Pasang Spanduk Anti Korupsi di SD, Mahasiswa KKN UKI Toraja Ingin Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Menjalankan Program Edukasi, sejumlah mahasiwa Universitas Kristen Indonesia Toraja yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Lembang Rinding Kila’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara berkunjung ke salah satu Sekolah Dasar yang ada di Lembang tersebut. (Foto: dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Menjalankan Program Edukasi, sejumlah mahasiwa Universitas Kristen Indonesia Toraja yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Lembang Rinding Kila’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara berkunjung ke salah satu Sekolah Dasar yang ada di Lembang tersebut.
Selain memberikan materi tentang upaya menanamkan nilai integritas dan pencegahan pencegahan korupsi sejak dini, para mahasiswa juga memasang spanduk bertuliskan “Bersama Lawan Korupsi” sebagai media pengingat bagi para siswa agar menghindari dan melawan tindakan-tindakan yang koruptif.
Kegiatan ini menjadi langkah preventif dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab di lingkungan masyarakat.
Program ini selaras dengan semangat pemberantasan korupsi yang selama ini digaungkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya dalam upaya membangun budaya integritas melalui jalur pendidikan. Mahasiswa menyadari bahwa pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga perlu dimulai dari pembentukan karakter sejak usia dini.
Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif di sekolah dan ruang-ruang publik desa. Dalam sesi edukasi tersebut, mahasiswa mengajak peserta memahami makna integritas, mengenali bentuk-bentuk korupsi dalam kehidupan sehari-hari, serta menyadari dampak buruknya terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Materi disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif dan disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami.
Selain penyampaian materi, mahasiswa juga memasang poster anti korupsi di sejumlah titik strategis seperti sekolah, kantor lembang, dan fasilitas umum lainnya. Poster yang dirancang dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik itu diharapkan dapat menjadi pengingat visual yang terus menerus menanamkan pesan kejujuran dan tanggung jawab.
Koordinator Lapangan, Alton Patabang menyampaikan bahwa pembentukan karakter antikorupsi perlu dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan setiap hari.
“Integritas itu bisa dibangun dari hal-hal sederhana, seperti disiplin, tidak menyontek, dan tidak mengambil yang bukan haknya. Jika nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak dini, maka akan menjadi fondasi yang kuat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Marchelina Rante dalam keterangannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa dalam mengangkat isu integritas sebagai tema pengabdian. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas program kerja mahasiswa KKN Tematik, tetapi juga merupakan bagian dari proses pendidikan karakter. Mahasiswa belajar menjadi agen perubahan, serta masyarakat mendapatkan penguatan nilai integritas yang sangat penting bagi kehidupan sosial,” ujarnya.
Kepala Lembang Rinding Kila’, Saul Saleaka Patiung turut menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai kegiatan edukasi anti korupsi ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lembang saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang membawa program edukatif seperti ini. Penanaman nilai integritas tidak hanya penting bagi anak-anak sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat. Kami berharap pesan-pesan yang disampaikan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, melainkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan pemerintahan lembang,” tuturnya.
Respons positif terlihat dari partisipasi aktif siswa dan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Diskusi yang terbangun menunjukkan adanya kesadaran baru tentang pentingnya menjaga kepercayaan dan bersikap transparan dalam berbagai aspek kehidupan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sadar hukum dan berintegritas. Langkah kecil yang dilakukan di tingkat desa ini menjadi bagian dari upaya besar membangun budaya anti korupsi yang berkelanjutan demi masa depan bangsa yang lebih bersih dan bermartabat. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar