk. Saat ini, berdasarkan laporan manajemen PT Smartfren Tbk. Regional Sulawesi-Kalimantan kepada Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, beberapa area blank spot di dua kecamatan tersebut sudah bisa diatasi dengan hadirnya tiga Tower Base Transceiver Station (BTS) Smartfren di wilayah tersebut.

Baca Juga  Wabup Toraja Utara Sebut KNPI Mitra Kritis, Juga Solusi

Ketiga tower tersebut berdiri di Lembang Pulu Pulu Kecamatan Buntu Pepasan serta Lembang Baruppu Parodo dan Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu’.

“Ketiga tower tersebut saat ini posisinya sudah on air,” ungkap Delgus Tandi Liling, PIC CME Engineer PT Smartfren Regional Sulawesi Kalimantan, saat bertemu Wakil Bupati.

Delgus mengatakan, berdirinya tiga BTS ini merupakan program Kementerian Informasi dan Komunikasi dalam rangka perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital melalui penyelenggaraan jaringan bergerak seluler di desa/kelurahan yang teridentifikasi belum terlayani oleh sinyal internet pitalebar berbasis teknologi 4G/LTE dan upaya pemerintah menuntaskan blankspot sinyal 4G/LTE di tingkat desa/kelurahan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah Toraja Utara yang telah mensupport penuh dalam pembangunan tower di lembang Pulu-pulu, Baruppu Utara, dan Baruppu Parodo,” ucap Delgus Tandi Liling.

Baca Juga  TERKINI: Dua Lagi Warga Toraja Meninggal karena Covid-19

Delgus juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Dinas kominfo-SP Toraja Utara yang selalu mendampingi, mulai dari survey, sitac hingga site bisa onair. Juga kepada pemerintah lembang yang telah menyambut baik sehingga proses pembangunannya dapat berjalan dengan baik.

“Untuk site Baruppu Parodo dan juga Pulu-Pulu yang sudah onair per tanggal 21 Agustus 2022 dan untuk Baruppu Utara sementara on going stability semoga dalam waktu dekat akan segera on air,” tambah Delgus.

Dia berharap dengan adanya BTS ini bisa membantu masyarakat dan juga bisa bermanfaat dalam mengakses jaringan internet dan juga jaringan selular.

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengatakan ada 131 Desa blankspot di Sulawesi Selatan yang menjadi target sampai tahun 2022. Dari 131 desa tersebut, tujuh diantaranya berada di wilayah Toraja Utara.

Baca Juga  Toraja Utara Terima Dua Penghargaan di Grand Opening Toraja Highland Festival

Ketujuh desa tersebut, masing-masing Baruppu’ Parodo, Baruppu’ Utara, Pulu Pulu, Ranteuma, Talimbangan, Sa’dan Pesondongan, dan Sa’dan Ulusalu.

“Kita berharap, tahun ini juga, empat lembang yang tersisa bias tuntas dibangun BTS-nya sehingga masalah blank spot bisa diatasi,” harap Frederik Victor Palimbong. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar