Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » OPINI: Last Minute, Partai Golkar Quo Vadis Pilpres?

OPINI: Last Minute, Partai Golkar Quo Vadis Pilpres?

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
  • comment 0 komentar

Oleh:  Viani Octavius — Politisi Golkar – Advokat

PARTAI GOLKAR selalu sangat berhasil dan  banyak melahirkan politisi yang handal secara kolektif dan cukup merata dari seluruh persada tanah air secara umum.

Tetapi  dalam primasi  kepemimpinan nasional secara khusus, Partai Golkar tidak mampu  melahirkan figur yang bisa muncul sebagai lokomotif baru,  yang bisa diendorse dan diterima secara luas di internal partai dan sekaligus menerima dukungan dan kepercayaan kuat dari eksternal masyarakat.

Perjuangan dan jejak politik para elitis Partai Golkar, sejatinya lebih lokal melahirkan pemimpin daerah,  yang meski secara nasional hasilnya di legislatif dan di eksekutif pada level kepemimpinan daerah, provinsi dan atau kota, kabupaten cukup positif, meski mulai tergerus,  tetapi tidak signifikan mengerucut pada seorang figur,  yang memiliki nilai kepemimpinan, kapasitas, kompetensi, passion personal yang populis, yang memiliki nilai  jual politik dan daya tawar – bargaining politic,  untuk kepemimpinan nasional.

Hasilnya lebih kepada penguatan dan konsolidasi internal untuk eksistensi Partai Golkar, tidak untuk ” duc in altum – lompatan lebih dalam ”  ke masyarakat sebagai calon pemimpin nasional yang disiapkan, oleh Partai Golkar.

Partai Golkar perlu menata diri dan quick responsif terhadap arus perubahan politik yang lebih berciri populis, yang disukai oleh generasi millenium dan gen Z yang lebih dari 50 % sebagai voters yang menginginkan dan menentukan figur pemimpin nasional kedepan.

Mesti cepat  berbenah untuk bisa menampilkan figur tersebut pada kepemimpinan nasional dengan melahirkan atau membentuk dalam proses dan dinamika Partai Golkar.

Munas ataupun Munaslub secara normatif ada. Tertulis. Sangat jelas tentang syarat pelaksanaanya.

Dialektika politiknya, bukan semata pada perdebatan sesuai atau tidak waktu untuk implementasi ketentuan  juridis formal organisatoris Partai Golkar,bukan pula pada how to defend jika signifikansi politiknya,  bahwa Partai Golkar solid.

Agenda terbesarnya yang perlu diretas bersama secara kolektif kolegial agar linear hasil antara  posisi Partai Golkar  dalam pusaran eksekutif kepemimpinan nasional bisa tercapai.

Pentingnya hal ini, apakah ingin diagendakan untuk pemilu 2024 yang berarti bisa dilaksanakan Munaslub,atau penguatan akseleratif Partai Golkar di last minute terkait  rekomendasi Dewan Pakar dari opsi yang ada,untuk menentukan sikap dan arah politik Partai Golkar di pilpres,  atau memilih pasca pemilu 2024  pada saat Munas berkala sebagai evaluasi bisa terkait achievment target politic atau evaluasi atas ketidakberhasilan yang mengulang sejarah, tetapi apapun pilihannya,  tentu saja hasilnya akan berbeda,  itu hak sepenuhnya dari pemilik suara Partai Golkar yang menentukan.

Vox Golkar – Vox Populi.

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Teriakan “Zadrak Bupati” pada Pendaftaran Bacaleg Partai Gerindra Tana Toraja

    Ada Teriakan “Zadrak Bupati” pada Pendaftaran Bacaleg Partai Gerindra Tana Toraja

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Bupati Tana Toraja saat ini, Zadrak Tombeq kelihatan akan diusung Partai Gerindra – jika partai tersebut menang pemilu – pada pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tana Toraja tahun 2024 mendatang. Indikasi ke arah itu mulai terlihat pada momen pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), yang dilakukan di Sekretariat […]

  • Kabar Gembira, 2000 Kerbau di Toraja Utara Segera Divaksin PMK

    Kabar Gembira, 2000 Kerbau di Toraja Utara Segera Divaksin PMK

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pertanian segera melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap 2.000 kerbau di wilayah ini. Langkah vaksinasi ini segera dilakukan setelah Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direjen Peternakan memberikan bantuan 2.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada pemerintah Kabupaten Toraja Utara. Vaksin ini akan disuntikkan […]

  • Empat Pengrajin Kopi Asal Toraja dan Mamasa Masuk 15 Besar KKSI 2021

    Empat Pengrajin Kopi Asal Toraja dan Mamasa Masuk 15 Besar KKSI 2021

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Empat pengrajin kopi asal Toraja dan Mamasa masuk finalis 15 besar Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) 2021, yang diselenggarakan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) bersama Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka). Keempat pengrajin tersebut, masing-masing Aldrick Putra Semangat Tato (Nosu, Mamasa, Sulawesi Barat), Allo Buyong (Masanda, Tana Toraja, Sulawesi […]

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

  • Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pembebasan lahan pembangunan jembatan kembar di Malango’ dinilai terlalu kecil oleh pemilih lahan dan bangunan. Itu sebabnya, mereka mengadu ke DPRD Toraja Utara. Sebanyak 10 Kepala Keluarga pemilik lahan dan bangunan, yang kemungkinan besar akan terdampak pembangunan jembatan kembar di Malango’ Rantepao, mendatangi kantor DPRD Toraja […]

  • Provinsi Sulawesi Selatan Bakal Miliki Perda Sistem Pertanian Organik

    Provinsi Sulawesi Selatan Bakal Miliki Perda Sistem Pertanian Organik

    • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Provinsi Sulawesi Selatan bakal memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur mengenai Sistem Pertanian Organik. Pertanian organik adalah cara-cara atau sistem budidaya pertanian yang menghindarkan penggunaan pupuk ataupun pestisida buatan pabrik. Perda tentang Sistem Pertanian Organik ini merupakan inisiatif anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Komisi B. Naskah akademik dan konsultasi publik serta […]

expand_less