Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » LPPM STIKES Tana Toraja Edukasi PHBS dan Gerakan Sadar Stunting di Puskesmas Tallunglipu

LPPM STIKES Tana Toraja Edukasi PHBS dan Gerakan Sadar Stunting di Puskesmas Tallunglipu

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tana Toraja melaksanakan Gerakan Masyarakat Sadar Stunting dan Edukasi PHBS di Puskesmas Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara.

Gerakan pemberdayaan berbasis masyarakat ini dilaksanakan selama beberapa bulan di wilayah kerja Puskesmas Tallulingpu.

Kegiatan Peningkatan Mutu Puskesmas (PMP) ini dilaksanakan oleh tiga orang dosen, yaitu Regina Reni Ranteallo, S.Kep., Ns., M.Kes. (Ketua), Catherina Banne Padang, S.Kep., Ns., M.Kep. (Anggota 1) dan Ns. Olgrid Algarini Allo, S.Kep., M.Kep. (Anggota 2).

Kepada KAREBA TORAJA, Regina Reni Ranteallo, S.Kep., Ns., M.Kes mengatakan Gerakan Masyarakat Sadar Stunting dan Edukasi PHBS di Puskesmas Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, adalah respon aktif terhadap target penurunan angka stunting. Data yang didapatkan dari Puskesmas Tallunglipu kejadian stunting berjumlah 27 anak.

“Kegiatan PMP Gerakan Menuju Masyarakat Sadar Stunting dan Edukasi PHBS, adalah wujud kepedulian RISTEKDIKTI dan STIKES Tana Toraja bermitra dengan masyarakat untuk secara aktif memecahkan persoalan yang terkait dengan Pola Hidup Sehat,” kata Regina.

Regina menyebut, mitra dalam PMP ini adalah Ibu PKK wilayah kerja Puskesmas Tallunglipu yang terdiri dari  10 orang yang terintegrasi dengan kader Posyandu.

“Pemberdayaan masyarakat pemula ini dilaksanakan dengan metode health education yang digunakan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan. Kedua, Health Prevention usaha pencegahan suatu penyakit lebih baik dari mengobati suatu penyakit,” jelas Regina.

Regina mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari awal Juni 2023 diawali dengan persiapan yaitu administrasi, koordinasi, mencari narasumber dan membuat jadwal kegiatan, pemantauan lapangan, sosialisasi kegiatan dengan aparat pemerintahan dan masyarakat setempat. Kampanye dan edukasi bebas stunting, edukasi PBHS dilaksanakan di Puskesmas Tallunglipu  yang dihadiri oleh 120 orang (orang tua dan balita). Juga telah diserahkan beberapa alat berupa baju seragam Kader, Timbangan dan poster berat badan. Pelatihan yang diberikan kepada kader berupa pelatihan pijat bayi. Bersama kader dilaksanakan pemasangan poster tinggi badan dan pemberian makanan tinggi protein ke rumah-rumah warga yang memiliki anak usia 1-2 tahun.

“Salah satu Kader Germas Stunting yaitu Ibu Diana Paerunan memberikan testimoni bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh LPPM STIKES Tana Toraja sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka penurunan angka stunting dan berharap kegiatan ini tetap berkelanjutan dari tahun ke tahun,” ungkap Regina.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa target penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14% harus dapat dicapai pada tahun 2024 mendatang. Berdasarkan Survei status Gizi Indonesia (SSGI) Kementrian Kesehatan, prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 21,6% pada tahun 2022. Berikut prevalensi balita stunting di 10 Provinsi prioritas pada tahun 2022: Nusa Tenggara Timur (35,3%), Sulawesi Barat (35%), Papua (34,6%), Nusa Tenggara Barat 932,7%), Aceh (31,2%), Papua Barat (30%), Sulawesi Tengah (28,2%), Kalimantan Barat (27,8%), Sulawesi Tenggara (27,7%) dan Sulawesi Selatan (27,2%). (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Asal Republik Madagaskar Afrika Akan Kuliah dan Belajar Budaya Toraja di UKI Toraja

    Mahasiswa Asal Republik Madagaskar Afrika Akan Kuliah dan Belajar Budaya Toraja di UKI Toraja

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Maminiaina Andosoa Fanirian, mahasiswa jurusan Hukum dan Ilmu Politik dari The Catholic University of Madagascar yang mengikuti program BIPA dan langsung datang untuk mengikuti perkuliahan di kampus UKI Toraja. (foto: Ars/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — UKI Toraja terus meningkatkan kualitas pendidikan di usianya yang ke-57 tahun pada tahun 2024 ini. Salah satu program UKI Toraja adalah […]

  • Pemerintah Abai, Warga Bokin Kerjakan Sendiri Jalannya dengan Swadaya

    Pemerintah Abai, Warga Bokin Kerjakan Sendiri Jalannya dengan Swadaya

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Untuk kesekian kalinya, warga Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara mengerjakan sendiri jalan poros di wilayah mereka secara swadaya. Hal ini dilakukan karena tidak diperhatikan pemerintah. Terbaru, pada Sabtu, 26 Maret 2022, warga Dusun Turunan, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara, kembali melakukan gotong-royong mengerjakan rabat beton jalan poros, yang […]

  • Toraja Utara Masuk Nominasi Penerima Paritrana Award dari Kemenko PMK

    Toraja Utara Masuk Nominasi Penerima Paritrana Award dari Kemenko PMK

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kabupaten Toraja Utara menjadi salah satu dari 9 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yang masuk nominasi penerima Paritrana Award dari Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, melalui BPJS Ketenagakerjaan tahun 2022. Delapan Kabupaten/Kota lain yang masuk nominasi, diantaranya Kota Makassar, Kota Parepare, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Luwu, […]

  • Turunkan 239 Personil Gabungan, Polres Toraja Utara Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

    Turunkan 239 Personil Gabungan, Polres Toraja Utara Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara menurunkan 239 personil gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru 2026. 239 personil itu, terdiri dari 114 anggota Polri, serta 125 personel perkuatan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait. Selain patroli keliling, Polres Toraja Utara juga mendirikan 6 Pos Pengamanan, baik di gereja, […]

  • 2 Anggota Polri yang Terlibat Perkelahian di Café Valerie Diproses Pidana Umum dan Sidang Kode Etik

    2 Anggota Polri yang Terlibat Perkelahian di Café Valerie Diproses Pidana Umum dan Sidang Kode Etik

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Monika Rante Allo/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua personil Polri dari Polres Toraja Utara yang terlibat dalam perkelahian di Café Karaoke Valerie Rantepao, pada Rabu, 1 April 2026, diproses hukum secara parallel, yakni peradilan umum dan sidang kode etik profesi Polri. Hal itu ditegaskan Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto dalam keterangan resmi kepada media, Senin, 6 April 2026. […]

  • Dalam 4 Bulan, Polres Tana Toraja Tangani 13 Kasus Penipuan Online, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    Dalam 4 Bulan, Polres Tana Toraja Tangani 13 Kasus Penipuan Online, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Iptu Arlinansius saat memberikan keterangan terkait jumlah kasus penipuan online yang ditangani Polres Tana Toraja. (Foto/Monika).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tana Toraja dalam 4 bulan terakhir sejak Januari hingga April 2025 sudah menerima 13 laporan kasus penipuan online. Dari 13 Kasus penipuan online ini jumlah […]

expand_less