Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Mengenal Rosmiaty, Calon Kepala Lembang Buntu Limbong, Sosok Sederhana dengan Segudang Inovasi

Mengenal Rosmiaty, Calon Kepala Lembang Buntu Limbong, Sosok Sederhana dengan Segudang Inovasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
  • comment 0 komentar

Sederhana, cekatan, dan ramah senyum adalah ciri khas yang melekat pada diri mantan Kepala Lembang Buntu Limbong 2 periode, Rosmiaty  K.L, Stp.

PEMILIHAN KEPALA LEMBANG serentak Tana Toraja tahun 2021 menjadi pertarungan periode ketiga Rosmiaty menahkodai Lembang Buntu Limbong Kecamatan Gandangbatu Sillanan.

Menjadi Kepala Lembang perempuan satu-satunya di Kecamatan Gandangbatu Sillanan tidak menjadikan Lembang Buntu Limbong terbelakang tapi justru menjadi Lembang maju dengan segudang inovasi.

Tercatat selama 2 periode memimpin Buntu Limbong sejumlah inovasi dan program pro rakyat berhasil dipersembahkan oleh Rosmiaty untuk masyarakat Lembang Buntu Limbong.

Rosmiaty berhasil menciptakan produk Kopi Organik pertama di Toraja yang telah mengantongi sertifikat sebagai produk kemasan kopi organik.

Rosmiaty juga berhasil membuktikan lahan perkebunan di wilayah Buntu Limbong adalah tanah yang subur melalui program budidaya bawang merah dan sejumlah jenis tanaman holtikultura serta program pemanfaatan lahan pekarangan yang tumbuh subur.

Lembang Buntu Limbong juga menjadi salah satu Lembang di Tana Toraja yang terpilih sebagai Kampung KB. Kampung KB adalah suatu wilayah yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistimatis.

Rosmiaty juga berhasil membantu meningkatkan pendapatan rakyat melalui pembinaan program pembibitan tanaman Lada/Merica, Cengkeh, dan Vanili.

Selama 2 periode memimpin Buntu Limbong, Rosmiaty juga berhasil memperjuangkan program bedah rumah untuk masyarakat Buntu Limbong sehingga berhasil menerima bantuan bedah rumah sebanyak 122 rumah dalam jangka waktu 2 tahun.

Rosmiaty juga berhasil memperjuangkan sertifikat hak milik (SHM) melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) dalam kurun waktu 3 tahun sebanyak 300 persil (bidang).

Dan pada tahun 2019, Buntu Limbong kecipratan proyek pembangunan Embung Serbaguna dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Dirjen Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang dengan biaya kurang lebih Rp 9 miliar.

Embung ini bahkan dikonsep menjadi Embung bernuansa Wisata dan menjadi icon baru di Lembang Buntu Limbong.

Rosmiaty bergembira bersama warganya saat musim panen bawang merah.

Pada masa pandemi Covid-19 awal tahun 2020, Buntu Limbong juga menjadi Lembang pertama di Tana Toraja yang berinovasi memberdayakan dan menggandeng penjahit-penjahit rumahan untuk memproduksi masker kain lalu dibagi ke masyarakat untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 saat itu.

Dengan segudang inovasi inilah, Rosmiaty K. L kembali didorong oleh masyarakat untuk menahkodai Lembang Buntu Limbong untuk periode 6 tahun ke depan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Rumah Warga di Lembang Rantedada Mengkendek Ludes Terbakar

    Satu Rumah Warga di Lembang Rantedada Mengkendek Ludes Terbakar

    • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Musibah Kebakaran rumah kembali terjadi di lingkungan Orongan Lembang Rantedada Kecamatan mengkendek, Tana Toraja Minggu Siang 02 Desember 2022. Musibah kebakaran menimpa rumah milik Yuliana Palanna alias Mama Resto terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik. Tidak ada korban jiwa akibat musibah kebakaran tersebut namun kerugian mencapai […]

  • FOTO: 110 Pemuda Berlari dari Bori’ Sampai Rantepao Kenang Perjuangan A.A van de Loosdrecht

    FOTO: 110 Pemuda Berlari dari Bori’ Sampai Rantepao Kenang Perjuangan A.A van de Loosdrecht

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — 110 pemuda dari gabungan  dari berbagai komunitas olahraga lari dari Toraja dan Palopo berlari sejauh 11.0 km dari Museum AA van de Loosdrecht di Bori’ sampai Halaman Tongkonan Sangulele BPS Gereja Toraja Rantepao, Sabtu, 4 Maret 2023. Kegiatan peringatan 110 Tahun IMT,salah saru item didalamnya adalah 110 IMT RUN untuk menapak tilas […]

  • Mantan Cawabup Toraja Utara Promosikan Kopi Toraja kepada Diplomat Polandia

    Mantan Cawabup Toraja Utara Promosikan Kopi Toraja kepada Diplomat Polandia

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Mantan Calon Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2010-2015, John O.S Bari, mempromosikan Kopi Toraja kepada diplomat Polandia dalam pertemuan khusus kemitraan bisnis dengan Mr.  Piots Firlus – Deputy Head Mission dari Kedutaan Besar Polandia di Jakarta – Indonesia, 7 Juni 2022. Dalam pertemuan tersebut, mantan Cawabup yang kala itu berpasangan dengan Bride […]

  • Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    Dampak Sosial Mulai Terjadi, Masyarakat Minta Aktifitas Eksplorasi Panas Bumi di Balla Bittuang Dihentikan

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aktifitas eksplorasi panas bumi (geothermal) di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja mulai memunculkan dampak, salah satunya adalah dampak sosial. Dengan adanya aktivitas eksplorasi panas bumi di Lembang Balla, konflik internal sering terjadi antara masyarakat pro dan yang menolak eksplorasi panas bumi di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, masyarakat meminta pihak […]

  • Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Per 10 Juli 2022, jumlah kerbau yang positif mengindap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tana Toraja mencapai 28 ekor. Satu diantaranya merupakan jenis kerbau belang (tedong tanda) yang harganya sekitar Rp 200 juta. Ke-28 ekor kerbau yang positif PMK tersebut, menurut laporan Medik Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, tersebar di […]

  • Mengenal Gejala dan Bahaya Cacar Monyet

    Mengenal Gejala dan Bahaya Cacar Monyet

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CACAR MONYET atau yang biasa disebut Monkey Pox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini merupakan anggota dari genus Orthopoxvirus bersamaan dengan virus small pox atau penyakit variola. Pada tahun 2003, wabah cacar monyet pertama di luar Afrika terjadi di Amerika Serikat dan dikaitkan dengan kontak dengan peliharaan yang terinfeksi. Sejak 2017, Nigeria telah […]

expand_less