Napak Tilas Kenang A.A van de Loosdrecht, 110 Pemuda Akan Berlari 11.0 Kilometer
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jum, 3 Mar 2023

Sebanyak 110 pemuda gabungan dari berbagai komunitas olahraga Toraja dan Palopo akan berlari sejauh 11.0 kilometer dalam napak tilas mengenang martir Antonie Aris van de Loosdrecht, Sabtu, 4 Maret 2023 besok. (Foto: ist).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 110 pemuda gabungan dari berbagai komunitas olahraga Toraja dan Palopo akan berlari sejauh 11.0 kilometer dalam napak tilas mengenang martir Antonie Aris van de Loosdrecht, Sabtu, 4 Maret 2023 besok.
Antonie Aris van de Loosdrecht adalah seorang pekabar Injil atau Zendeling asal Belanda yang pertama tiba di Toraja sekitar tahun 1913. Setelah tiba di Toraja, dia langsung melakukan pekabaran Injil melalui karya di bidang pendidikan dan kesehatan. Waktu tiba misionaris Antonie Aris van de Loosdrecht inilah yang dijadikan dasar penetapan waktu pekabaran Injil di Toraja, yang tahun ini genap 110 tahun.
Dalam rangkaian peringatan 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT) ini, Gereja Toraja melaksanakan berbagai kegiatan, yang salah satunya adalah napak tilas mengenang martir Antonie Aris van de Loosdrecht.
“Lari napak tilas yang merupakan rangkaian kegiatan perayaan 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) tersebut akan diselenggarakan besok, Sabtu, 4 Maret 2023, mulai pukul 06.00 Wita. Titik star dari Museum AA. van de Loosdrecht di Bori, Lombongan ke Pangli, Tallunglipu, kemudian finis di Halaman Tongkonan Sangullele,” terang Koordinator Pelaksana Kegiatan, Yaya Rundupadang, Jumat, 3 Maret 2023.
Diungkapkan Yaya, dalam napak tilas ini, selain berolahraga lari serta jalan santai menikmati sejuknya alam Toraja, juga menjadi momentum mengingat perjalanan Injil Masuk Toraja.
“Betapa pentingnya mengumpulkan energi positif yang kita miliki. Sehatnya dapat, ilmunya dapat karena titik yang akan dilewati merupakan tempat bersejarah hadirnya Injil di Toraja,” kata Yaya lebih lanjut.
Komunitas Run Toraja sebagai pelaksana kegiatan napak tilas ini menyebut akan menghadirkan peserta dari komunitas lari, pejalan kaki, pesepeda, yoga, zumba bahkan beladiri dari Makale, Rantepao dan Palopo.
Bank Sulselbar sebagai sponsorship utama memberikan apresiasi adanya kegiatan Napak Tilas perayaan 110 Tahun IMT.
“110 Tahun IMT menjadi kesempatan kami menjalin sinergi dan kebersamaan dengan masyarakat Toraja, khususnya Gereja Toraja. Besar harapan, kehadiran Bank Sulselbar memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Toraja,” jelas Deny JM, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Rantepao, Toraja Utara.
Ketua Umum Panitia Perayaan 110 Tahun IMT, Djekson Mari bahkan takjub dengan gebrakan dari Komunitas Lari Run Toraja.
“Wah, luar biasa semangatnya untuk memberikan diri dalam kegiatan 110 Tahun IMT. Saya mengajak kita semua untuk ikut menyemarakkan Napak Tilas Kenang AA Van De Loosdrecht,” pungkas Djekson. (*)
Penulis: Desianti
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar