oleh

FOTO: Progres Pembangunan Jalan Rantepao-Pangala’ 43,5%, Plt Gubernur Ingin Permudah Akses Petani Kopi

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Infrastruktur jalan yang mulus terus didorong oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Tak terkecuali di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi lainnya. Seperti dalam pembangunan ruas jalan Rantepao – Pangala’- Baruppu-Batas Sulbar.

Akses jalan itu nantinya akan menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Dinas PUTR Sulsel, Sukarlan mengungkapkan, pembangunan ruas jalan ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat, khususnya dari sektor pariwisata.

Hal ini pun sebagai bentuk keseriusan Plt Gubernur Sulsel dalam membangun di Toraja Utara. Mengingat Toraja Utara merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak destinasi wisata andalan. Dengan infrastruktur yang baik, maka akan mendatangkan peluang dalam perputaran perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga  Bertambah 7 Orang dalam 2 Hari, Total Kematian Akibat Covid-19 di Toraja Utara Jadi 111 Orang

Sukarlan mengaku, pembangunan jalan ini dilakukan beberapa tahapan. Mulai dari tahun 2019, tahun 2020, dan dilanjutkan di tahun 2021 ini. Adapun penanganan berupa pengaspalan jalan dengan pelebaran dan pengerasan bahu beton.

Sukarlan menjelaskan, untuk tahun 2021 ini, Pemprov Sulsel mengerjakan jalan sepanjang 10,8 km dan lebar 5,5 meter dengan nilai Rp 58,5 Miliar. “Dimana kondisi jalan sebelumnya adalah jalan aspal dengan kondisi rusak berat dan sebagain pengerasan jalan kerikil dengan lebar eksisting 3,5 meter. Kini kita lebih perlebar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, saat ini sedang progres pengerjaan ruas jalan Rantepao-Pangala’- Baruppu’-Batas Provinsi Sulbar. Jalan ini menghubungkan Toraja Utara ke Sulawesi Barat melalui Mamuju. Untuk pengerjaan tahun ini sudah progres 43,57%.

Baca Juga  Polsek Rindingallo Buru Pelaku Pencurian Kerbau di Lempo Poton

Diharapkan dengan akses jalan ini, kata dia, maka bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya di Kota Rantepao dengan daerah Pangala’ dan Baruppu’  sebagai penghasil kopi dan cengkeh.

“Kita harap bisa mempermudah akses barang dan jasa sehingga bisa memacu dalam upaya pemulihan ekonomi. Akses ini juga sebagai penghubung pusat kota Rantepao dengan beberapa destinasi wisata yang ada di Kabupaten Toraja Utara misalnya Lolai dan Batutumonga. Sehingga kita bisa mengembalikan kejayaan Toraja yang dikenal pada sektor pariwisata,” pungkasnya. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya