Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menghadap ke Kantor Staf Presiden, Theofilus Bawa Tim Lengkap, Begini Hasil Pembicaraan Mereka

Menghadap ke Kantor Staf Presiden, Theofilus Bawa Tim Lengkap, Begini Hasil Pembicaraan Mereka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung membawa tim yang lengkap saat bertandang ke Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Senin, 11 Oktober 2021.

Selain Wakil Bupati, Zadrak Tombeq, Theofilus juga didampingi anggota Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, dan instansi terkait lainnya.

Di Kantor Staf Kepresidenan, Theofilus dan Tim bertemu dengan Deputi I Bidang Infrastrukti Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta. Mereka membicarakan banyak hal, terutama terkait pengembangan pariwisata, pertanian, dan lingkungan hidup di Tana Toraja.

“Kami datang menyampikan kepada pemerintah pusat melalui Deputi I Bidang Infrastruktur Kantor Staf Kepresidenan dan memaparkan apa kebutuhan Kabupaten Tana Toraja tentang pembangunan dan pengembangan pariwisata, aksesibilitas, dan sarana prasarana pendukung destinasi, untuk memperkuat kapasitas destinasi,” terang Theofilus kepada kareba-toraja.com, Selasa, 12 Oktober 2021 malam.

Dia menyebut, dalam petermuan tersebut, hadir pula perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

“Ada banyak sektor yang kami paparkan dan presentasikan. Itu sudah ada komunikasi awal, seperti sekotor pertanian yang terkait agrowisata, kehutanan (hutan wisata), kesehatan, serta kebersihan dan persampahan,” terang Theofilus.

Theofilus menjelaskan bahwa pertemuan dengan Deputi I Kantor Staf Kepresiden tersebut menyangkut gagasan besar bahwa Toraja berpotensi mengangkat dan berkontribusi terhadap ekonomi nasional, apalagi Toraja sudah masuk dalam Destinasi Pariwisata Pengembangan (DPP) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Kita dalam posisi daerah KSPN Pengembangan, juga hinterland ibukota negara yang baru, maka semakin strategis, semakin vital posisinya dalam rangka pariwisata nasional karena kedekatan dengan ibukota baru. Karena itu perlu peningkatan aksesibilitas dan konektivitas, serta penambahan event-event nasional maupun internasional,” urai Theofilus.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung bersama Tim berfoto bersama di depan Kantor Staf Kepresidenan usai bertemu dengan Deputi I membicarakan pengembangan pariwisata Tana Toraja. (dok. Bernard Ely).

Dalam pertemuan itu, Theofilus juga membawa serta prospek dan perencanaan pengembangan beberapa destinasi wisata baru di Tana Toraja, seperti kawasan bukit karts Buntu Sarira, padang savana Ollon, air terjun bercabang tiga Talondo Tallu, dan air terjun Sarambu Asing di Kecamatan Bittuang.

Selain bertemu dengan Deputi I Kantor Staf Kepresidenan, Theofilus dan Tim juga bertemu dengan Direktur Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Golnya, untuk destinasi Bukit (Buntu) Sarira, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung tahun depan,” kata Theofilus.

Selain itu, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk pembangunan rest area, café shop, dan stand cinderamata di kawasan agrowisata Pango-Pango, Kecamatan Makale Selatan. Juga Kementerian Lingkungan Hidup yang mengalokasikan anggaran untuk penanganan persampahan di objek wisata. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tongkonan Perlu Hakim Ad Hoc Adat Agar Putusan Tidak Lepas dari Hukum Adat Toraja

    Sengketa Tongkonan Perlu Hakim Ad Hoc Adat Agar Putusan Tidak Lepas dari Hukum Adat Toraja

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pengacara sekaligus dosen, Irwanto Tandi Bara’Tiku, S.H.,M.Kn menyoroti maraknya perkara perdata yang melibatkan tongkonan dan bahkan berujung pada eksekusi, namun dinilai sering tidak memberi ruang memadai bagi hukum adat yang berlaku di Toraja. Ia menyebut Tongkonan, dalam hukum adat Toraja, bukan sekadar objek kebendaan, melainkan entitas sakral yang merepresentasikan jati diri, relasi […]

  • Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Nasdem, Johanis Lithang Tombi Langi’ menyesalkan sikap lengah Satgas Covid-19 Tana Toraja yang tidak memperketat pemeriksaan di perbatasan Salubarani. Padahal sebelumnya, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 009/1077/XII/Setda, perihal himbauan agar setiap perantau yang tidak dapat menunda perjalanan ke Toraja untuk wajib […]

  • Perempuan Indonesia Maju Bantu Pengungsi di Rano, Tana Toraja

    Perempuan Indonesia Maju Bantu Pengungsi di Rano, Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Perempuan Indonesia Maju (PIM) DPC Tana Toraja mengunjungi posko pengungsian warga pasca longsor di Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja, yang terjadi pada 15 Februari lalu. Kunjungan PIM DPC Tana Toraja ke lokasi pengungsian warga ini dilakukan pada Senin, 28 Februari 2022. Sebagaimana diketahui, hujan deras yang terus mengguyur Rano Tengah telah merusak […]

  • Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aktifitas eksplorasi panas bumi (geothermal) di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja mulai memunculkan dampak, salah satunya adalah dampak sosial. Dengan adanya aktivitas eksplorasi panas bumi di Lembang Balla, konflik internal sering terjadi antara masyarakat pro dan yang menolak eksplorasi panas bumi di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, masyarakat meminta pihak […]

  • Bangunan di Sekitar Art Centre Rantepao Mulai Dibongkar

    Bangunan di Sekitar Art Centre Rantepao Mulai Dibongkar

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mulai melakukan pembongkaran terhadap bangunan-bangunan yang ada di Art Centre dan Pasar Sore Rantepao. Bangunan dibongkar karena lokasi ini akan digunakan atau dibangun Alun-alun Kota Rantepao dan Gedung Perpustakaan Moderen. Pembongkaran mulai dilakukan pemerintah sejak Sabtu, 20 Agustus 2022. Bangun pertama yang dibongkar adalah Kantor Kelurahan Penanian yang […]

  • Pembangunan Jembatan “Kembar” Malango’ Hampir Pasti Batal Tahun Ini

    Pembangunan Jembatan “Kembar” Malango’ Hampir Pasti Batal Tahun Ini

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pembangunan Jembatan “Kembar” Malango’ di Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, hampir pasti tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Pasalnya, hingga menjelang akhir bulan September, proses pembebasan lahan (yang menjadi domain Pemkab Toraja Utara), belum tuntas. “Berdasarkan rapat evaluasi Komisi D dengan Dinas PUPR pekan lalu, memang pembangunan jembatan di Malango’ itu dibatalkan. Alasannya […]

expand_less