Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sulsel Kini Punya Kereta Api, Ada Ukiran Toraja di Luar dan Dalam Gerbong

Sulsel Kini Punya Kereta Api, Ada Ukiran Toraja di Luar dan Dalam Gerbong

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, BARRU — Sulawesi Selatan kini memiliki sarana transportasi darat kereta api. Pengoperasian kereta api pertama di Sulsel tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 29 Oktober 2022.

Meski pengoperasian untuk umum masih terbatas pada rute Kabupaten Barru ke Kabupaten Pangkep, namun diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, rute Makassar-Pare-Pare bisa terbuka.

“Alhamdulillah, hari ini pengoperasian terbatas kereta api perintis “Andalan Celebes” Lintas Garongkong (Barru) – Mangilu (Pangkep) sepanjang 66 km, dengan melintasi 7 stasiun,” tutur Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang ikut dalam perjalanan perdana itu.

Dengan dimulainya pengoperasian terbatas ini, lanjut Andi Sudirman, kereta api perintis Andalan Celebes Lintas Garongkong (Barru) – Mangilu (Pangkep) ini akan melayani masyarakat Sulsel secara gratis hingga akhir Desember 2022.

Andi Sudirman mengaku, bahwa pelaksanaan pengoperasian ini terbatas mengingat jalur lainnya masih dalam tahap pengerjaan hingga mencapai rute Makassar – Parepare. Ia berharap, dengan hadirnya kereta api ini akan memudahkan mobilitas masyarakat Sulsel.

Dalam pengoperasian terbatas ini, Kereta Api Andalan Celebes ini melalui 7 stasiun yakni : Stasiun Garongkong – Stasiun Barru (4,7 Km); Stasiun Barru – Stasiun Tanete Rilau (9 Km); Stasiun Tanete Rilau – Stasiun Mandalle (12,7 Km); Stasiun Mandalle – Stasiun Ma’rang (7,8 Km); Stasiun Ma’rang – Stasiun Labakkang (9 Km); dan Stasiun Labakkang – Stasiun Mangilu (8,8 Km).

Ukiran Toraja yang terlihat dalam kabin kereta api.

Jalur ini melewati 4 wisata alam di Kabupaten Barru, yakni wisata Alam Anjungan Sumpang Binangae; Wisata Alam Pantai Ujung Batu; Wisata Alam Pantai Laguna; Wisata Alam Lappa Launa. Serta 3 wisata alam di Kabupaten Pangkep, yakni Wisata Alam Sorongan; Wisata Alam Telaga Biru Segeri dan Wisata Alam Hutan Mangrove Dewi Biring Kasih.

Ukiran Toraja

Meski kereta api tersebut baru beroperasi di Barru dan Pangkep namun ada kebanggan tersendiri bagi warga Toraja, dimana pada gerbong kereta terdapat ukiran Toraja.

Ukiran Toraja yang terlihat pada badan kereta bagian luar.

Pada gerbong kereta yang didominasi warna kuning garis biru tersebut terdapat ukiran Toraja motif Pa’bulu Londong yang berada dalam kabin dan Pa’ulu Karua pada bagian luar. Motif Toraja ini begitu menonjol pada badan kereta. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Pusat GMKI Minta Polda Sulsel Usut Tuntas Kasus Penikaman Aktivis GMKI Palopo

    Pengurus Pusat GMKI Minta Polda Sulsel Usut Tuntas Kasus Penikaman Aktivis GMKI Palopo

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) meminta Polda Sulsel dan Polresta Palopo mengusut tuntas kasus penikaman mantan Ketua GMKI Palopo, Awal Bangai, yang terjadi pada Kamis, 6 Maret 2023 di Jalan Diponegoro, Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo. Akibat penikaman tersebut, aktivias GMKI kelahiran Seko, Luwu Utara itu, meninggal dunia dengan […]

  • Pulang Jual Kerbau dari Rantepao, Warga Tabang, Mamasa, Dirampok di Jalan Poros Ulusalu-Bittuang

    Pulang Jual Kerbau dari Rantepao, Warga Tabang, Mamasa, Dirampok di Jalan Poros Ulusalu-Bittuang

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Nasib nahas dialami Tulak Papanglangi’, warga Lembang Salu Kona, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa. Dia dirampok oleh delapan orang laki-laki di To’pinus, jalan poros Ulusalu-Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 30 Juli 2021 siang. Akibat perampokan tersebut, uang hasil penjualan kerbau sebanyak Rp 75 juta dibawa kabur perampok. Tigon, menantu korban, yang dihubungi kareba-toraja.com […]

  • Mulai Hari Ini, Retribusi Parkir Diberlakukan di Terminal dan Pusat Bisnis di Toraja Utara

    Mulai Hari Ini, Retribusi Parkir Diberlakukan di Terminal dan Pusat Bisnis di Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabuapetn Toraja Utara, melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Mekar Sejahtera mulai memberlakukan retribusi parkir di terminal dan pusat bisnis di Toraja Utara sejak Selasa, 9 Maret 2021. Pemungutan retribusi parkir ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 Tahun 2011, Perda Nomor 10 Tahun 2019, dan Keputusan Bupati Toraja Utara […]

  • Lakukan Aksi Freestyle di Jalan Raya, Dua Pelajar di Tana Toraja Ini Diamankan Polisi

    Lakukan Aksi Freestyle di Jalan Raya, Dua Pelajar di Tana Toraja Ini Diamankan Polisi

    • calendar_month Kam, 26 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Terekam kamera dan viral di media sosial, aksi freestyle dua pelajar di Tana Toraja ditanggapi polisi. Kedua remaja yang masih berstatus pelajar ini pun diamankan polisi di rumahnya. Tidak hanya dua pelajar yang menjadi pelaku aksi freestyle di jalan raya, polisi juga membawa orang tuanya ke kantor polisi untuk meneken pernyataan agar […]

  • Satgas Covid-19 Hentikan Pesta Pernikahan di Sa’dan dan Bangkelekila

    Satgas Covid-19 Hentikan Pesta Pernikahan di Sa’dan dan Bangkelekila

    • calendar_month Sab, 26 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara menghentikan dua acara pesta pernikahan di dua tempat berbeda, Sabtu, 26 Desember 2020. Alasan pembubaran karena kedua acara tersebut tidak memiliki izin keramaian. Kemudian berpotensi menimbulkan kerumunan yang bisa menyebabkan penyebaran virus Corona. Kedua acara pernikahan yang dibubarkan oleh GTPP atau Satgas Covid-19 […]

  • OmBas: Pencairan Dana Lembang Harus Ada Rekomendasi dari Pendamping Desa

    OmBas: Pencairan Dana Lembang Harus Ada Rekomendasi dari Pendamping Desa

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengharapkan para pendamping desa (lembang) untuk bekerja benar dan harus menjalin komunikasi intensif dengan para Kepala Lembang. Sebab, peran pendamping desa sangat penting dan strategis, terutama terkait dengan proses pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat yang ada di Lembang. “Untuk Pendamping Lembang (Desa) saya harap komunikasi dengan baik […]

expand_less