Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Soal Pemberantasan Judi di Toraja, PMKRI Pertanyakan Sikap Pemerintah

Soal Pemberantasan Judi di Toraja, PMKRI Pertanyakan Sikap Pemerintah

  • account_circle Monika Rante Allo
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja menyatakan perjudian di Toraja hari ini bukan lagi sekadar isu moralitas individu yang tergelincir, melainkan telah menjadi kanker sosial yang menggerogoti sendi-sendi persaudaraan.

Bagaimana tidak, hal ini telah sampai pada titik yang mengkhawatirkan; memicu konflik horizontal dan merobek tatanan masyarakat yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan persatuan.

​Menyikapi kegentingan ini, PMKRI Cabang Toraja melayangkan peringatan keras. Namun, pesan yang dibawa kali ini bukan sekadar kecaman, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang hilangnya fungsi “meja musyawarah” di tengah kepungan ego sektoral.

​Menurut Presidium Gerak Kemasyarakatan PMKRI Toraja, Yoben Sampe, selama ini, publik seolah digiring pada opini tunggal bahwa judi adalah urusan polisi semata. Padahal, penindakan hukum tanpa pembenahan akar masalah hanyalah langkah memotong rumput yang akan selalu tumbuh kembali.

​ Yoben Sampe juga menggugat peran pemerintah daerah yang terkesan “cuci tangan” dan minim intervensi.

​“Penyakit sosial akibat judi sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemerintah harus hadir dan memiliki kajian mendalam mengenai akar masalah yang melatarbelakangi maraknya aktivitas ini,” tegas Yoben, Jumat, 20 Maret 2026.

​Menurut PMKRI Toraja, jika pemerintah terus membiarkan masalah ini menjadi beban tunggal Aparat Penegak Hukum (APH), maka pemerintah sedang membiarkan warganya terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan dan potensi konflik di tengah masyarakat.

​Ketua Presidium PMKRI Cabang Toraja, Imanuel, menyampaikan bahwa salah satu jalan keluar yang seharusnya menjadi watak asli masyarakat Toraja sinergi lintas sektor.

​Baginya, tidak ada lagi ruang bagi sikap abai. Instrumen hukum sudah berdiri kokoh, mulai dari Pasal 303 KUHP hingga UU ITE No. 1 Tahun 2024 untuk memutus nadi judi daring. Senjatanya sudah lengkap, namun yang hilang adalah keberanian untuk menarik pelatuknya secara bersama-sama.

​“Pemberantasan judi harus menjadi agenda utama demi melindungi masyarakat dari kehancuran sosial dan ekonomi. Kami mendesak semua pihak pemangku kebijakan  untuk segera duduk bersama dan bertindak nyata,” tegas Imanuel.

​Persoalan judi di Toraja, kata dia, adalah ujian bagi kepemimpinan daerah. Kita diingatkan kembali pada filosofi Tallu Batu Lalikan—keseimbangan antara pemangku adat, cendikiawan, dan pemerintah/pemegang kuasa ekonomi.

​Pemberantasan judi tidak akan pernah tuntas jika hanya satu “batu” yang bekerja. Tanpa edukasi dari tokoh agama dan adat, tanpa kajian dari cendekiawan, dan tanpa ketegasan kebijakan dari pemerintah, maka usaha aparat penegak hukum tidak akan menuai hasil yang maksimal.

“​Kini pertanyaannya bukan lagi siapa yang harus menangkap, melainkan kapan kita mau duduk bersama untuk keluar dari persoalan. Jangan sampai tenaga dan pikiran kita tetap larut dalam paradigma lamah yang selalu melempar tanggungjawab dalam merespon isu yang timbul di masyarakat,” seru Imanuel.

Dia berharap semoga semangat kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan yang dibalut dalam falsafa tallu batu lalikan ajaran turun temurun nenek moyang Toraja menjadi titik balik untuk menyelamatkan generasi masa depan orang Toraja. (*)

  • Penulis: Monika Rante Allo
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenazah 2 Guru Korban Penembakan KKB Papua Disambut Isak Tangis Keluarga di Toraja

    Jenazah 2 Guru Korban Penembakan KKB Papua Disambut Isak Tangis Keluarga di Toraja

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jenazah dua orang guru yang meninggal karena ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, 8-9 April 2021 yang lalu, tiba di kampung halamannya di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin, 12 April 2021. Jenazah kedua orang guru yang mengabdi di pedalaman Papua ini disambut isak tangis […]

  • Hadiri Pentahbisan Gedung Gereja GPSdI, Bupati Torut: Mari Kita Laksanakan Perintah Agama

    Hadiri Pentahbisan Gedung Gereja GPSdI, Bupati Torut: Mari Kita Laksanakan Perintah Agama

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, menghadiri pentahbisan gedung Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSdI) Jemaat Alfa Omega Ranteponglu, Lembang Bululangkan, Kecamatan Rindingallo, Rabu, Rabu, 15 Desember 2021. Pentahbisan gedung gereja GPSdI ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Toraja Utara didampingi pendeta Marthen Kalitu’. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyampaikan rasa syukur […]

  • Kebakaran di Pasar Baru Sangalla’; 13 Lapak Ludes, 31 Orang Tinggal di Tenda

    Kebakaran di Pasar Baru Sangalla’; 13 Lapak Ludes, 31 Orang Tinggal di Tenda

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Kebakaran hebat melanda Pasar Baru Sangalla’ yang terletak di Lembang Saluallo, Kecamatan Sangalla’ Utara, Minggu, 26 April 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wita itu menghanguskan 13 lapak milik pedagang, yang sebagiannya juga digunakan sebagai tempat tinggal. Selain 13 lapak, kebakaran juga menyebabkan satu warga lansia bernama Indo’ Karangan menderita luka […]

  • Daftar 21 Lembang di Tana Toraja yang Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    Daftar 21 Lembang di Tana Toraja yang Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 21 dari 112 Lembang di Tana Toraja tak kunjung menyampaikan laporkan pertanggungjawaban realisasi penggunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk tahun 2023. Data ini disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Lembang (DPML) Tana Toraja, Andi Palloan saat rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun 2023 di Kantor DPRD Tana Toraja, […]

  • Victor Datua Batara – John Diplomasi Resmi Kantongi B1KWK dari Partai Demokrat

    Victor Datua Batara – John Diplomasi Resmi Kantongi B1KWK dari Partai Demokrat

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara (VDB) dan John Diplomasi terima SK persetujuan Model B.Persetujuan.ParpolKWK dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM — JAKARTA, Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara (VDB) dan John Diplomasi resmi mengantongi […]

  • Sering Terjadi Kecelakaan, Pemkab Tana Toraja Diminta Perhatikan Jalan Poros Rembon-Tapparan

    Sering Terjadi Kecelakaan, Pemkab Tana Toraja Diminta Perhatikan Jalan Poros Rembon-Tapparan

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dalam hal ini Dinas Perhubungan diminta untuk memperhatian rambu-rambu lalu lintas dan road safety pada jalan poros Rembon-Tapparan, yang menghubungan Kecamatan Rembon dan Kecamatan Rantetayo. Hal ini menjadi penting, karena di jalur ini cukup sering terjadi kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan kendaraan terjatuh ke tebing atau sawah milik […]

expand_less