oleh

Lagi, Warga Temukan Ular Pyton Berukuran Besar di Tandung La’bo’, Toraja Utara

KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Warga Lembang (Desa) Tandung La’bo’, Kecamatan Sanggalangi’, Toraja Utara kembali menemukan seekor ular Sanca berukuran besar, yang diduga jenis Python Molurus (dilihat dari corak warna kulit), Kamis, 8 April 2021.

Sebelumnya, warga Dusun To’batu, Lembang Tandung La’bo’ juga pernah menangkap seekor ular pyton berukuran enam meter pada Kamis, 25 Maret 2021. Bedanya, hanya lokasi penemuan; yang satu ditemukan di Dusun To’Batu dan yang satunya lagi di Dusun Manglan, yang letaknya tak jauh dari lokasi penemuan pertama. Kedua ekor ular itu diduga masih berkerabat.

Warga setempat mengaku sudah beberapa kali menemukan ular Sanca sejenis di wilayah Lembang mereka. Kemudian, warga juga resah, karena kerap kehilangan binatang peliharaan, seperti ayam dan anjing, yang diduga dimangsa ular pyton tersebut.

Baca Juga  Masih Banyak Warga Toraja Tidak Percaya Adanya Virus Corona

Dilansir dari fanpage Toraja Indah, warga yang pertama kali menemukan ular pyton sepanjang 4 meter di Dusun Manglan tersebut adalah Yermia. Lelaki paruh baya yang baru saja kembali dari Tongkonan Kosso’ mengikuti ibadah penghiburan seorang warga setempat yang meninggal dunia, dikagetkan dengan kehadiran ular pyton berukuran besar di tengah jalan. Yermia kemudian memanggil beberapa warga untuk mengamankan ular berukuran besar tersebut.

Tidak seperti penemuan sebelumnya, dimana warga membunuhnya, ular pyton yang ditemukan Yermia masih hidup hingga saat ini. Dan menurut rencana akan diserahkan kepada aparat berwenang. “Kita tidak bunuh, cuma diamankan saja, selanjutnya akan kita serahkan ke petugas yang berwenang,” ungkap Yermia.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Pertokoan Lama Rantepao Dirobohkan

Sanca Bodo

Dilihat dari corak warna kulit, berat, dan panjang tubuh, ular yang ditemukan warga ini diduga merupakan jenis Sanca Bodo, yang merupakan kerabat dekat Sanca India. Ular ini memiliki nama Latin Python Molurus. Ular jenis Sanca Bodo ini berukuran 3 hingga 6 meter. Berat tubuhnya bisa mencapai 160 kg.

Mempunyai warna dasar coklat muda dengan bercak-bercak berbentuk tidak beraturan berwarna coklat tua. Ada pula yang berwarna dasar kuning, karamel, atau krem, dengan bercak-bercak kuning pekat, cokelat, atau oranye.

Sanca bodo (Python Molurus )mendiami hutan tropis atau hutan musim yang lembab. Biasanya ditemukan tidak jauh dari air atau tempat lembab bahkan kadang di dekat pemukiman. Ular Sanca Bodo umumnya beraktivitas di tanah dan/atau di dalam air, tetapi ular ini kerap memanjat pohon untuk berburu atau berjemur.

Baca Juga  Pedagang Pertokoan Lama Rantepao Diberi Waktu 3 Hari untuk Pindah, Jika Tidak, Akan Dibongkar Paksa

Ular ini memangsa hewan-hewan berukuran sedang hingga besar. Mangsa ular ini umumnya kadal, tikus, burung, ayam hutan, musang, babi, anjing, kera, bajing, rusa, dan kijang. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Sumber: Fanpage Toraja Indah
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya