oleh

Mahasiswa UKI Toraja Jalan Kaki 12 Km Bawa Bantuan ke Desa Terpencil di Majene, Sulbar

KAREBA-TORAJA.COM, MAJENE — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPBSI) Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) menempuh perjalanan kaki sejauh kurang lebih 12 kilometer untuk sampai di salah satu desa terpencil di perbatasan Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi.

Perjalanan para mahasiswa UKI Toraja ini untuk menjangkau desa terpenci terdampak Gempa Sulbar dilakukan sejak tanggal 23 Januari 2021 lalu. Dari Desa terakhir yang bisa diakses kendaraan, yakni Desa Kabiraan, para mahasiswa UKI Toraja mulai berjalan kaki menuju Desa Tamirimbi Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene yang jaraknya kurang lebih 12 km.

Baca Juga  Selain Pangan Serta Relawan, Pemda dan Polres Toraja Utara Juga Buka Dapur Umum di Mamuju

Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UKI Toraja ini membawa sejumlah bantuan kebutuhan pokok bagi warga Desa Tamirimbi seperti beras dan mie instan, serta selimut, terpal pakain, dan alat mandi.

Mahasiswa UKI Toraja ini berada di Desa Tamirimbi selama 5 hari dari tanggal 23 Januari hingga tanggal 28 Januari 2021.

Kepada jurnalis kareba-toraja.com, Kamis, 28 Januari 2021 sore, Farel D. Paseru selaku Ketua Umum HMPBSI UKI Toraja mengaku berterimakasih kepada Tuhan karena dimungkinan untuk menyelesaikan penyaluran bantuan ke Desa terpencil Majene yang harus diakses dengan berjalan kaki sejauh 12 km.

“Semoga apa yang kami berikan boleh membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak Gempa Sulbar. Saya percaya seperti motto UKI TORAJA “Menjadi Berkat Bagi Semua” hari ini kita di mungkinan untuk belajar memahami, memaknai serta mendalami apa fungsi dan peran kita sebagai mahasiswa di tengah masyarakat,” tutur Farel.

Baca Juga  5 Truk Bantuan Kemanusiaan Polres Tana Toraja Diberangkatkan ke Mamuju, Sulbar

Farel juga berterimakasih untuk semua pihak yang telah mengambil peran, mulai dari orang tua, mahasiswa, alumni, Dosen dan Pimpinan UKI Toraja, serta sahabat HMTI yang telah memfasilitasi sehingga boleh tiba kembali dengan selamat. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya