Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bencana Alam » Sudah 2 Pekan Kebakaran di Simbuang Belum Teratasi, Api Mulai Lalap Kebun Kopi dan Usaha Getah Pinus serta Ancam Rumah Warga

Sudah 2 Pekan Kebakaran di Simbuang Belum Teratasi, Api Mulai Lalap Kebun Kopi dan Usaha Getah Pinus serta Ancam Rumah Warga

  • account_circle CR2/ IP
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kondisi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Simbuang, Tana Toraja. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebakaran lahan di Kampung Rea, Lembang Makkodo, Kecamatan Simbuang, Tana Toraja, yang terjadi sejak Kamis, 17 September 2026 belum teratasi dan terus meluas ke hingga wilayah Kelurahan Sima’ Kecamatan Simbuang.

Hingga Senin malam, 28 September 2026 atau 2 pekan kebakaran terjadi, api terus meluas dan mulai mengancam rumah penduduk.

Selain membakar hutan, kebakaran juga membakar area perkebunan kopi masyarakat dan dampak terbesar dirasakan pemilik usaha getah pinus yang mengaku telah kehilangan hasil produksi hingga berton-ton dengan nilai ratusan juta rupiah.

Informasi tersebut disampaikan Marselinus Hera, warga setempat, melalui pesan WhatsApp kepada Wartawan Kareba Toraja, Senin malam, 28 September 2026.

Menurut Marselinus, kerugian dari usaha getah pinus masyarakat yang terbakar diperkirakan telah mencapai ratusan juta rupiah.

“Selain usaha getah pinus, kebun kopi milik warga yang baru ditanami juga berada di wilayah yang terdampak. Bahkan, masih terdapat puluhan kebun kopi serta sejumlah lahan usaha getah pinus lainnya yang terancam apabila api terus meluas” tutur Marselinus.

Mirisnya, di tengah kebakaran, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tanpa bantuan atau dukungan dari aparat berwajib.

“Petugas sudah datang mengecek lokasi, tetapi tidak ikut terlibat penanganan pemadaman” tutur Marselinus.

Menurut informasi dari masyarakat, awal mula kebakaran terdapat beberapa titik api. Warga menduga kebakaran kemungkinan dilakukan secara sengaja karena beberapa titik awal api berada di lokasi yang bukan merupakan lahan perkebunan.

Masyarakat kini berharap penanganan kebakaran dapat dilakukan secara lebih serius, terutama pada titik-titik yang masih mengeluarkan api, guna mencegah kerugian yang lebih besar terhadap perkebunan dan sumber penghasilan warga. (*)

  • Penulis: CR2/ IP
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD GAMKI Sulsel Dukung Sikap BPS Gereja Toraja Berantas Judi dan Penyakit Sosial

    DPD GAMKI Sulsel Dukung Sikap BPS Gereja Toraja Berantas Judi dan Penyakit Sosial

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sulawesi Selatan Masa Bhakti 2025–2028 menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam pemberantasan praktik judi dan berbagai penyakit sosial lainnya di Toraja. Ketua DPD GAMKI Sulawesi Selatan, Albert Palangda, menegaskan bahwa maraknya praktik kontes kerbau petarung yang […]

  • Mulai Senin Pekan Depan, Polisi Gelar Operasi Zebra, Lihat Sasaran Operasinya di Sini

    Mulai Senin Pekan Depan, Polisi Gelar Operasi Zebra, Lihat Sasaran Operasinya di Sini

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satuan lalu lintas (Sat Lantas) Polres Tana Toraja akan menggelar operasi Zebra Tahun 2023. Operasi kepolisian ini rencananya akan berlansung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 4 -17 September 2023. Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, melalui Kasat Lantas Polres Tana Toraja IPTU Awaludin Kadir, mengungkapkan bahwa kegiatan Operasi Zebra tahun 2023 […]

  • Kebakaran di Embatau Hanguskan 2 Tongkonan, 3 Rumah, dan 4 Alang

    Kebakaran di Embatau Hanguskan 2 Tongkonan, 3 Rumah, dan 4 Alang

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA — Kebakaran hebat melanda komplek Tongkonan Pollo’ Tondok di Dusun Peraroan, Lembang (Desa) Embatau, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Rabu, 18 September 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita itu menghanguskan dua unit rumah adat Toraja (Tongkonan) dan empat Alang (lumbung padi). Selain itu, tiga rumah milik warga, terdiri dari 2 rumah batu […]

  • Curi Motor di Lokasi Kedukaan, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    Curi Motor di Lokasi Kedukaan, Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN SULOARA — Kasus pencurian kendaraan bermotor, terutama roda dua atau sepeda motor terus terjadi di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Berkali-kali polisi menangkap para pelakunya, namun, kasus baru juga terus terjadi. Terkini, pada Selasa, 16 Juli 2026, Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara kembali menangkap 2 orang pemuda dari Tikala dan Sesean Suloara. Dua […]

  • Suhu di Toraja Terasa Panas, Fenomena Apakah Ini?

    Suhu di Toraja Terasa Panas, Fenomena Apakah Ini?

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Dalam sepekan terakhir, suhu di Toraja terasa terik dan menyengat, terutama di siang hari. Di perkotaan, seperti Rantepao dan Makale, suhu pada malam hari juga terasa lebih hangat. Sejatinya, Toraja yang berada di ketinggian, suhu lebih dingin. Namun kondisi terkini, suhu panas dikeluhkan masyarakat. Lalu, apa penyebabnya? Plt Kepala Stasiun Meteorologi Kelas […]

  • Kemenag Sulsel Buka Penerimaan Penyuluh Agama Katolik Non PNS, Berikut Persyaratannya

    Kemenag Sulsel Buka Penerimaan Penyuluh Agama Katolik Non PNS, Berikut Persyaratannya

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan membuka penerimaan tenaga Penyuluh Agama Katolik Non PNS, periode 2022-2024. Informasi penerimaan penyuluh agama Katolik tersebut disampaikan Kanwil Kemenag Sulsel melalui pengumuman nomor B-4728/Kw.21.9/BA.00/06/2021 tentang Pelaksanaan Rekrutmen Penyuluh Agama Katolik Non Pegawai Negeri Sipil Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan periode 2022-2024. Berdasarkan […]

expand_less