Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Meski Sudah Setahun Berlalu, Pemuda dan Wanita Katolik Tana Toraja Tunjukkan Kepedulian Untuk Korban Longsor Palangka’

Meski Sudah Setahun Berlalu, Pemuda dan Wanita Katolik Tana Toraja Tunjukkan Kepedulian Untuk Korban Longsor Palangka’

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengurus Pemuda Katolik  Komisariat Cabang Tana Toraja dan Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Makale menyambangi rumah salah satu korban Bencana Longsor Palangka. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM MAKALE —
Peduli Kemanusiaan Pemuda Katolik  Komisariat Cabang Tana Toraja dan Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Makale menyambangi salah satu korban Bencana Lonsor Palangka yang terjadi kuramg lebih setahun yang lalu tepatnya awal April tahun 2024 lalu.

Minggu 23 Februari 2023, Pengurus Pemuda Katolik  Komisariat Cabang Tana Toraja dan Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Makale menyambangi rumah salah satu korban Bencana Longsor Palangka April 2024 yakni anak kekasih Audri dan ibunya.

Audri adalah balita berusia 4 tahun anak dari Masse’ salah satu korban meninggal akibat longsor palangka yang terjadi  2024 lalu.

Audri saat ini sudah berumur 5 tahun dan tinggal dirumah neneknya bersama ibunya di Lembang Lea Kecamatan Makale.

Saat musibah terjadi tahun lalu, Alm. Ayah Audri disemayamkan di kampung halamannya di Lauso, Lembang Perindingan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan.

Meski sudah hampir setahun musibah itu berlalu, Joni Matalangi Ketua Pemuda Katolik Tana Toraja menyampaikan bawah meski masa tanggap darurat sudah selesai namun mengambil bagian dalam tugas kemanusiaan tidak menjadi soal dalam hal waktunya.

Joni mengurai jika dalam kebencanaan ada tiga fase yakni Mitigasi (pencegahan), Emergency Response (Tanggap Darurat) dan Recovery (Pemulihan) dan saat ini kita masih dalam tahap Recovery (Pemulihan) sehingga dukungan dan bantuan masih dibutuhkan oleh para korban bencana alam tanah longsor Palangka.

Joni mengatakan bantuan ini telah lama disiapkan baik oleh Pemuda Katolik juga oleh Wanita Katolik namun karena berbagai kesibukan sehingga baru bisa tersalurkan dan bantuan ini tidak lagi melalui posko bantuan melainkan langsung ke korban.

“Ada yang cukup menarik empati dari Aaudri yakni anak kecil yang ayahnya salah satu korban longsor sekarang mereka tinggal berdua dengan Ibunya, sehingga tidak ada maksud lain dari apa yang kami lakukan ini murni kemanusiaan, dimana saat ini Ibu dari Audri bekerja disebuah kios lokal demi dan untuk menafkahi anaknya” cerita Joni Matalangi.

Hal senada disampaiakan oleh Sivida Paundanan, Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Makale bahwa bantuan kemanusiaan ini tidak melihat latar belakang apa dan siapa sasarannya melainkan kepedulian semata dan tentunya kita berharap apa yang diberikan oleh Pemuda Katolik dan Wanita Katolik Republik Indonesia ini dapat bermanfaat bagi anak kekasi Audri secara khusus dalam menempu pendidikan nantinya.

Menurut Ibunya tahun ini Audri sudah masuk sekolah tingkat taman Kanak-kanak (TK).

“Adapun bantuan tersebut kami kumpulkan dari berbagai tangan tangan yang peduli melalui Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tana Toraja dan WKRI cabang Makale baik dari anggota sendiri juga dari kenalan yang berada diluar Toraja” urai Sivida Paundanan.

Pemuda Katolik berharap, Pemda Tana Toraja tetap memperhatikan masa pemulihan bagi korban longsor Palangka dan Makale Selatan yang terjadi sekitar 1 tahun lalu terutama yang masih tinggal di sekitar lokasi longsor dan warga yang rumahnya masih terancam.

“Masa pemulihan yang dimaksud adalah penanganan psikologi, agar masyarakat tidak trauma mungkin perlu dipikirkan keamanan tempat tinggal misalnya relokasi dan pembangunan shalter” tutup Joni Matalangi. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wilayah Adat Gandangbatu Sillanan Jadi Polemik Saat Konsultasi Publik Ranperda Masyarakat Adat

    Wilayah Adat Gandangbatu Sillanan Jadi Polemik Saat Konsultasi Publik Ranperda Masyarakat Adat

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengakuan Masyarakat Adat terus bergulir dan saat ini memasuki tahap konsultasi publik. Konsultasi publik digelar di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tana Toraja, Senin, 20 November 2023 kemarin. Sejumlah masukan perbaikan terhadap Ranperda Masyarakat Adat ini muncul dalam konsultasi publik tersebut. Yang paling menonjol adalah protes dari […]

  • Laka Lantas di Buntudatu Mengkendek, Suzuki APV Bertabrakan dengan Toyata Avanza

    Laka Lantas di Buntudatu Mengkendek, Suzuki APV Bertabrakan dengan Toyata Avanza

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan Poros Makale – Enrekang, Kilometer 23 Lembang Buntudatu Kecamatan Mengkendek, Rabu, 13 Januari 2021 malam. Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua unit minibus jenis Suzuki APV dengan Nomor Polisi DM 1676 DC bertabrakan dengan Toyota Avanza DD 1836 RP. Alexander Ra’bang, warga yang berada dilokasi kejadian […]

  • Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    Tanda Persaudaraan, Warga Muslim Arak “Lettoan” Berisi Kambing di Acara Mangrara Gereja Katolik Rantetayo

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Ada kejadian unik pada acara Mangrara (Syukuran Rumah/Bangunan dalam adat Toraja) Gereja Katolik Paroki  Santo Paulus Rantetayo, Kecamatan Rantetayo, Kamis, 3 Februari 2022. Jika biasanya Lettoan (tanda persaudaraan yang dibawa oleh sekelompok masyarakat ke acara Mangrara berupa miniatur rumah adat Toraja) diisi dengan babi, namun pada acara Mangrara Gereja Katolik di Rantetayo […]

  • Jalan Sehat HUT ke-58 Partai Golkar Berlangsung Meriah di Tana Toraja

    Jalan Sehat HUT ke-58 Partai Golkar Berlangsung Meriah di Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar kegiatan jalan sehat serentak di seluruh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58 Partai Golkar. Di Tana Toraja, Pengurus DPD II Partai Golkar Tana Toraja kerjasama pengurus DPD I menggelar jalan sehat bersama ratusan masyarakat Tana Toraja, Selasa, 18 Oktober 2022. Jalan […]

  • KPA Anak Rimba Toraja Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Gandasil

    KPA Anak Rimba Toraja Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Gandasil

    • calendar_month Sabtu, 17 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kelompok Pencinta Alam Anak Rimba Toraja (KPA ART) Salubarani melakukan penggalangan dana selama tiga hari untuk membantu korban kebakaran rumah salah satu warga di Lembang Betteng Deata, Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Penggalang dana digelar sejak Kamis, 15 Desember 2022 hingga Sabtu, 17 Desember 2022. Pada hari ketiga penggalan dana ini, Anggota KPA Anak […]

  • Terlibat Curanmor, Dua Orang Pelajar Asal Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Terlibat Curanmor, Dua Orang Pelajar Asal Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua orang pelajar yang masih dibawah umur asal Toraja Utara ini terbilang nekad dan lihai dalam melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terutama jenis sepeda motor. Betapa tidak, kedua pelajar ini berhasil mencuri dua unit sepeda motor di dua lokasi berbeda di Tana Toraja; Kecamatan Makale dan Mengkendek. Kemudian, saat diinterogasi polisi, kedua […]

expand_less