Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pengungsi Korban Longsor Gunung Sesean Diminta Tidak Kembali ke Rumah Sampai Situasi Aman

Pengungsi Korban Longsor Gunung Sesean Diminta Tidak Kembali ke Rumah Sampai Situasi Aman

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Warga Lembang To’yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara yang saat ini tengah mengungsi akibat bencana alam tanah longsor dari Gunung Sesean diminta agar tidak kembali ke rumah hingga situasi benar-benar aman. Longsor susulan masih berpotensi terjadi.

“Sungai Bamba saat ini tertimbun material longsor, sehingga air tertahan di atas. Kita khawatir ada longsor susulan, sehingga kami menghimbau kepada seluruh warga agar tetap di pengungsian dulu. Jangan dulu kembali ke rumah hingga situasi aman,” tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, Selasa, 8 Februari 2023.

Data BPBD Toraja Utara, saat ini sebanyak 60 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 115 orang harus mengungsi ke sejumlah titik di Lembang To’yasa Akung, karena rumah mereka terdampak bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Sabtu, 4 Februari 2023 pagi.

Alexander menyebut, saat ini pemerintah, melalui BPBD dan beberapa instansi lainnya sudah mendirikan tenda darurat untuk pengungsi. Juga menjamin kebutuhan bahan pangan, obat-obatan, dan keamanan.

BPBD, kata dia, masih menunggu dan memantau situasi untuk melakukan evakuasi material longsor yang menutupi badan jalan serta permukiman warga. “Kita lihat dulu, nanti kalau sudah aman, baru kita kerahkan alat untuk membersihkan material longsor.

Empati Banyak Pihak

Bencana alam tanah longsor yang terjadi di Dusun Kurra, Lembang (Desa) To’yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila, Toraja Utara mengagetkan banyak pihak. Sebab, selama ini, Gunung Sesean tidak pernah longsor. Kalau pun ada, skalanya kecil dan tidak berdampak pada penduduk dan lahan pertanian.

Itu sebabnya, beberapa saat pasca bencana, banyak pihak yang berempati. Baik dari kelompok-kelompok masyarakat, gereja, TNI/Polri, maupun pihak lainnya yang tak henti-hentinya menyalurkan bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana dan tempat pengungsian penduduk.

Bencana longsor ini selain menutup badan jalan poros Roroan-Karonanga dan badan Sungai Bamba, juga menyebabkan enam unit rumah warga mengalami kerusakan berat. Beberapa lumbung padi juga rusak. Demikian juga ternak milik warga yang tertimbun. Selain itu, beberapa hektar kebun kopi dan sawah milik warga juga tertimbun material longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun patahnya beberapa tiang listrik membuat kawasan di sekitar gelap gulita di malam hari.

Karena Curah Hujan Tinggi

BPBD Toraja Utara, kata Alexander Limbong Tiku, sudah melakukan pemantauan dan analisa penyebab bencana longsor yang bersumber dari tebing Gunung Sesean ini. BPBD berpendapat, longsor itu disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi.

“Sebelumnya memang ada dua longsor kecil di atas, sehingga aliran air tertahan. Pas hujan lebat lagi, air tidak bisa ditahan sehingga terjadilah longsor tersebut,” terang Alexander.

Dia menyebut, bencana longsor tersebut tidak disebabkan oleh kerusakan hutan lindung maupun perubahan fungsi lahan di Gunung Sesean.

Sebelumnya, sejumlah pihak dan aktivis lingkungan menduga bencana longsor ini terjadi akibat perubahan fungsi lahan di Gunung Sesean, dimana ada pembongkaran lahan untuk permukiman dan fasilitas wisata. Dicurigai pula terjadi kerusakan hutan lindung di Gunung Sesean.

Namun semua dugaan dan klaim itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani

    Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Hingga Senin, 21 Maret 2022, satu  penumpang minibus Toyota Innova, yang terjungkal ke sungai di Salubarani, belum ditemukan. Pencarian sudah dilakukan sejak Minggu, 20 Maret 2022 pagi. Jurnalis kareba-toraja.com, Arsyad Parende, yang ikut dalam pencarian mengatakan Tim SAR Gabungan sudah menyisir sungai sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik kejadian hingga ke […]

  • Ribuan Warga dan Mahasiswa UKI Toraja Sambut Kedatangan Jenazah Korban Pembunuhan di Morowali

    Ribuan Warga dan Mahasiswa UKI Toraja Sambut Kedatangan Jenazah Korban Pembunuhan di Morowali

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Ribuan kerabat, warga, dan mahasiswa, yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menjemput kedatangan jenazah Agnes Retni Anggarini dari perbatasan Palopo-Toraja Utara (Kaleakan), Senin, 15 Mei 2023 pagi. Agnes Retni Anggarini (28) adalah wanita muda alumni Fakultas Teknik (Sipil) Univertitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, yang menjadi korban pembunuhan di Morowali, […]

  • Kebakaran Hanguskan Satu Rumah dan Uang Rp 200 Juta di Tondon

    Kebakaran Hanguskan Satu Rumah dan Uang Rp 200 Juta di Tondon

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Musibah kebakaran terjadi di Lembang Tondon Induk, Kecamatan Tondon, Toraja Utara, Rabu, 3 Februari 2021. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.15 Wita itu menghanguskan satu unit rumah dan uang tunai sebesar Rp 200 juta. Data yang diperoleh dari Mapolsek Tondon Nanggala, menyebutkan selain rumah panggung dan uang tunai, ikut pula terbakar satu […]

  • 8 Kabupaten/Kota Ikuti PraPorprov Sepak Takraw di Toraja Utara

    8 Kabupaten/Kota Ikuti PraPorprov Sepak Takraw di Toraja Utara

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Setelah Sepak Bola, Taekwondo, Futsal, dan Volly Ball, Kabupaten Toraja Utara kembali menjadi tuan rumah pertandingan olahraga Cabang Sepak Takraw Pra Pekan Olahraga Provinsi (PraPorprov) Sulsel XVII, wilayah III. Sebanyak delapan Kabupaten/Kota yang bernaung di wilayah III mengirimkan tim Sepak Takraw Putra dan Putri untuk mengikuti PraPorprov yang berlangsung di GOR Rantepao, […]

  • Air Minum Kemasan Karya Anak Toraja dari Sumber Air Pedamaran Kini Siap Melayani Pesanan

    Air Minum Kemasan Karya Anak Toraja dari Sumber Air Pedamaran Kini Siap Melayani Pesanan

    • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh anak muda Toraja dari sumber mata air Pedamaran Rantebua, kini siap produksi dan melayani pesanan masyarakat. Air minum yang diproduksi oleh CV. Berkah Jaya Abadi Mineral sangat layak konsumsi, karena selain bahan bakunya dari sumber mata air pegunungan (Pedamaran), alat produksinya juga sudah lolos […]

  • Festival Paduan Suara Natal Bakal Digelar Awal Desember, Hadiah Utamanya 1 Ekor Kerbau

    Festival Paduan Suara Natal Bakal Digelar Awal Desember, Hadiah Utamanya 1 Ekor Kerbau

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akan menggelar Festival Paduan Suara Natal tahun 2021. Festival dengan hadiah utama satu ekor kerbau ini bakal digelar pada awal Desember 2021. “Festival ini akan kita gelar awal Desember mendatang. Jadi kepada panitia, saya tekankan melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan profesional,” tegas Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang […]

expand_less