Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Pastor Asal Papua dan Toraja Pimpin Misa Pemberkatan Rumah Adat Arfak dan Toraja di Manokwari

Pastor Asal Papua dan Toraja Pimpin Misa Pemberkatan Rumah Adat Arfak dan Toraja di Manokwari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pesan persatuan, kasih, persaudaraan, dan inkulturasi disampaikan dua Pastor (Papua: Pater), dari empat orang Pastor yang memimpin misa pemberkatan rumah adat suku Arfak, “Mod Aku Aksa” (dikenal dengan sebutan kaki seribu) dan rumah adat suku Toraja yang dibangun berdampingan di Bukit Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari, Sabtu, 7 Mei 2022.

KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Pastor Yans Sulo, dari Paroki Santa Theresia Rantepao, Toraja Utara didampingi Pater Philips Sedik, Pater Januarius Vaenbes, dan Pater Hendricus Y. Kurniawan dari Paroki Imanuel Sanggeng Manokwari, memimpin misa pemberkatan rumah adat suku Arfak dan Toraja yang dibangun berdampingan di di Bukit Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari, Sabtu, 7 Mei 2022.

Ribuan warga Toraja, juga umat Paroki Imanuel Sanggeng Manokwari menghadiri misa pemberkaran rumah adat Toraja (Tongkonan) dan rumah adat suku Arfak, Mod Aku Aksa. Selain umat dan warga yang mengikuti misa, ratusan masyarakat juga menyaksikan pemberkatan tersebut dari area parkir.

Karena dipimpin oleh imam dari Toraja dan Papua, sehingga tak heran, dalam perayaan ekaristi tersebut tercampur dua bahasa dari dua etnis. Momentum itu seakan menghadirkan keragaman nusantara yang indah.

Misa pemberkatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut diikuti secara khusuk oleh ribuan umat yang hadir.

Pastor Yans Sulo Pagana’ yang diwawancarai usai memimpin misa, bangunan dua rumah adat yang berdampingan ini merupakan sebuah momentum dimana orang-orang Toraja mencoba membangun persatuan di Tanah Papua. Juga mengajak orang Papua untuk membangun persaudaran.

Pastor Yans juga berharap dari tempat ini bergulir toleransi persaudaraan satu dengan yang lain dan menular kemana saja. Bahwa kita ini adalah satu, anak Tuhan dan warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tadi juga ada pemberkatan dari Pastor Toraja dan juga Pastor dari Papua dengan bahasa Papua. Jadi tanggapan saya positif, sekaligus mengajak seluruh orang Toraja untuk selalu menjadi rahmat dan berkat . Sebagaimana yang saya katakan dalam homili saya tadi , senantiasa menjadi berkat, menjadi sumber energi positif bagi siapapun dan dimanpun ia berada,” terang Pastor Yans, yang juga dikenal sebagai peneliti dan penulis buku-buku budaya Toraja tersebut.

Sementara itu, Pastor Paroki Imanuel Sanggeng Manokwari, Pater Philips Sedik, mengatakan sebagai pribumi Pater asli Papua dirinya melihat  persatuan dan kesatuan orang Toraja di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat sangat positif.

Pater Philips Sedik memberkati rumah adat Arfak, Mod Aku Aksa (kaki seribu) yang dibangun berdampingan dengan rumah adat Toraja, Tongkonan di Bukit Sirobo, Distrik Manokwari Barat, Kota Manokwari.

Dibangunnya dua rumah adat di satu komplek itu, menurut Pater Philips, merupakan wujud kebersamaan antara warga Toraja dengan Papua. Untuk menunjukkan kebersamaan itu, rumah adat Manokwari juga dibangun di tempat itu.

“Dibangunnya rumah adat Manokwari Kaki Seribu menunjukan bahwa mereka bukan sendiri tapi mereka berada untuk menyatu dengan masyarakat setempat. Sehinggah mereka mengambil sesuatu bangunan ciri khas tradisional orang Manokwari sendiri, yaitu rumah kaki seribu. Ini menunjukkan dimanapun orang Toraja berada mereka membangun kebersamaan satu dengan yang lain, mereka menyatukan budaya lain, lalu menjadi satu kesatuan menjadi luar biasa, sehingga sore hari ini kita saksikan ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan pemberkatan,” ungkap Pater Philips.

Ketua Panitia Syukuran Mangrara Tongkonan IKT Manokwari, Papua Barat, Saul Rante Lembang, mengucapkan terima kasih kepada para Pastor yang sudah mengambil bagian dalam pemberkatan rumah adat Toraja Tongkonan Sangulelena Sangtorayaan dan pemberkatan atau syukuran rumah Kaki Seribu yang boleh berjalan dengan baik.

“Khotbah dari Bapa Pastor berempat tadi sangat memberikan makna yang luar biasa memberikan pemcerahan kepada kami semua masyarakat Toraja dan juga semua yang hadir bahwa dengan berdirinya rumah Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu ini menjadi saluran berkat buat seluruh masyarakat Toraja yang berada di Manokwari dan sekitarnya. Semoga kedepannya menjadi berkat bagi banyak orang untuk kemulian Tuhan,” ungkap Saul.

Dalam misa itu juga dilaksanakan pemberkatan suci rumah adat Toraja Tongkonan dan rumah adat Kaki Seribu Mod Aki Aksa ( Igkojei) dan lumbung yang disaksikan oleh Ketua IKT Papua Barat, Ketua IKT Manokwari, Forum Umat Katolik Toraja (Fukat) Manokwari, Ketua Panitia Pembangunan dan dihadiri masyarakat Toraja yang ada di Manokwari. (*)

Penulis: Desianti/Alb
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengantin Wanita Ini Rela Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes PPS Pemilu 2024

    Pengantin Wanita Ini Rela Tinggalkan Resepsi Pernikahan Demi Ikut Tes PPS Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Ada pemandangan unik saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara melakukan tes wawancara untuk calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024 di Kantor Kecamatan Sanggalangi, Kamis, 19 Januari 2023. Seorang peserta tes terlihat mengenakan busana pengantin khas Toraja saat mengikuti tes wawancara. Lebih unik lagi, peserta tes yang mengenakan pakaian […]

  • BPJS Kesehatan Perkuat Mutu Layanan JKN, 30 Fasilitas Kesehatan Raih Apresiasi Tingkat Nasional

    BPJS Kesehatan Perkuat Mutu Layanan JKN, 30 Fasilitas Kesehatan Raih Apresiasi Tingkat Nasional

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    Pemyerahan Piagan Penghargaan kepada 30 Fasilitas Kesehatan Berkomitmen dalam pelayanan Program JKN tahun 2026. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — BPJS Kesehatan mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pelayanan, tetapi juga manfaat kesehatan yang dirasakan peserta. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan luasnya […]

  • Umat Muslim di Makale Gelar Pawai Takbiran Sambut Idul Fitri 1443H

    Umat Muslim di Makale Gelar Pawai Takbiran Sambut Idul Fitri 1443H

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Umat Muslim dari sejumlah Masjid di Kota Makale menggelar kegiatan Pawai Takbiran menyambut Idul Fitri 1443H, Minggu, 1 Mei 2022 malam. Umat Muslim yang bersuka cita menyambut hari Kemenangan menggelar Pawai Takbiran dengan berkeliling pusat Kota Makale menggunakan kendaraan terbuka. H. Irwan Darwis selaku Pengurus Masjid Raya Makale yang menjadi penggagas kegiatan […]

  • 19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    19 Anak Terindikasi Stunting di Lembang Palipu’ Terima Makanan Tambahan dan Vitamin

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja bersama Pemerintah Lembang Palipu’ salurkan makanan tambahan untuk anak terindikasi Stunting di Lembang Palipu’. Penyerahan makanan tambahan berupa susu dan vitamin untuk anak terindekasih stunting dan ibu hamil d Lembang Palipu’ digelar, Sabtu, 22 Oktober 2022. Selain makanan tambahan, juga diserahkan bantuan bibit tanaman sayur untuk […]

  • 8 Juli 2025 Pentas Seni Budaya Mamasa di Alun-alun Kota Rantepao

    8 Juli 2025 Pentas Seni Budaya Mamasa di Alun-alun Kota Rantepao

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabupaten Mamasa ikut ambil bagian dan mendukung “The Legend of Pongtiku” 2025; sebuah event penggugah semangat patriotisme Sangtorayan yang digagas oleh Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Event yang kedua kalinya digelar dan berkolaborasi dengan Pemkab Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa ini akan berlangsung dari tanggal 8-11 Juli 2025. Sebagai salah satu […]

  • Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

    Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Lokasi take off kita, ada. Landing apalagi. Tinggal butuh pemerhati yang benat-benar ingin memajukan Toraja lewat pengembangan wisata aero sport. Karena tamu pilot mengakui alam kita, masa kita hanya jadi penonton.” — Mumut Ryels — Komunitas Langkan Paralayang Toraja KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja dianugerahi alam yang indah. Topografinya maupun arah angin juga mendukung. Fasilitas take […]

expand_less