Satu Unit Rumah Terbakar di Awan Rantekarua, Warga Gotong-royong Padamkan Api
- account_circle Desianti
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Satu unit rumah panggung milik Tadius Tari atau Papa Erry, di Dusun Malombu, Lembang Awan, Kecamatan Awan Rantekarua, Toraja Utara, terbakar, pada Minggu, 12 April 2026 petang. (Foto: dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, AWAN RANTEKARUA — Satu unit rumah panggung milik Tadius Tari atau Papa Erry, di Dusun Malombu, Lembang Awan, Kecamatan Awan Rantekarua, Toraja Utara, terbakar, pada Minggu, 12 April 2026 petang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita tersebut menghanguskan bangunan dan isi rumah. Hanya sedikit saja barang-barang yang bisa diselamatkan.
Camat Awan Rantekarua, Oktovianus Datu Linggi, yang dikonfirmasi Kareba-Toraja.com, Minggu malam, menyatakan warga setempat bersama pemerintah bergotong-royong dengan peralatan seadanya memadamkan api. Berkat kerja keras warga tersebut, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
“Ya, tadi kami bersama warga berupaya memadamkan api dan menjaga agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar. Karena di samping itu ada rumah Toraja, tapi api tidak menjalar ke sana,” kata Oktovianus.
Dia menyebut, penyebab kebakaran tersebut diduga karena hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Oktovianus yang saat dihubungi masih berada bersama warga di lokasi kejadian, menyampaikan bahwa sejak kebakaran terjadi hingga Minggu malam, listrik di Awan masih padam.
Saat ini, kata dia, pemerintah kecamatan, lembang dan warga sekitar sedang membuat hunian sementara untuk ditempati keluarga yang tertimpa musibah kebakaran.
“Listrik masih belum nyala. Kami sedang bikin tenda sementara ini untuk para korban. Semoga PLN bisa segera memperbaiki jaringan listrik ke sini,” ungkap Oktovianus.
Oktovianus juga mengatakan bahwa peristiwa kebakaran ini sudah dia laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara. (*)
- Penulis: Desianti
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar