Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

KNPI Juga Gaungkan DOB Kotamadya Rantepao dan Universitas Pongtiku

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain Toraja Barat Daya, wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kotamadya Rantepao juga mulai mengemuka.

Untuk DOB Kotamadya Rantepao, selain sudah terbentuk kepanitiaan yang diketuai Nober Rante Siama’ (juga Ketua DPRD Toraja Utara), beberapa organisasi kemasyarakatan pun menyetujui, sekaligus bersama-sama berjuang mewujudkannya.

Salah satu organisasi yang mendukung DOB Kotamadya Rantepao adalah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Toraja Utara periode 2022 – 2025 terpilih, Belo Tarran menyatakan bahwa pemekaran daerah otonomi daru Kotamadya Rantepao merupakan salah satu dari tiga program kerja prioritas.

Belo menyampaikan tiga prioritas itu, yakni Perda Kepemudaan, Pemakaran Daerah Otonomi Baru Kota Rantepao, dan pengusulan adanya Universitas  Pongtiku di Toraja Utara.

“Dalam Musda ke-IV KNPI Toraja Utara telah dimandatkan kepada pengurus terpilih tentang Perda Kepemudaan dan pemekaran kota Rantepao, serta pengusulan adanya Universitas Negeri dengan nama Universitas Pongtiku. Sehingga ketiga hal ini menjadi prioritas kami di periode 2022 – 2025,” ungkap Belo Tarran, Sabtu, 17 September 2022.

KNPI Toraja Utara juga telah menyodorkan usulan Ranperda tersebut ke Badan Penyusunan Perda (Bapen Perda) dan saat ini sementara berjalan pembahasan di DPRD Kabupaten Toraja Utara.

“Ranperda Kepemudaan ini sangat kami prioritaskan untuk menjadi payung hukum yang menaungi kegiatan kepemudaan di Toraja Utara,” ujarnya.

Sekedar diketahui, pemerintah pusat juga telah mengatur terkait kepemudaan yang dituangkan dalam PP No 40 tahun 2009. Selain itu, juga ada Perda Provinsi Sulsel nomor 3 tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan.

“Untuk pemekaran daerah otonomi baru kota Rantepao, KNPI Toraja Utara akan segera melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk DPRD dan Bupati Toraja Utara dan mendorong segera terbentuknya kota Rantepao,” ungkap Belo Tarran.

Dari segi fasilitas dan infrastruktur, Kota Rantepao sangat layak dijadikan sebagai daerah otonomi baru, selain itu, Toraja sebagai daerah pariwisata, diperlukan sebuah kota dengan penanganan khusus.

“Ciri khas dari Kotamadya adalah sektor jasa, pariwisata sangat erat kaitannya dengan sektor jasa. Jika pariwisata Toraja ingin maju, maka kehadiran Kota Rantepao salah satu solusinya, ” tambah Belo.

Sementara untuk pengusulan adanya perguruan tinggi negeri di Toraja Utara, KNPI Toraja Utara akan segerah berkoordinasi dengan semua pihak  untuk mendorong pengajuan ke Kementrian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek RI.

“Toraja sejak dari zaman Belanda sudah dikenal sebagai daerah pendidikan, belum lagi berpindahnya ibukota negara yang memiliki dampak terhadap Toraja. Kehadiran Universitas Negeri di Toraja sangat diperlukan. Mengenai nama, saya rasa yang paling tepat adalah Universitas Pongtiku,” kata Belo.

Senada dengan itu, Yultin Rante yang diberikan kepercayaan untuk membidangi Pendidikan di KNPI Toraja Utara mengatakan, Pendidikan dan Pariwisata tidak dapat dipisahkan dengan Toraja. Dua pilar ini menjadi unggulan dan sangat tepat dengan letak geografis Toraja.

“Sebagai daerah pariwisata kebutuhan dunia pendidikan sangat diperlukan di Toraja, dan usulan hadirnya Universitas Negeri dengan nama Universtias Pongtiku sudah menjadi prioritas. Proses kajian dengan melibatkan anggota DPR RI dikomisi X yang membidangi Pendidikan juga akan kami komunikasikan,” kata Yultin. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerebek Judi Sabung Ayam di Randan Batu, Polisi Amankan 11 Motor, Kepala Lembangnya Diperiksa

    Gerebek Judi Sabung Ayam di Randan Batu, Polisi Amankan 11 Motor, Kepala Lembangnya Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja kembali memeriksa seorang Kepala Lembang karena di wilayahnya terjadi aktivitas sabung ayam, yang diduga disertai taruhan atau judi, Selasa, 9 Februari 2021. Kepala Lembang yang diperiksa itu adalah Brt, Kepala Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Sebelumnya, polisi juga memeriksa Kepala Lembang […]

  • Wabup Canangkan Sentra Tenun di Lembang Tiroallo, Toraja Utara

    Wabup Canangkan Sentra Tenun di Lembang Tiroallo, Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mencanangkan Sentra Tenun khas Toraja di Tongkonan Unnoni, Lembang Tiroallo, Kecamatan Sa’dan, Senin, 27 September 2021. Sentra tenun ini akan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengembangkan, memproduksi kain-kain tenun khas Toraja, baik untuk digunakan secara lokal, nasional, maupun internasional. Pemerintah Kabupaten Toraja Utara membuka sentra […]

  • OPINI: Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah  oleh Satuan Kerja Kementerian/Lembaga di Tana Toraja dan Toraja Utara

    OPINI: Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah oleh Satuan Kerja Kementerian/Lembaga di Tana Toraja dan Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Oleh: Sanri Efraim Tulak (KPPN Makale)* Kartu Kredit Pemerintah atau KKP yaitu alat pembayaran dengan menggunakan kartu untuk melakukan pembayaran atas belanja yang dapat dibebankan pada APBN, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh Bank Penerbit KKP/KKPD dan Satker berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran pada waktu yang telah disepakati dengan pelunasan sekaligus. Pembayaran […]

  • Sudah 5 Bulan Amblas, Badan Jalan Poros Bokin Ini Belum Disentuh Pemerintah

    Sudah 5 Bulan Amblas, Badan Jalan Poros Bokin Ini Belum Disentuh Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO — Badan jalan poros penghubung Paniki-Bokin di Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara, yang amblas sejak Januari 2022 yang lalu, belum disentuh pemerintah hingga kini. Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, penanganan darurat yang dilakukan masyarakat atas bantuan PT Toarco Jaya belum mampu membuat badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter tersebut membaik […]

  • Polres Toraja Utara Resmi Pindah Markas Komando ke Panga’, Kecamatan Tondon

    Polres Toraja Utara Resmi Pindah Markas Komando ke Panga’, Kecamatan Tondon

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Terhitung sejak Senin, 27 Maret 2023, Markas Komando (Mako) Polres Toraja Utara pindah ke Panga’, Kecamatan Tondon. Sebelumnya, korps seragam cokelat ini bermarkas di Jalan Sam Ratulangi, Rantepao. Mako baru ini merupakan bangunan milik Polres Toraja Utara, yang dibangun di atas tanah hibah dari Pemkab Toraja Utara. Lokasinya berada di samping kantor […]

  • 7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    7 Hari Dicari, Anggota TNI yang Diduga Tenggelam di Sungai Maiting Belum Ditemukan

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Proses pencarian terhadap SERDA Amiruddin, anggota TNI dari Kodim 1414 Tana Toraja, yang diduga tenggelam di Sungai Maiting, Lembang (Desa) Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, sudah dilakukan selama tujuh hari. Namun, hingga Selasa, 15 November 2022, SERDA TNI Amiruddin, Babinsa Koramil 1414-03 Rindingallo, belum ditemukan. “Sampai tadi sore belum ditemukan,” tutur […]

expand_less