Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Konjen Australia Kunjungi Anak-anak Tana Toraja di Kampung Inggris Natsir Eco School Lembang Maroson

Konjen Australia Kunjungi Anak-anak Tana Toraja di Kampung Inggris Natsir Eco School Lembang Maroson

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar, Todd Dias, mengunjungi anak-anak Tana Toraja yang merupakan siswa-siswi sekolah Bahasa Inggris Natsir Eco School (NES) di Lembang Maroson, Kecamatan Rembon, Senin, 12 Agustus 2024.

Kunjungan ini menunjukan komitmen Konjen Australia dalam mendukung upaya memberdayakan masyarakat desa melalui pendidikan, pengembangan produk lokal, dan kesadaran lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Natsir Eco School, bagian dari inisiatif Rural Resilience Initiatives (RURISE) yang dikelola oleh Widya Erti Indonesia, menyediakan akses pembelajaran Bahasa Inggris kepada lebih dari 200 anak dari lima dusun di Lembang Maroson.

Program yang baru saja diresmikan pada tanggal 27 Juni 2024 lalu ini mendapat dukungan luas dari pemerintah Kabupaten Tana Toraja, pemerintah Lembang Maroson, serta masyarakat setempat.

Todd Dias, Konsulat Jenderal Australia di Makassar, menyampaikan selamat kepada Natsir Eco School dan semua tim dari program RURISE (Widya Erti Indonesia) atas program tersebut.

“Saya terinspirasi dari proyek ini, memiliki visi luar biasa untuk anak di Tana Toraja melalui keterampilan berbahasa inggris. Harapannya mampu membekali anak untuk dapat terlibat aktif dalam daerahnya, terkhusus di bidang industri pariwisata,” ujar Todd Dias, Konsulat Jenderal Australia di Makassar.

Dalam kunjungan itu, Todd Dias bersama dengan pengajar relawan (volunteacher) mengisi rangkaian proses belajar-mengajar bahasa Inggris bersama anak-anak. Story telling sebagai salah satu metode pembelajaran interaktif digunakan untuk memberi ketertarikan belajar anak-anak.

Program RURISE telah mengembangkan metode pembelajaran (termasuk story telling) dengan tingkatan kurikulum beginner, intermediate, dan advance. Kelas di NES ini mengembangkan pendekatan Volunteach, sebuah pendekatan yang menggabungkan sukarelawan, edukasi dan pariwisata.

Harapannya pendekatan ini dapat menjadi jalan peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak Lembang Maroson.

“Kami sangat bersemangat dengan kunjungan Konjen Australia dan berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak seperti ini untuk mengembangkan program RURISE lebih lanjut,” kata Made Wiranatha Krisna, selaku Direktur Eksekutif Widya Erti Indonesia.

Hal senada juga disampaikan Natsir, selaku inisiator Natsir Eco School.

“Kami bersyukur atas kesempatan kunjungan ini sehingga dapat memotivasi anak-anak belajar bahasa inggris. Dengan begitu, anak-anak di desa kelak punya bekal untuk mengembangkan dunia Pariwisata yang memberikan peran pada warga lokal di Tana Toraja. Tidak hanya sebagai penonton di daerahnya sendiri,” urai Natsir.

Selama kunjungan ini, Todd Dias juga berdiskusi dengan para relawan yang hadir dari berbagai negara seperti Spanyol, Belanda, Jepang, Australia, dan Indonesia.

Para relawan ini secara sukarela datang ke Tana Toraja, khususnya ke Lembang Maroson untuk mengajar anak-anak agar mahir berbahasa Inggris.

Bersama para relawan, Todd Dias juga mencoba produk cokelat lokal yang diberi nama Piong Cokla’. Produk olahan cokelat ini harapannya akan menjadi alternatif sumber pendapatan bagi warga desa dan membantu mendanai program pendidikan bahasa Inggris di desa agar lebih berkelanjutan.

Selain itu, Konjen Australia memberikan beragam buku sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi anak di Natsir Eco School.

Kedepannya, Konjen Australia di Makassar menyambut baik bentuk kolaborasi dalam proyek pemberdayaan masyarakat desa seperti ini. Bersama Widya Erti Indonesia, mereka bersedia mengembangkan program RURISE, sehingga manfaat dan dampaknya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat desa di Tana Toraja.

Untuk diketahui, Widya Erti Indonesia (WEI) adalah organisasi yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup komunitas pedesaan dan marjinal melalui pendidikan dan pengembangan ekonomi. WEI bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mendorong pencapaian SDGs di Indonesia dan dunia. Melalui berbagai program, WEI berupaya mewujudkan visi masyarakat yang terdidik, berdaya, dan terlibat dalam lingkungan sosial yang setara dan berkelanjutan. (*)

Penulis: Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Palopo Ajak Masyarakat Terapkan Kebiasaan Hemat Listrik untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

    PLN UP3 Palopo Ajak Masyarakat Terapkan Kebiasaan Hemat Listrik untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — PLN UP3 Palopo mengajak seluruh masyarakat di wilayah Luwu Raya dan Toraja untuk membiasakan penggunaan listrik secara bijak melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Selain membantu menghemat tagihan listrik, kebiasaan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. PLN mengedukasi masyarakat melalui lima kebiasaan sederhana yang dapat […]

  • OPINI: Multikultural Pendidikan Pancasila Bagi Generasi Milenial

    OPINI: Multikultural Pendidikan Pancasila Bagi Generasi Milenial

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Elisabet Tri Alfriputri Pendidikan Pancasila bagi generasi milenial di era digital. Era digital ditandai dengan internet of things dimana segalanya semakin dipermudah dengan penggunaan internet, dan memunculkan generasi milenial yang memperlihatkan peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan teknologi digital. Hal ini berdampak akan terjadinya perubahan kebiasaan dan tingkah laku, yang tidak jarang […]

  • Anda Ingin Merayakan Pekan Suci di Gereja Ziarah Tongkonan Masallo’ Santa Familia Sa’pak Bayo-bayo, Berikut Jadwalnya

    Anda Ingin Merayakan Pekan Suci di Gereja Ziarah Tongkonan Masallo’ Santa Familia Sa’pak Bayo-bayo, Berikut Jadwalnya

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Citizen Reporter: Paul Tandiayu
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Orang awam menyebutnya “gereja tebing”, karena konsep gereja ini memadukan dinding batu kapur alami dengan bangunan moderen berupa pilar-pilar besar dan kaca tembus pandang. Karena konsep ini, Gereja Katolik Santa Familia Sa’pak Bayo-Bayo merupakan gereja unik dan estetik yang mengusung konsep menyatukan iman dengan alam. Keunikan gereja ini mencerminkan nilai-nilai spiritual yang […]

  • Catut Nama Kepala BNNK Tana Toraja untuk Menipu Keluarga Tersangka Narkoba, Pemuda Asal Gandasil Ini Ditangkap Polisi

    Catut Nama Kepala BNNK Tana Toraja untuk Menipu Keluarga Tersangka Narkoba, Pemuda Asal Gandasil Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 20 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — PN, pemuda berusia 31 tahun, warga Rante Ba’tan, Lembang Sillanan, Kecamatan Gandang Batu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja ditangkap polisi, Senin, 20 Maret 2023. Dia ditangkap karena diduga telah mencatut nama Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja, AKBP Dewi Tonglo, untuk melakukan penipuan terhadap keluarga tersangka penyalahguna narkoba di Rantepao, Toraja […]

  • Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Alumni Arkeologi Universtitas Hasanuddin, Budiarti, melaksanakan kegiatan inovasi Latsar Toraja Utara dengan melakukan pengukuran besaran panjang, tinggi, dan lebar obyek tinggalan sejarah pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara. Pengukuran ini dilakukan untuk mendapatkan ukuran yang pasti dari sebuah benda bersejarah, dengan menggunakan skala batang yang terbuat dari kayu atau kertas. […]

  • Ambil Peran Atasi Perubahan Iklim, UKI Toraja Rancang Hutan Kampus

    Ambil Peran Atasi Perubahan Iklim, UKI Toraja Rancang Hutan Kampus

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Alue Dohong dalam kunjungan kerja ke Toraja Utara dan memberikan kuliah umum di Kampus 2 UKI Toraja, Jum’at 13 September 2024. (foto: Mon/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —- Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja kembali merancang satu program inovasi dalam rangka mendukung program Pemerintah serta mengambil peran dalam menjaga ekosistem alam dan mengatasi perubahan iklim. Saat ini, UKI […]

expand_less